Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Jumlah Penduduk Terhadap Kemiskinan Di Indonesia (Periode 2004-2023) Qomarina, Nadia Nur; Azira, Nadin; Tarihoran, Rut Natal Ria; Panggabean, Vivian Ester
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) serta jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia selama periode 2004 hingga 2023. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis melalui metode regresi linier berganda. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa jumlah penduduk berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan, yang berarti bahwa peningkatan populasi dapat berfungsi mengurangi kemiskinan melalui peningkatan kapasitas tenaga kerja, produktivitas, dan aktivitas ekonomi. Di sisi lain, TPT tidak memiliki dampak langsung terhadap tingkat kemiskinan. Namun, jika dianalisis secara bersamaan, TPT dan jumlah penduduk menunjukkan pengaruh signifikan terhadap perbedaan tingkat kemiskinan di Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor demografi merupakan salah satu elemen kunci dalam menentukan kesejahteraan masyarakat, sedangkan pengangguran terbuka mempengaruhi kemiskinan secara tidak langsung. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengelola pertumbuhan populasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperkuat pasar kerja sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi kemiskinan secara berkelanjutan. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan sosial dan ekonomi yang lebih efektif, terarah, dan berbasis bukti. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan literatur mengenai ekonomi pembangunan, dan diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam merancang program pengentasan kemiskinan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat nasional.
Analisis Ekonometrika Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Dengan Pendekatan Regresi Linier Panggabean, Vivian Ester; Tarihoran, Rut Natal Ria; Sari, Dina Aulia; Sinambela, Agustian; Banjarnahor, Andryno Totty N.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan ekonomi di Indonesia dengan pendekatan ekonometrika melalui pemodelan regresi linear berganda. Dalam konteks perekonomian Indonesia, sejumlah faktor makroekonomi diprediksi akan berpengaruh terhadap laju pertumbuhan ekonomi, termasuk inflasi, investasi, serta ekspor. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memahami sejauh mana variabel-variabel tersebut berperan dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam bentuk deret waktu dari tahun 2000 sampai 2023. Data tersebut diperoleh dari sumber yang resmi, yaitu Bank Dunia. Variabel primer dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi, sedangkan variabel pendukung meliputi inflasi, investasi, dan ekspor. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan memanfaatkan perangkat lunak EViews. Sebelum analisis regresi dilaksanakan, perlu dilakukan pengujian asumsi klasik yang mencakup uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, guna memastikan bahwa model regresi yang digunakan memenuhi syarat dasar dalam analisis ekonometrika. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, variabel inflasi, investasi, dan ekspor memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Secara terpisah, investasi dan ekspor menunjukkan efek positif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan inflasi memiliki pengaruh yang bervariasi tergantung pada kondisi ekonomi selama periode studi berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan dalam investasi dan kinerja ekspor dapat merangsang pertumbuhan ekonomi yang lebih besar di Indonesia. Sebaliknya, stabilitas inflasi tetap menjadi elemen yang krusial dalam memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor makroekonomi seperti inflasi, investasi, dan ekspor memainkan peran penting dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia