Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Industri Beauty Pageant sebagai Proksi Konflik Thailand-Kamboja dan Implikasinya terhadap Komunitas Regional Asia Tenggara Ramadhani, Yoga; Wiswayana, Wishnu Mahendra
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12348

Abstract

Artikel ini mengkaji eskalasi ketegangan historis antara Thailand dan Kamboja ke dalam arena keamanan non-tradisional, khususnya industri beauty pageant. Energi konflik dari sengketa teritorial yang tidak terselesaikan di ranah politik ini menemukan salurannya di panggung budaya populer, mengubahnya menjadi perang proksi di ranah sosio-kultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana dinamika perseteruan di panggung kontes kecantikan berfungsi sebagai proksi dari konflik identitas yang belum terselesaikan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus yang berfokus pada kontroversi terkini, kerangka Onion Analogy dari Simon Fisher diterapkan sebagai alat analisis utama untuk membedah tiap lapisan konflik mulai dari positions, interests, hingga needs fundamental kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perseteruan ini merupakan manifestasi dari kebutuhan mendasar kedua negara atas keamanan, martabat nasional, dan kedaulatan budaya. Fenomena ini mengekspos keterbatasan diplomasi regional tradisional seperti "The ASEAN Way" dalam mengelola sengketa berbasis identitas yang diperkuat oleh nasionalisme digital, serta menggarisbawahi pentingnya ranah budaya sebagai medan konflik yang signifikan dalam studi keamanan Asia Tenggara.
Decision-Making Process of the United States Withdrawal from Afghanistan in 2020-2021 Diphda, Bintang Corvi; Safira, Putri Alyaa; Ramadhani, Yoga; Gultom, Gertha Maria; Foraihmbarasi, Angelique Kishiola Prima
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4764

Abstract

This article explains why the United States chose to withdraw troops from Afghanistan in 2020-2021 by applying Graham Allisons decision-making models. Using a qualitative desk review, this article systematically identified, selected, and analysed secondary sources, then conducted a thematic analysis aligned with the Rational Actor, Organisational Process, and Bureaucratic Politics frameworks. The findings show that, as a rational actor, the U.S. pursued strategic aims of cost reduction, force protection, and fulfilment of political commitments, enabled in part by the Doha framework. Organisational procedures within the Department of Defence, the State Department, and CENTCOM shaped the pace, sequencing, and modalities of withdrawal. Bureaucratic bargaining among the President, senior defence leaders, and the special envoy structured key choices and trade-offs. This article concludes that the exit was driven by rational goals filtered through institutional routines and interagency politics. Policy implications include earlier whole-of-government planning, tighter diplomatic coordination with partners, and robust contingency arrangements.