Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERGESERAN MAKNA PADA NILAI SOSIAL UANG PANAI’ DALAM PRESPEKTIF BUDAYA SIRI’ Mutakhirani Mustafa; Irma Syahriani
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v6i2.7250

Abstract

ABSTRAK: Tradisi uang panai’ adalah salah satu  tradisi suku Makassar yang selalu menarik untuk dikaji. Tradisi ini adalah bagian dari budaya siri’ na pacce dari suku bugis Makassar yang tetap eksis di era modern. Meski dalam pelaksanaannya telah terjadi pergeseran nilai, dimana makna uang panai tidak sama dari makna pada awal munculnya tradisi ini tapi hal tersebut tidak menjadikan tradisi uang panai terkikis di masyarakat bugis tapi sebaliknya tradisi ini semakin berkembang. Pada awal munculnya uang panai’ diyakini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada perempuan bangsawan dari seorang laki-laki yang akan meminang perempuan berdarah biru. Dengan kata lain uang panai sebenarnya membeli darah perempuan bangsawan, sedang untuk perempuan yang tidak berketurunan bangsawan tidak mendapatkan uang panai’ dari laki-laki yang akan meminangnya pada saat itu. OLeh karena itu menarik jika pergeseran makna pada uang panai dilihat dari persepektif budaya siri na pacce. Metodologi Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka ( library research). Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat diteliti nilai-nilai pada tradisi uang panai’ yang juga banyak mengalami pergeseran makna. Kata Kunci: uang panai1, siri2, bangsawan3, perempuan4, laki-laki5.
Optimalisasi Pengajaran Bahasa Inggris Gratis melalui Weekly English Meeting Widya Rizky Pratiwi; Irma Syahriani
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.622 KB) | DOI: 10.29405/solma.v9i1.3299

Abstract

Peranan bahasa Inggris yang sangat vital dalam era globalisasi ini memaksa generasi muda di dunia memiliki tekad yang kuat untuk menguasainya sebagai tujuan komunikasi, termasuk Indonesia. Akan tetapi pelajar terkendala oleh kurangnya alokasi waktu yang disediakan untuk belajar bahasa Inggris di sekolah dan juga tidak mencukupinya biaya untuk mengambil tambahan pembelajaran di tempat kursus. Keadaan ini mengharuskan para praktisi pendidikan untuk memikirkan solusi sehingga tim dosen STMIK Bina Adinata dan Bulukumba English meeting club (BEMC) bekerja sama dalam menyediakan fasilitas pendidikan gratis bagi pelajar dalam sebuah kegiatan weekly English meeting. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan setiap hari Minggu pada pukul 14.00 – 17.30 WITA di lingkungan terbuka. Terdapat 30-35 orang tiap minggunya yang akan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dengan duduk melantai membentuk lingkaran sehingga terjadi face to face interaction. Terdapat dua kegiatan inti yang dilaksanakan tiap pertemuan yaitu grammar class dan General English Meeting dengan item kegiatan meliputi Opening/ Welcome Speech, Self Introduction, Discussion/Debate (hot issues), Telling Story, Games/ entertainment, Grammar Correction/ vocabulary building, finding information dan Closing Speech. Kegiatan pengabdian yang rutin dilakukan setiap minggu ini mendapat antusias dan respon yang positif dari masyarakat dan pemerintah. Terbukti dengan semakin bertambahnya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan dari minggu ke minggu sehingga membutuhkan tambahan volunteer instruktur bahasa Inggris. Hasil observasi selama beberapa kali pertemuan memperlihatkan banyaknya perubahan positif yang dialami pelajar yaitu bertambahnya kosakata dan pemahaman penggunaan struktur bahasa Inggris, meningkatkan rasa percaya diri, memperbanyak teman dan memperluas jaringan serta meningkatkan rasa tanggung jawab.
DEVIASI GRAMATIKA DALAM TULISAN MAHAHASISWA JURUSAN BAHASA INGGRIS DI STKIP MUHAMMADIYAH BULUKUMBA Syahriani, Irma; Kamsina, Kamsina; Pammu, Abidin
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v6i2.5644

Abstract

The reason for conducting this research was based on consideration that university students majoring in English should be at the level where their English is good. Unfortunately, students still made grammatical deviations in both spoken and written form. In this study, 30 students of STKIP Muhammadiyah Bulukumba University enrolled which were taken by random sampling method. This research is aimed to provide useful information particularly as reference for English teachers, lecturers and curriculum developers about grammatical deviations that affects the quality of students’ writing composition to minimize it. This research applied the qualitative research to analyze the data. The conclusion of the result shows that the students still have problems in making English sentences. They still make grammatical deviations in their composition. They were also not being able to construct words into sentences and arranged sentences into neat arrangements and coherent paragraphs.Further, syntactical area is the most frequent area where the students committed grammatical deviation. It is proven by the findings thatsyntax is considered to be more difficult than morphology. It appears that the students’ errors distribute to all students’ writings. They still make grammatical deviation, but the students do not always make grammatical deviations in the samesubcomponent.In terms of difficulties, the students admitted in interview that there are 3 main causeswhy the students tend to commit grammatical deviation in writing. Those are lack of practice of the target language, lack of source or books that they need, and the last is lack of grammar understanding.
IMPLEMENTASI METODE PROJECT BASED LEARNING BERBASIS TEKS MULTIMODAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Syahriani, Irma; Al- Amin, Muh
EDUCANDUM Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v9i2.1233

