Background: Kesehatan mental siswa menjadi aspek penting yang berpengaruh terhadap proses belajar dan perkembangan pribadi mereka. Namun, tekanan akademik dan dinamika sosial sering kali menimbulkan stres yang berdampak pada emosi, konsentrasi, serta kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan Mindfulness sebagai strategi self-care untuk membantu siswa meningkatkan kesadaran diri, mengelola emosi, serta menjaga keseimbangan mental. Metode: Pelaksanaan meliputi pemberian materi, praktik Mindfulness (seperti mindful breathing, body scan, dan mindful listening), refleksi perorangan, serta penulisan jurnal harian. Peserta kegiatan adalah siswa sekolah menengah yang mengikuti rangkaian pelatihan secara bertahap. Hasil: Kegiatan menunjukkan bahwa siswa merespons pelatihan dengan antusias, mampu mempraktikkan teknik Mindfulness dengan baik, serta merasakan dampak positif berupa peningkatan ketenangan, fokus belajar, dan kemampuan mengendalikan emosi. Kegiatan ini menegaskan bahwa Mindfulness tidak hanya relevan sebagai teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendampingan berkelanjutan, Mindfulness berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung kesehatan mental siswa dan memperkuat layanan bimbingan di sekolah. Kesimpulan: Pelatihan Mindfulness yang diberikan kepada siswa terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran diri dan kesehatan mental. Melalui rangkaian kegiatan berupa pemberian materi, praktik Mindfulness, refleksi perorangan, hingga penulisan jurnal harian, siswa memperoleh pemahaman sekaligus pengalaman langsung mengenai pentingnya mengelola pikiran, perasaan, dan tubuh secara sadar. Selain itu kegiatan ini dirancang rencana keberlanjutan melalui kolaborasi dengan guru BK untuk mengintegrasikan praktik Mindfulness ke dalam layanan bimbingan sekolah. Dengan pendampingan berkelanjutan, Mindfulness berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung kesehatan mental siswa dan memperkuat layanan bimbingan dan konseling di sekolah.