Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstelasi Budaya dalam Pembentukan Sistem Pendidikan: Studi Perbandingan Indonesia, Jepang, Finlandia, dan Singapura Adi Asmara; Kashardi; Asmi Astuti; Dharmawati Ambarita; M. Thoha; Atik Maryanti
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 3 (2025): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (November)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v5i3.467

Abstract

Culture plays an important role in shaping thinking patterns, values, and educational practices across countries. This article aims to analyze the influence of culture on Indonesia's education system and compare it with several other countries, such as Japan, Finland, and Singapore. Through a literature-based approach, the study identifies that cultural differences result in variations in teaching methods, teacher-student relationships, disciplinary approaches, and educational objectives. In Indonesia, a collectivist culture and respect for authority tend to emphasize structured, teacher centered learning. In contrast, Finland highlights an egalitarian culture that supports independence and student-centered learning. Japan exhibits a culture of hard work and high discipline, while Singapore emphasizes strong competitiveness in line with its work-oriented culture. The findings indicate that culture significantly contributes to the characteristics of a country's education system. Understanding these cultural influences is essential for designing relevant and contextual educational innovations in Indonesia.
IN HOUSE TRAINING (IHT) RAPOR PENDIDIKAN SEBAGAI SUMBER DATA PERENCANAAN SERTA PENYUSUNAN RENCANA HASIL KERJA (RHK) BAGI GURU SD DAN SMP Asmi Astuti; Yesi Susilawati; Atik Maryanti; Hilyati Milla; Apriza Fitriani
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.8394

Abstract

Kegiatan In House Training (IHT) ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai sumber data utama untuk perencanaan dan penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK) guru di tingkat SD dan SMP. Bertempat di SMP Negeri 20 Lebong, kegiatan ini menyasar guru SD dan SMP, dengan pendekatan partisipatif dan praktik langsung. Guru dibekali pemahaman tentang indikator dalam Rapor Pendidikan, cara mengidentifikasi masalah prioritas sekolah, serta menyusun RHK yang kontekstual, terukur, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Rapor Pendidikan dari Kemendikbudristek menjadi instrumen eviden yang merefleksikan capaian dan tantangan pembelajaran di satuan pendidikan. IHT dilaksanakan satu hari penuh melalui sesi materi, diskusi, praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penggunaan data Rapor Pendidikan serta mendorong budaya reflektif dan kolaboratif dalam merancang strategi peningkatan mutu pembelajaran. Kesimpulannya, IHT ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan demi mendukung transformasi pendidikan yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah.