This Author published in this journals
All Journal Jurnal Marine Inside
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas digitalisasi proses impor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam penguatan pengawasan rokok ilegal di Indonesia Purnomo, Sandy Wahyu; Bintari, Pramudyasari Nur; Prihandono, Boedi; Pramuditya, Mahendra Nur,Alif; Mahandika, Ragil Freyhan; Pratiwi, Wulan Aisyah; Surbakti, Galio Brema
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas digitalisasi proses impor yang diterapkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam memperkuat pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan resmi DJBC, publikasi pemerintah, serta dokumen kebijakan terkait digitalisasi kepabeanan dan penindakan barang kena cukai. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan komparatif dengan membandingkan kinerja pengawasan sebelum dan setelah penerapan sistem digital kepabeanan, seperti Customs-Excise Information System and Automation (CEISA), electronic seal (e-seal), Auto Gate System, serta teknologi pemindaian berbasis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi proses impor terbukti efektif dalam meningkatkan akurasi pengawasan, efisiensi administrasi, serta kualitas penindakan terhadap rokok ilegal. Hal ini tercermin dari peningkatan signifikan jumlah rokok ilegal yang disita, meskipun jumlah penindakan secara kuantitas mengalami penurunan, yang mengindikasikan peningkatan kualitas dan ketepatan sasaran pengawasan. Selain itu, digitalisasi berkontribusi pada peningkatan transparansi layanan kepabeanan dan penguatan sinergi lintas instansi. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur teknologi dan kapasitas sumber daya manusia, yang masih perlu ditingkatkan untuk memastikan keberlanjutan efektivitas sistem digital kepabeanan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik dan kebijakan dalam pengembangan sistem kepabeanan berbasis digital guna memperkuat pengawasan barang kena cukai dan melindungi penerimaan negara. This study aims to analyze the effectiveness of import process digitalization implemented by the Directorate General of Customs and Excise (DGCE) in strengthening the supervision of illegal cigarette distribution in Indonesia. The research adopts a quantitative approach using secondary data obtained from official DGCE reports, government publications, and policy documents related to customs digitalization and excisable goods enforcement. Data analysis is conducted through descriptive and comparative methods by examining supervisory performance before and after the implementation of digital customs systems, including the Customs-Excise Information System and Automation (CEISA), electronic seals (e-seal), Auto Gate Systems, and data-based scanning technologies. The findings indicate that import process digitalization has proven effective in enhancing monitoring accuracy, administrative efficiency, and the quality of enforcement against illegal cigarettes. This effectiveness is reflected in a significant increase in the volume of seized illegal cigarettes, despite a decrease in the number of enforcement actions, suggesting improved targeting and enforcement precision. Furthermore, digitalization contributes to greater transparency in customs services and stronger inter-agency coordination. Nevertheless, challenges remain, particularly related to technological infrastructure limitations and human resource capacity, which require further improvement to ensure the sustainable effectiveness of digital customs systems. This study is expected to serve as an academic and policy reference for advancing digital-based customs systems to strengthen excisable goods supervision and safeguard state revenue.