Izzatussyakira, Izzatussyakira
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi E-Modul Interaktif Pada Materi Umrah Untuk Siswa MI Izzatussyakira, Izzatussyakira; Sari, Devi Indah; Manurung, Ade Irma; Tanjung, Muaz
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1906

Abstract

Inovasi pengembangan e-modul interaktif materi umrah dilatarbelakangi oleh minimnya ketersedian bahan ajar berbasis elektronik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Hingga saat ini pembelajaran masih didominasi dengan penggunaan bahan ajar cetak, hal ini menunjukkan kurangnya inovasi dan variasi pembelajaran di tengah perkembangan teknologi. Salah satu upaya dalam menjawab tantangan tersebut adalah dengan mengembangangkan e-modul interaktif sebagai alternatif media pembelajaran yang lebih menarik, inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menghasilkan e-modul interaktif materi umrah serta menguji tingkat kelayakan e-modul berdasarkan hasil uji validitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method dengan metode R&D dan menerapkan model pengembangan Alessi dan Trollip yang mencakup 3 tahapan, yaitu berupa planning, design dan development. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan angket. Teknik analisis data berupa analisis kritis terhadap hasil wawancara guru, angket kebutuhan siswa serta uji validitas para ahli bidang media, materi dan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan e-modul interaktif materi umrah layak digunakan sebagai bahan ajar di kelas maupun mandiri untuk siswa MI, hal ini berdasarkan hasil validasi bidang media sebesar 95% (sangat layak), bidang materi sebesar 96% (sangat layak) dan bidang bahasa sebesar 77% (layak).
Paradigma Pendidikan Multikultural Ala Rasulullah: Membangun Harmoni Antar Budaya Melalui Dialog Berdasarkan QS. Al-Hujurat: 11 Rafi, Muhammad; Pratiwi, Indah; Izzatussyakira, Izzatussyakira; Agung, Sandi Swasta; Sinaga, Ali Imran
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2275

Abstract

Pendidikan multikultural menjadi kebutuhan penting dalam masyarakat global yang majemuk. Namun, pendidikan modern masih sering bersifat homogen dan kurang menekankan dialog sebagai sarana membangun harmoni antarbudaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji paradigma pendidikan multikultural ala Rasulullah SAW yang berbasis dialog harmonis dengan landasan QS. Al-Hujurat: 11. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menganalisis sumber primer berupa Al-Qur’an dan hadis sahih, serta sumber sekunder dari literatur ilmiah terkait. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip dialog dalam praktik pendidikan Rasulullah dan relevansinya dengan pendidikan multikultural kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan ala Rasulullah menekankan nilai empati, saling menghormati, dan penghindaran ejekan sebagai dasar harmoni sosial. Paradigma ini melengkapi pendekatan pendidikan modern dengan dimensi spiritual yang relevan bagi masyarakat Indonesia yang plural.
Qadariyah Dan Kebebasan Individu Di Era Digital: Telaah Teologis Atas Self-Expression Pratiwi, Indah; Izzatussyakira, Izzatussyakira; Azwany, Nazli; Lubis, Zulfahmi; Basri, Muhammad
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2334

Abstract

Kebebasan individu merupakan konsep fundamental dalam kehidupan manusia, terutama dalam kaitannya dengan kehendak, tindakan, dan tanggung jawab moral. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara pemikiran teologi Qadariyah dan fenomena self-expression di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, melalui analisis kritis terhadap literatur teologis klasik dan kajian kontemporer mengenai kebebasan berekspresi di ruang digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa teologi Qadariyah menempatkan manusia sebagai subjek aktif yang memiliki kehendak bebas dalam menentukan tindakannya serta bertanggung jawab penuh atas konsekuensi moral dari perbuatannya. Dalam konteks era digital, kebebasan tersebut terepresentasi melalui praktik self-expression di media sosial yang memungkinkan pembentukan identitas, partisipasi sosial, dan aktualisasi diri. Namun, kebebasan berekspresi juga menghadirkan tantangan etis berupa relativisme moral, tekanan sosial, dan potensi penyalahgunaan ruang digital. Oleh karena itu, pemikiran Qadariyah relevan sebagai kerangka etis dalam menegaskan bahwa kebebasan berekspresi harus disertai dengan kesadaran tanggung jawab moral demi terciptanya ruang digital yang beretika dan berkeadaban.