Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Internalisasi Budaya Organisasi Untuk Penguatan Karakter Santri Dalam Meningkatkan Komitmen Dan Disiplin Pesantren Al-Ihsan Bogor Sri Utaminingsih; Saiful Anwar; Estiningsih; Ratna Hidayanti; Ashri Fathia; Dini Puspita; Fadillah, Ismi Nurul; Kesni Merianti; Rini Puspitasari
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/m62pws02

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat internalisasi nilai budaya organisasi pada santri Pesantren Al Ihsan Baron Bogor melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Program dilaksanakan dengan metode penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, serta simulasi pembiasaan positif yang memanfaatkan potensi dan aset internal pesantren sebagai modal utama pembinaan karakter. Tahapan kegiatan meliputi pra-perencanaan, perencanaan kolaboratif, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman santri terhadap nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, keikhlasan, dan komitmen, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 1,24. Hal ini mengindikasikan bahwa pendekatan ABCD efektif dalam mendorong santri terlibat aktif, menghubungkan nilai-nilai budaya dengan praktik keseharian, serta membentuk perilaku positif yang selaras dengan visi pendidikan karakter pesantren. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa pembiasaan nilai secara terstruktur dapat meningkatkan motivasi, tanggung jawab, dan perilaku disiplin pada peserta didik.
Peran Teori Humanistik Carl Rogers dalam Aktualisasi Diri Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di Tengah Krisis Mental Munawiroh, Lu’luil; Qorri Aina Nadra; Vina Tri Apriliani; Estiningsih; Ali Masyhuri; Labibah Azizatus Shalehah Abdul Khaoliq; Bagus Mahardika
JIMULTI: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 On Progres
Publisher : JIMULTI: Jurnal Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.180495/

Abstract

This study aims to analyze the application of Carl Rogers' humanistic learning theory in encouraging self-actualization of Students with Special Needs (PDBK) amidst the challenges of the mental health crisis. The main focus of the study was deaf students at the Marsudi Putra 2 Pandak Special Needs School in Bantul, D.I. Yogyakarta. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results showed that the implementation of Rogers' three pillars—unconditional positive regard, empathy, and congruence—served as the foundation for resilience for students. Teachers at the Marsudi Putra 2 Pandak Special Needs School adopted the role of facilitators and parental figures to create a safe space that was able to minimize the gap between students' real and ideal selves. The instructional strategies used included the Maternal Reflective Method (MMR), visual methods, lip reading, and total communication aimed at enriching vocabulary and training students' emotional stability. Despite facing challenges such as student learning boredom and complex verbal communication barriers, this humanistic approach proved effective in building a positive self-concept. Integrated social support between teachers, parents, and peers is a crucial factor in directing students' psychological energies toward self-actualization and the development of fully functioning individuals.