Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Strategi SAMSAT Dalam Peningkatan Pajak Kendaraan di Ende Dwantri, Maria Putri; Ena Mau, Alfred Omri; Pah, Theny I. B. K
Jurnal Publik Vol. 19 No. 02 (2025): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v19i02.559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi yang diterapkan oleh SAMSAT Kabupaten Ende dalam meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor (PKB). Meskipun jumlah kendaraan bermotor meningkat setiap tahun, realisasi pendapatan PKB belum mencapai target yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Evaluasi dilakukan berdasarkan empat indikator menurut Rumelt, yaitu konsistensi, konsonan, kelayakan, dan keunggulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil revitalisasi strategi oleh SAMSAT seperti penambahan hari oprasional SAMSAT keliling, penambahan tim untuk program door to door, tax amnesty yang dilaksanakan dua kali, pengiriman surat penagihan dan peringatan serta peningkatan frekuensi tilang gabungan dan sosialisasi, berhasil meningkatkan capaian penerimaan PKB sebesar 86,18% pada tahun 2024 walaupun belum mencapai target sepenuhnya yang disebabkan oleh masi rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak dan kurangnya akses informasi perpajakan karena terkendala jaringan.
PENGUATAN KAPASITAS PEMERINTAH DESA WEULUN MELALUI OPTIMALISASI PROFIL DESA Long, Belandina Liliana; Holivil, Ernestus; Djaha, Syukur Muhaymin Adang; Rene, Mariayani Oktafiana; Pah, Theny I. B. K; Seran, Delila A. N.; Andayana, Made N. D.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.34907

Abstract

Abstrak: Pengelolaan data melalui Profil Desa masih menjadi tantangan bagi banyak pemerintah desa, termasuk Desa Weeulun, akibat keterbatasan kapasitas aparatur dan minimnya keterampilan teknis. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam optimalisasi Profil Desa sebagai instrumen strategis perencanaan pembangunan, serta meningkatkan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah (soft skill) dan pengisian, analisis, dan pemanfaatan data (hard skill). Metode meliputi sosialisasi, ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik pengisian data dengan 20 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test berisi 10 pertanyaan serta survei kepuasan berbasis Likert. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dasar 26%, keterampilan teknis 16%, kemampuan analisis 16%, dan pemanfaatan data 12%. Mayoritas peserta (66,6%) sangat puas. Kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas aparatur melalui peningkatan soft skill dan hard skill serta tata kelola desa berbasis data.Abstract: Village data management through the Village Profile remains a challenge for many local governments, including Weeulun Village, due to limited staff capacity and inadequate technical skills. This community service aims to strengthen village government capacity in optimizing the Village Profile as a strategic tool for development planning while enhancing soft skills (communication, collaboration, problem-solving) and hard skills (data entry, analysis, and utilization). The methods included socialization, interactive lectures, group discussions, and data entry practice involving 20 participants. Evaluation was conducted through pre- and post-tests consisting of 10 questions each, and a Likert-scale satisfaction survey. Results showed improvements in basic understanding (26%), technical skills (16%), analytical ability (16%), and data utilization (12%). Most participants (66.6%) were highly satisfied. This activity successfully strengthened both soft and hard skills of village officials and promoted data-based, transparent, and participatory village governance.