Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SISTEM PEMBUANGAN SAMPAH DI DAERAH BANTARAN SUNGAI LAU DENDANG KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Sahala Fransiskus Marbun; Dinda Elizabeth Sihotang; Luqman Mulia Alkahfi; Silsilia Iryanda
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0y07se56

Abstract

Sampah didefinisikan sebagai sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat dan dianggap tidak lagi memiliki nilai guna (Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah). Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga kualitas lingkungan hidup terutama di zona pemukiman yang berbatasan dengan aliran sungai. Di banyak daerah bantaran sungai, sistem pembuangan dan pengelolaan sampah belum berjalan optimal, sehingga sampah sering dibuang secara langsung ke sungai atau ke bantaran sungai yang kemudian mengganggu fungsi sungai sebagai sumber air, pengendali banjir, dan ekosistem riparian. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sistem pembuangan sampah di daerah bantaran Sungai Sei Tuan, dengan harapan memberikan kontribusi bagi perbaikan pengelolaan sampah di kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode observasi dan wawancara yang bertujuan untuk memperoleh gambaran secara mendalam mengenai sistem pembuangan sampah di daerah bantaran Sungai Sei Tuan Kecamatan Lau Dendang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, terdapat dua kategori utama pengklasifikasian masyarakat. di bantaran sungai precut,yaitu masyarakat yang membuang sampah ke sungai dan tidak membuang sampah ke sungai. terdapat sebanyak 15 orang responden mengakui bahwa mereka membuang sampah langsung ke sungai atau ke bantaran sungai tanpa pengelolaan atau pemilahan terlebih dahulu. Sampah yang dibuang terutama merupakan sampah rumah tangga seperti plastik, sisa makanan, dan sampah domestic lainnya. Sisanya 5 orang penduduk  menunjukkan kelompok masyarakat yang mulai beralih menggunakan metode pembuangan lain, biasanya berupa pengangkutan oleh petugas kebersihan atau pembakaran sampah.
ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN CHATGPT TERHADAP MINAT LITERASI MAHASISWA DI FAKULTAS ILMU SOSIAL JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Elfayetti; Cristyan Adma Jaya; Geovan Cristofel Sihombing; Noffranto Irwansyah Hutasoit; Dinda Elizabeth Sihotang; Shadai Vrentina Sitio
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/sp4jdz79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan ChatGPT terhadap minat literasi mahasiswa Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 50 responden melalui angket terbuka dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memanfaatkan ChatGPT secara rutin untuk mencari referensi, merangkum materi, dan memahami konsep geografi yang kompleks. Sebanyak 35 mahasiswa mengalami peningkatan minat membaca dan 32 mahasiswa menyatakan bahwa ChatGPT membantu mereka memahami materi secara lebih efisien. Temuan lain mengungkapkan bahwa 38 mahasiswa merasakan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui perbandingan jawaban antara pemikiran sendiri dan hasil dari ChatGPT. Namun demikian, dampak negatif juga muncul, seperti 18 mahasiswa yang mengakui bahwa ChatGPT telah menggantikan kebiasaan membaca sumber primer dan 16 mahasiswa yang mengalami penurunan minat membaca akibat ketergantungan pada jawaban instan. Hasil penelitian menegaskan bahwa ChatGPT memberikan kontribusi positif terhadap aktivitas literasi mahasiswa, tetapi penggunaannya perlu diimbangi dengan literasi digital, pendampingan dosen, serta pembiasaan membaca sumber ilmiah agar tidak menurunkan kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis.