Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan pembangkit hybrid portable terintegrasi IoT untuk meningkatkan produksi bawang merah di Kabupaten Probolinggo Baihaqi, Mas Ahmad; Mulyadi, Adi; Abdillah, Hartawan; Subairi, Subairi; Lestandy, Merinda; Afandi, M. Bayu; Almachzumi, Kevin Riza
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3128

Abstract

Produksi bawang merah tahun 2010-2023 menurun yang disebabkan oleh cuaca ekstrim dan hama. Kelompok Tani dari 12 Kecamatan dengan masing-masing lahan 3.428-7.155 Ha hanya mampu memproduksi 812.373 ton/tahun. Data statistik menunjukkan bahwa Kabupaten Probolinggo menyumbang 21.15% produksi nasional. Tujuan pengabdian yaitu untuk meningkatkan produksi dengan penerapan teknologi hybrid portable untuk suplai listrik pada lahan petani bawang merah. Metode pengabdian yaitu observasi, perancangan, sosialisasi serta pelatihan, pendampingan program, evaluasi program dan keberlanjutan program. Sistem monitoring sebagai pemantauan suplai listrik bagi Kelompok Tani Bawang di Kabupaten Probolinggo. Kebaharuan teknologi adalah teknologi hybrid portable antara panel surya serta pico hydro sebagai suplai listrik lampu dan penunjang produksi bawang. Hasil penerapan teknologi menunjukkan bahwa monitoring hybrid portable terintegrasi IoT menghasilkan masing-masing tegangan 212.71 V, arus 2 A, dan Daya 425.38 W. Sedangkan hasil penerapan disosialisasikan pada Kelompok Tani dengan edukasi dan perawatan teknologi. Faktor yang mendukung kegiatan adalah partisipasi mitra dalam penerapan hybrid portable, dan faktor penghambat adalah suplai air dalam pengujian pico hydro. Hal ini disebabkan tanaman bawang hanya membutuhkan kadar air sebesar 80% dengan intesitas penyiraman 2 kali dalam 1 hari.
Analisis Daya Keluaran PLTS–Turbin Angin terhadap Suhu Kotak Pendingin Portable Terintegrasi GPS IoT: Indonesia Baihaqi, Mas Ahmad; Abdillah, Hartawan Abdillah; Adi Mulyadi; Asrori, Tamam Asrori; Muhammad, Alief; Fauzan, Ahmad; Afandi, M. Bayu
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v7i2.16183

Abstract

The main challenge faced by small-scale fishermen in Probolinggo is the deterioration of fish catches due to limited cooling systems. This study developed a portable cooling box powered by a hybrid solar–wind energy system integrated with GPS–IoT. The system was designed using a 100 Wp solar panel, a 450 W wind turbine, a 100 Ah battery, a 3000 W inverter, and temperature sensors with IoT communication modules for real-time monitoring. Experiments were conducted for 12 hours under three operating modes: solar, wind only, and hybrid. The results show the hybrid mode maintained the cooling box temperature below 8 °C for more than 12 hours, while the solar-only and wind-only modes lasted only 4–7 hours. The GPS–IoT integration enabled simultaneous monitoring of vessel location and energy conditions. Therefore, the proposed system proved to be more reliable in preserving fish quality while enhancing efficiency and safety of small-scale fishermen through renewable energy.