Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKNA KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS BAGI MAHASISWA YANG TINGGAL DI ASRAMA Arum Dwi Kartika; Allaiya Talent; Adzwa Izzaniya; Hanifah Arien Faradilla; Siti Hikmah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0kc77t72

Abstract

Kesejahteraan psikologis mahasiswa yang tinggal di asrama menjadi perhatian penting karena lingkungan hidup komunal sangat memengaruhi perkembangan emosional, sosial, dan pribadi mereka. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana kehidupan asrama membentuk kesejahteraan psikologis melalui enam aspek utama, yaitu penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, serta pertumbuhan pribadi. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap delapan mahasiswi yang tinggal di asrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan komunal memberikan ruang bagi dukungan emosional, kebersamaan, dan rutinitas yang terstruktur sehingga membantu mahasiswa mengenal diri, mengembangkan kemampuan adaptasi, meningkatkan pengelolaan emosi, serta memperkuat relasi dengan teman sebaya. Meskipun terdapat tantangan seperti perbedaan karakter dan kebutuhan ruang pribadi, mahasiswa tetap merasakan perkembangan diri yang signifikan, baik secara sosial maupun spiritual. Temuan ini memiliki implikasi pada pengembangan kebijakan dan program pembinaan asrama, khusunya dalam memperkuat dukungan sosial, struktur kegiatan, dan lingkungan emosional yang membantu mahasiswa berkembang secara personal dan spiritual.
Strategi Regulasi Emosi Personel Kepolisian Polda Jateng dalam Menghadapi Situasi Kerja Bertekanan Tinggi Hanifah Arien Faradilla; Ummi Nabila Azaria; Aldila Dyas Nurfitri Penulis
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v4i4.1767

Abstract

Police work is considered a high-pressure profession because police personnel are required to handle social conflicts, unpredictable field situations, and professional demands while carrying out their duties. These conditions make emotion regulation an important ability for police officers to control emotional responses and maintain psychological stability in stressful work situations. This study aims to explore work pressure, emotional responses, and emotion regulation strategies among Central Java Regional Police personnel in dealing with high-pressure work situations. The study employed a descriptive qualitative approach using purposive sampling techniques. Participants consisted of three active police officers from the Central Java Regional Police. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using Miles and Huberman’s data analysis techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that work pressure experienced by police personnel originated not only from conflict situations in the field, but also from administrative demands, work responsibilities, long working hours, and professional expectations. These pressures generated emotional responses such as anxiety, fear, overthinking, emotional exhaustion, and boredom. The study found that emotion regulation strategies were carried out through simple daily activities, including positive thinking, self-affirmation, distraction, exercise, entertainment activities, remembering family, and social support from colleagues and family members. The findings indicate that emotion regulation plays an important role in helping police personnel maintain professionalism, control behavior, and strengthen psychological resilience while carrying out their duties.