Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN EXTENSION MIRROR PADA TRUK SCANIA R620 UNTUK MENEKAN FREKUENSI KERUSAKAN MENGGUNAKAN METODE F.E.M DENGAN BANTUAN CAD CATIA V.5 Abidin, Zainul; I Putu Hikariantara; Hendrawan Rachman, Indra; Adiman; Irvan Tauvana, Ade; Is Subekti, Mokhamad
JURNAL RAMATEKNO Vol 5 No 2 (2025): Jurnal_Ramatekno_vol_5_no_2_2025
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v5i2.274

Abstract

Penelitian ini mengembangkan desain rangka spion pada truk Scania R620 untuk menekan frekuensi kerusakan yang terjadi. Masalah utama yang terjadi adalah kerusakan pada bracket yang mengalami retak maupun patah, serta kerusakan pada area sambungan profil hexagon dan hollow beam. Dengan metode analisis rekayasa kekuatan rangka batang, dilakukan simulasi pada CAD 3D agar dapat dianalisis struktur dan kekuatan material secara FEM pada CATIA V5. Berdasarkan hasil analisis, desain awal dengan material SS41, diperoleh tegangan maksimum sebesar 138.03 MPa, deformasi maksimum sebesar 0.00054 mm, dan nilai safety factor minimum sebesar 1.63. Sedangkan, hasil simulasi pada desain baru dengan material hollow galvanis, diperoleh tegangan maksimum sebesar 88,89 MPa dengan deformasi maksimum sebesar 0,00041 mm, serta nilai safety factor sebesar 3,94 yang berada di atas batas minimum standar teknik, yaitu 2.0. Desain baru terbukti aman dan lebih kuat, serta direkomendasikan untuk diimplementasikan dan disempurnakan lebih lanjut pada truk Scania R620.
Rancang Bangun Alat Pengering Produk Pertanian Berbasis Tenaga Surya dengan Kontrol Suhu Otomatis dan Suplai Udara Panas Berbasis Internet of Things Erdo Adriosa; I Putu Hikariantara; Adiman; Ulpen Hiermy; Hendriyanto
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 8 No 2 (2025): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v8i2.58711

Abstract

Proses pengeringan konvensional yang mengandalkan sinar matahari memiliki keterbatasan pada ketergantungan cuaca dan risiko kontaminasi, yang merugikan kualitas pascapanen petani. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan sistem pengering hasil pertanian otomatis berbasis tenaga surya (smart solar dryer) berkapasitas 50–60 kg yang terintegrasi dengan pemanas resistif cadangan. Metode penelitian melibatkan implementasi mikrokontroler ESP32 sebagai unit kendali utama, sensor DHT11 untuk pemantauan suhu dan kelembaban, serta sistem forced-convection berbasis blower untuk distribusi panas yang merata. Sistem ini juga mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) melalui platform Blynk untuk pemantauan dan kendali jarak jauh secara real-time. Pengujian dilakukan pada komoditas sayuran kangkung, bayam, dan sawi untuk mengukur tingkat penyusutan bobot dan performa termal ruang pengering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga kestabilan suhu otomatis pada rentang 50–60°C dengan akurasi yang konsisten meskipun kondisi cuaca berfluktuasi. Pemanas resistif terbukti efektif mempertahankan suhu saat radiasi matahari menurun, sementara sistem forced-convection mempercepat evaporasi dan memastikan keseragaman hasil pengeringan. Integrasi IoT melalui Blynk menunjukkan performa jaringan yang andal dalam transmisi data sensor. Disimpulkan bahwa prototipe ini memberikan solusi teknologi tepat guna yang efisien bagi UMKM pertanian untuk meningkatkan kualitas produk dan kemandirian energi di wilayah tropis.