Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Mendukung UMKM bagi Kemandirian Perempuan di Desa Porwodadi Kecamatan Tebing Tinggi Amelia Putri Utami; Belia Ismiarefa; Nela Dwi Amelia; Rafly Arya Pratama; Ahmad Rifki
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hfbyfg93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah untuk kemandirian Perempuan di Desa Purwodadi Kecamatan Tebing tinggi serta untuk mengetahui upaya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah khusus nya Perempuan dalam menciptakan peluang usaha di Desa Purwodadi Kecamatan Tebing tinggi. Dalam konteks perekonomian yang terus berkembang, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi local. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan studi literatur. Konsep teoritis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pemberdayaan, yang mengacu pada proses peningkatan kekuatan individu dan komunitas untuk mengendalikan sumber daya, memengaruhi keputusan, dan mengatasi tantangan. Metodologi yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah di Desa Purwodadi memberikan dukungan kepada UMKM perempuan melalui fasilitasi perizinan, pelatihan, akses permodalan seperti KUR, serta penyediaan fasilitas pemasaran. Dukungan ini membantu peningkatan kualitas produksi, perluasan pasar, dan penguatan kemampuan pengelolaan usaha. Pelaku UMKM merasakan manfaatnya, meskipun masih diperlukan pelatihan lanjutan dan peningkatan literasi digital untuk menghadapi perkembangan ekonomi modern. Kesimpulannya, kebijakan pemerintah daerah telah cukup efektif mendukung keberlanjutan UMKM perempuan dan mendorong kemandirian ekonomi. Namun, penguatan pemasaran digital, inovasi produk, dan fasilitas usaha masih dibutuhkan agar UMKM dapat berkembang optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan yang berkelanjutan dan adaptif untuk membangun ekosistem UMKM perempuan yang lebih berdaya saing.
HAKIKAT KEPEMIMPINAN DALAM PENDIDIKAN: ANALISIS PERAN, FUNGSI, DAN TANTANGAN DI ERA MODERN Rahmi Audina Putri; Lisa Rahmania Dewi; Dedek Rahmi Suci; Belia Ismiarefa; Mulyadi
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 4 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v4i3.617

Abstract

Penelitian ini mengkaji hakikat kepemimpinan dalam pendidikan melalui survei literatur dengan penekanan pada peran, fungsi, dan tantangan yang dihadapi administrator sekolah saat ini. Fungsi untuk meningkatkan kualitas pengajaran, memenuhi misi sekolah, dan mendorong potensi semua komponen pendidikan, kepemimpinan pendidikan memainkan peran penting sebagai katalis perubahan. Untuk menyediakan lingkungan pembelajaran yang inovatif dan efektif, fungsi kepemimpinan mengintegrasikan aspek manajerial, instruksional, dan transformasional. Pada masa kini, administrator sekolah menghadapi berbagai tantangan kompleks seperti adaptasi teknologi digital, manajemen keberagaman, tuntutan kompetensi abad ke-21, keterbatasan sumber daya, dan kebutuhan menyeimbangkan standar akademik dengan pengembangan karakter siswa. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa kepemimpinan efektif membutuhkan kombinasi keterampilan profesional, kecerdasan emosional, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, dan kepemimpinan distributif yang mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan. Studi ini menyoroti pentingnya mengembangkan model kepemimpinan pendidikan yang responsif, visioner, dan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan pendidikan kontemporer sambil mempertahankan standar mutu pembelajaran yang tinggi.