Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Evaluasi Efektivitas Patroli KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun dalam Pencegahan dan Penindakan Pelanggaran Pembuangan Sampah Kapal Haswanda, Jeri; Arianti, Nisha Desfi; Mardalena, Tri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas patroli yang dilakukan oleh KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun dalam mencegah dan menindak pelanggaran pembuangan limbah kapal. Pengelolaan limbah kapal merupakan aspek penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan laut dan memastikan pelabuhan mematuhi standar keselamatan dan lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi laporan operasional, prosedur operasi standar, data pelanggaran, dan peraturan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patroli KSOP cukup efektif dalam pencegahan, ditandai dengan penurunan insiden pencemaran di area yang dipatroli secara intensif. Namun, efektivitas penegakan hukum masih dibatasi oleh sanksi jera yang lemah, proses hukum yang panjang, dan koordinasi antar instansi yang terbatas. Faktor pendukung meliputi komitmen kepemimpinan yang kuat dan dukungan regulasi, sedangkan faktor penghambat meliputi fasilitas yang terbatas, teknologi pengawasan yang tidak memadai, dan sumber daya manusia yang terbatas. Rekomendasi meliputi penguatan kapasitas operasional melalui kapal dan teknologi modern, peningkatan koordinasi antar instansi, penguatan regulasi dan penegakan hukum, serta pengembangan sistem pemantauan dan evaluasi yang terstandarisasi.
The Impact of Environmental Pollution Caused by Human activities and Overcome Zulfikar, Riyan; Arianti, Nisha Desfi; Mardalena, Tri
WAHANA Vol 78 No 1 (2026): Wahana Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v78i1.10968

Abstract

This study analyzes the impact of environmental pollution caused by human activities and how to mitigate it. The study used qualitative methods. The results revealed four types of human activities that cause pollution: industry, transportation, agriculture, and households. The findings, industrial sector pollution includes exhaust emissions, liquid waste, and solid waste. Transportation includes air pollution from vehicle emissions, water pollution from fuel spills, and soil pollution from vehicle waste. Agriculture includes excessive use of chemicals and livestock waste. Households include domestic waste, wastewater, and emissions from fuel or garbage combustion. Mitigation measures are reviewed through three aspects: air, water, and land. Several researchers' findings indicate that appropriate mitigation measures include the application of environmentally friendly technologies, proper waste management, strengthening regulations, and increasing public awareness through education and active participation    
Efektifitas Penggunaan Radar untuk Sekuritas Maritim oleh Bea dan Cukai dalam Mencegah Masuknya Barang Ilegal Gusti Ariandi; Nisha Desfi Arianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10459

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan radar oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam mendukung sekuritas maritim serta mencegah masuknya barang ilegal melalui jalur laut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun. Data diperoleh melalui wawancara, observasi selama kegiatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi kemampuan operasional radar, dukungan terhadap deteksi dini, serta kendala penerapannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radar efektif meningkatkan pengawasan maritim karena mampu beroperasi selama 24 jam, menyediakan informasi pergerakan kapal secara real-time, bekerja dalam kondisi cuaca dan jarak pandang yang terbatas, serta membantu petugas menentukan sasaran pemeriksaan secara lebih terarah. Temuan lapangan juga memperlihatkan bahwa informasi radar mendukung identifikasi pola pergerakan yang tidak wajar dan memperkuat tindakan penindakan terhadap penyelundupan, termasuk barang yang masuk tanpa memenuhi ketentuan. Meskipun demikian, efektivitas sistem masih dipengaruhi oleh kompetensi dan kelelahan operator, besarnya volume data, gangguan teknis, keterbatasan integrasi dengan Automatic Identification System, satelit, dan perangkat pengawasan lain, serta kebutuhan koordinasi antarinstansi. Oleh karena itu, optimalisasi penggunaan radar memerlukan pelatihan operator secara berkelanjutan, penerapan prosedur analisis dan verifikasi target, penguatan jaringan komunikasi, integrasi multisensor, serta pembaruan teknologi. Penelitian ini menegaskan bahwa radar merupakan instrumen peringatan dini yang penting, tetapi keberhasilannya ditentukan oleh keterpaduan teknologi, sumber daya manusia, dan tindak lanjut operasional.  
Prosedur Pemeriksaan Kapal di Perairan Perbatasan Antar Negara dalam Perspektif Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Riyan Zulfikar; Nisha Desfi Arianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11465

Abstract

Perairan perbatasan antar negara di Indonesia, khususnya Provinsi Kepulauan Riau, memiliki posisi strategis sebagai jalur perdagangan internasional sekaligus wilayah yang rentan terhadap pelanggaran kepabeanan, penyelundupan, dan aktivitas ilegal lainnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis prosedur pemeriksaan kapal yang diterapkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), tahapan operasional yang dijalankan, serta tantangan yang muncul selama pelaksanaannya di wilayah perbatasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan kapal dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari pengamatan dan penilaian risiko, perintah penghentian dan penyandaran, pemeriksaan identitas serta dokumen kapal dan muatan, pemeriksaan fisik, sampai penegahan, penyegelan, dan tindak lanjut apabila ditemukan pelanggaran. Tingkat risiko kapal menentukan intensitas pengamanan, komposisi petugas, dan metode pemeriksaan yang digunakan. Efektivitas prosedur dipengaruhi oleh kesiapan personel, kejelasan koordinasi lintas instansi, ketepatan pertukaran informasi, kelengkapan sarana patroli, serta dukungan teknologi pemantauan. Keterbatasan sumber daya, luasnya wilayah pengawasan, kondisi cuaca, dan dinamika hubungan lintas batas masih menjadi kendala utama. Penelitian merekomendasikan penguatan manajemen risiko berbasis intelijen, integrasi data dan teknologi, standardisasi dokumentasi pemeriksaan, peningkatan kompetensi petugas, serta evaluasi operasi secara berkala untuk memperkuat perlindungan penerimaan negara, keselamatan petugas, keamanan maritim, dan kedaulatan Indonesia.