Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A Fun English Day: Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Siswa Dasar melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Rawang Air Putih : Fun English Day: Enhancing Elementary School Students’ Language Learning Interest through Community Service in Rawang Air Putih Kemala Sari, Meidita
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10109

Abstract

Program pengabdian masyarakat “Fun English Day” dilaksanakan oleh kelompok 8 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) 2025 di SD N 009 Rawang Air Putih. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan keterampilan bahasa inggris siswa dasar melalui metode pembelajaran interaktif dan menyenangkan, yaitu Total Physical Response (TPR). Materi difokuskan pada pengenalan kosakata dasar bertema buah-buahan, hewan dan self-introduction. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keberanian siswa dalam menggunakan kosakata bahasa Inggris serta terciptanya suasana belajar yang lebih aktif. Evaluasi mengindikasikan perbedaan karakteristik antarjenjang kelas, sehingga metode pengajaran perlu disesuaikan: pendekatan kinestetik untuk kelas rendah, serta pendekatan lebih terstruktur untuk kelas tinggi. Program ini membuktikan bahwa model pembelajaran berbasis interaktif dan menyenangkan, efektif diterapkan di sekolah dasar pedesaan dan dapat direplikasi pada konteks serupa.
Penguatan Kesadaran Digital Masyarakat terhadap Ancaman Siber dan Judi Online melalui Program KKN MAs Kemala Sari, Meidita; Tauhid, M; Hasbi, M Nanda Ikhsanul; Alkautsar, Everest; Aditiya, Nico; Fitriana, Hilma; Istiqomah, Nova Wahyu Anis; Maharani, Mutia Dewinta; Izati, Isdatul; Andriyani, Suci Sri; Gustiyanti, Widhia
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 1 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i1.11243

Abstract

Maraknya kejahatan siber dan judi online di Indonesia menimbulkan dampak serius, mulai dari kerugian finansial hingga masalah sosial, terutama pada masyarakat pedesaan dengan tingkat literasi digital yang rendah. Kondisi ini meningkatkan kerentanan terhadap penipuan online, pencurian data pribadi, serta penyebaran malware dan konten ilegal. Guna mengatasi permasalahan tersebut, Mahasiswa Kelompok 8 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) melaksanakan kegiatan sosialisasi di Desa Rawang Air Putih, Siak-Riau. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman kejahatan digital serta memberikan strategi pencegahan. Metode yang digunakan meliputi presentasi interaktif, studi kasus, dan sesi tanya jawab dengan melibatkan partisipasi aktif peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat. Sebelum penyuluhan, hanya sekitar 30% peserta yang mampu mengenali contoh penipuan daring, meningkat menjadi lebih dari 75% setelah kegiatan. Sementara itu, pemahaman tentang dampak judi online meningkat dari sekitar 20% menjadi lebih dari 70%. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam melindungi data pribadi. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital masyarakat sebagai langkah preventif menghadapi kejahatan siber di era digital.
Improving Environmental Literacy and Waste Management Skills among ‘Aisyiyah Orphanage through Recycled Plastic Bottle Utilization Kemala Sari, Meidita; Siregar, Sri Hilma; Irma, Wirdati; Nasution, Hasmalina; Isnaniar, Isnaniar; Amini, Rahmi; Gasril, Pratiwi; Gesriantuti, Novia; Norlita, Wiwik; Herlinda, Susi
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 2 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i2.12057

Abstract

This community service program aimed to improve environmental literacy and waste management skills among children at ‘Aisyiyah Orphanage. The program involved 45 participants from elementary, junior high, and senior high school levels. The activity was conducted in response to the low level of awareness regarding proper waste management and the negative impacts of waste on environmental quality and public health. The implementation methods included educational counseling on environmental issues and waste management, interactive discussions, and hands-on training in transforming used plastic bottles into flower pots. Evaluation was carried out through participant observation and assessments of knowledge before and after the activity. The results demonstrated a significant improvement in participants’ understanding of waste classification, the environmental and health impacts of waste, and the importance of the Reduce, Reuse, and Recycle (3R) principles. Furthermore, participants successfully converted used plastic bottles into functional flower pots, demonstrating enhanced practical waste management skills. The program offered an engaging learning experience that fostered environmentally responsible attitudes and behaviors among the children at the orphanage. Similar initiatives should be implemented continuously to strengthen sustainable waste management practices and promote environmental stewardship among young generations