Abstract

Penerapan metode pembelajaran project based leraning diharapkan siswabekerja sama untuk memecahkan suatu tantangan masalah atau pertanyaandengan memberikan mereka sebuah proyek. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengeksplorasi dan mengungkapkan perkembangan bahasa inggrissiswa dalam implementasi metode project based learning berbasis multimodaldi Pesantren Babul Khaer Bulukumba. Metode yang digunakan adalahdeskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah hasil rekaman interaksisiswa pada saat menampilkan proyek mereka, hasil proyek siswa, instrumentpenelitian dan hasil evaluasi. Ada beberapa tahap yang dilakukan dalampenggunaan project based learning didalam kelas diantaranya menemukan ide,merancang dan menyesuaikan proyek, mengerjakan proyek, menampilkanproyek dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaanmetode project based learning berbasis multimodal membuat siswa lebih aktifberkomunikasi dan berinteraksi satu sama lain menggunakan bahasa inggris.Siswa menjadi lebih berpikir kritis, kreatif dan inovatif dalam pembelajaran.Siswa juga banyak menguasai kosa kata baru. Dengan penggunaan projectbased learning berbasis multimodal dan melibatkan teknologi sebagai proyekmembuat siswa tidak hanya diam mendengarkan materi saja tetapi merekalangsung praktek menggunakan bahasa inggris sehingga perkembangan bahasainggris mereka sangat baik dan semakin berkembang.
Genre_Based SFL Analysis of Academic Writing in English: Investigating Linguistic Features and Genre Conventions in Student's Essay Mustafa, Mutakhirani; Syihabuddin; Syahriani, Irma
Elite : English and Literature Journal Vol 10 No 1 (2023): June : Linguistic and ELT
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/elite.v10i1.36563

Abstract

This study aims to conduct a genre-based and systemic functional linguistic (SFL) analysis of academic writing in higher education, with a focus on linguistic features and genre conventions in student essays. The research method used in this study is qualitative research. Specifically, the study uses a case study research design, where the focus is on a single limited case (in this case, student essays in academic writing in higher education). The research method involves collecting and analyzing data through a systematic and detailed examination of the linguistic features and genre conventions of student essays focus on how the students build the coherence and cohesion in academic writing. This research uses a genre-based approach to investigate how students use language to achieve communication goals in academic writing. The study utilizes corpus data from student essays to explore patterns and structures of academic discourse in various genres, as well as to identify linguistic features and coherence and cohesion that distinguish each genre and the researcher implemented interview to the students with six question related to the main research. The results of the study indicated that academic writing in higher education was characterized by a number of typical linguistic features in each genre, which were reflect different conventions and expectations in various academic genres. This study contributes to our understanding of how students use language to convey their ideas and arguments in various academic genres, as well as providing insights into the linguistic features and coherence and cohesion of writing that are important for successful academic writing in higher education. Keywords: SFL, Linguistic Features, Coherence and Cohesion, Essays
ANALISIS SEMIOTIKA POSTER AYO, LINDUNGI DIRI DAN KELUARGA DARI COVID-19(TEORI FERDINAND DE SAUSSURE) Mustafa, Mutakhirani; Syahriani, Irma -
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 12, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v12i2.8815

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna verbal dan visual yang terkandung dalam Poster Ayo, Lindungi Diri dan Keluarga dari Covid-19 yang diterbitkan oleh Kemenkes dan Germas dengan menggunakan analisis semiotika Ferdinand de Saussure serta untuk mengukur sejauh mana memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk meminimalisir isu hoax tentang penyebaran virus Covid-19 terutama untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang tindakan yang tepat dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster yang berjudul Ayo, Lindungi Diri dan Keluarga dari Covid-19 ada dua aspek yang dirumuskan pada poster ini yaitu aspek verbal dan aspek visual. Aspek verbal merujuk pada tanda-tanda verbal seperti beberapa kata yang terdapat pada poster tersebut diantaranya; memakai masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak minimal 1 meter, vaksinasi covid-19, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. Pada setiap aspek verbal yang tercantum pada poster tersebut memiliki makna himbauan dan anjuran kepada masyarakat tentang bagaimana melindungi diri dan keluarga dari ganasnya penyebaran virus covid-19. Sedangkan aspek visual merujuk pada aspek visual yang terdiri dari aspek warna, gambar serta posisi dari gambar yang ada pada poster tersebut. Makna visual pada poster yang menarik masyarakat untuk membaca dan menerapkan setiap anjuran pada poster tersebut. Setiap visual yang ditampilkan pada poster tersebut menunjukkan anjuran serta contoh yang tepat agar dapat dimengerti oleh masyarakat. Kata Kunci: Poster, Covid-19, Semiotika, Ferdinand De Saussure