Septiandari, Aurelia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesalahan Newman pada Materi Geometri dan Pengukuran Siswa Kelas 1 di SD Pelangi Nadia, Sarah; Septiandari, Aurelia; Rambe, Nadia Fitriani; Siregar, Yulia Armaini; Pasha, Nazwa; Oktania, Saiba
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas 1 Sekolah Dasar Pelangi dalam memecahkan masalah geometri dan pengukuran menggunakan kerangka Analisis Kesalahan Newman (NEA). Keterampilan geometri dan pengukuran merupakan dasar literasi numerasi yang krusial pada usia dini, namun berdasarkan pengamatan, siswa kelas bawah masih menghadapi tantangan pemahaman yang signifikan. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dianalisis berdasarkan lima tahap NEA: membaca, pemahaman, transformasi, keterampilan proses, dan pengkodean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan Pemahaman merupakan jenis kesalahan yang paling dominan, terjadi pada semua subjek, mencerminkan kesulitan siswa dalam menafsirkan makna informasi dan persyaratan tugas yang diminta terkait perbandingan panjang, berat, waktu, dan posisi objek. Selain itu, kesalahan Transformasi menjadi kesalahan dominan kedua, di mana siswa gagal menerjemahkan informasi lisan atau visual (seperti representasi 3D) menjadi konsep atau model matematika yang tepat. Kesalahan lain, seperti membaca, keterampilan proses, dan pengkodean juga ditemukan pada variasi kategori siswa, menunjukkan perlunya penguatan ketelitian dan verifikasi hasil. Kesalahan-kesalahan ini menyoroti pentingnya memperkuat literasi matematika sejak usia dini, khususnya pada tahap Pemahaman dan Transformasi, untuk mencegah kesalahpahaman konseptual yang persisten. Oleh karena itu, kerangka NEA terbukti efektif sebagai metode sistematis bagi guru untuk mengidentifikasi secara spesifik lokasi kesalahan kognitif siswa dan merancang intervensi pembelajaran yang lebih sesuai dan terarah sesuai kebutuhan perkembangan mereka.
Mengatasi Kesulitan Siswa SD Muhammadiyah 25 Medan dalam Memahami Past Perfect Tense dan Past Perfect Continuous Tense Melalui Fun Games Berbasis PowerPoint Nadia, Sarah; Septiandari, Aurelia; Siwabessy, Najwa Naraya; Hutabarat, Amalia Nazlah; Ramadani, Nanda
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1104

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris tingkat sekolah dasar memiliki berbagai tantangan, terutama terkait pengucapan dan rendahnya motivasi belajar siswa. Khususnya di SD Muhammadiyah 25 Medan menunjukkan kondisi siswa kelas VI yang kurang berminat terhadap pelajaran Bahasa Inggris. Salah satu faktor penyebabnya adalah kebingungan akibat perbedaan antara penulisan dan pengucapan dalam Bahasa Inggris. Siswa juga menganggap pelajaran ini kurang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Guru pernah menggunakan media pembelajaran seperti proyektor, namun hasilnya belum menunjukkan perubahan signifikan. Strategi dan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa perlu diterapkan agar proses belajar lebih efektif. Penggunaan fun games berbasis PowerPoint, pendekatan Total Physical Response (TPR), serta metode Audio-Lingual Method (ALM) menjadi alternatif yang dapat diterapkan. Ketiga pendekatan ini melibatkan aktivitas fisik dan pengulangan, sehingga membantu siswa mengingat dan memahami kosakata serta struktur kalimat secara lebih baik. Penerapan strategi tersebut berpotensi meningkatkan pemahaman, motivasi, dan partisipasi siswa.