Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROSES MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONSEP PERBANDINGAN SENILAI BERBASIS OPEN-ENDED PADA KONTEKS POPULER Almaida, Adis; Putri, Indriani; Inna, Mudma; Meilani, Putri; Mashuri, Sufri; Marniati; Wangsa, Arma
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/a3qt2r71

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses matematis siswa secara siklik dalam menyelesaikan masalah konsep perbandingan senilai berbasis open-ended pada konteks populer TikTok. Metode kualitatif deskriptif digunakan pada penelitian ini dengan mengambil 143 subjek, yang kemudian secara purposive dipilih 77 lembar kerja yang mampu menyelesaikan masalah dan dibagi menjadi 8 kelompok proses. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara diagnostik yang dianalisis menggunakan teknik flow model dengan memperhatikan tahapan mathematical modelling. Hasil penelitian menunjukkan ragam proses matematis siswa dalam menemukan solusi. Subjek memahami situasi nyata (real situation) untuk menentukan frame yang cocok dengan ukuran gambar. Berdasarkan informasi tersebut, subjek membangun asumsi dalam bentuk representasi verbal, numerik, simbol, dan visual (real world model). Representasi tersebut diasosiasikan dan dioperasikan mengikuti prinsip dan konsep matematika (perbandingan rasio, perbandingan skala sisi, perkalian silang, perkalian dengan skala, kelipatan, dan pola pengurangan berulang) (mathematical model) untuk menghasilkan solusi (mathematical result). Solusi yang diperoleh direfleksikan kembali ke real situation dengan memutuskan frame yang berbanding senilai dengan ukuran gambar. Konteks populer TikTok pada penelitian ini berhasil menjadi daya tarik budaya digital yang mengaktifkan keterampilan berpikir siswa serta menstimulasi tanggapan kreatif dalam pemecahan masalah.
Kegiatan Pojok Baca sebagai Upaya meningkatkan minta baca dan Menumbuhkan Karakter Mandiri dan Kreatif di MI DDI 3 Purangi Hasanah, Asifah Mu’til; Marwah, Asriatul; Riska, Riska; Inna, Mudma; Putri, Dwi Maulida; Fardam, Nur Oshyana; Fitri, Fitri; Rukiah, Rukiah; Hasri, Tiara; Lestari, Lia; Aminullah, Aminullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3729

Abstract

Pojok baca adalah sebuah aktivitas literasi yang disusun untuk memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai kemandirian serta kreativitas pada siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kebiasaan membaca sejak usia dini dan menciptakan karakter positif yang dapat mendukung proses pembelajaran di sekolah. Pelaksanaan kegiatan ini meliputi penataan ruang pojok baca di kelas, penyediaan berbagai jenis bacaan yang sesuai dengan usia, serta melibatkan siswa dalam aktivitas membaca baik secara mandiri maupun dalam kelompok. Selain kegiatan membaca, siswa juga memiliki kesempatan untuk membuat catatan kecil, menggambar, atau menceritakan kembali isi dari buku yang mereka baca. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok dengan kemampuan rendah berjumlah 15 siswa, kelompok sedang sebanyak 18 siswa, dan kelompok dengan kemampuan tinggi yang terdiri dari 12 siswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kelompok dengan kemampuan rendah mulai menunjukkan ketertarikan terhadap kegiatan membaca dengan bantuan, kelompok sedang menjadi lebih percaya diri dalam memilih buku yang sesuai dengan minat mereka, dan kelompok dengan kemampuan tinggi dapat mengekspresikan pemahaman mereka melalui karya kreatif. Dampak yang dirasakan antara lain meningkatnya rasa ingin tahu, pertumbuhan kosakata baru, serta berkembangnya sikap mandiri dalam proses belajar. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pojok baca dapat berfungsi sebagai sarana yang efektif dalam meningkatkan minat baca sekaligus menumbuhkan karakter mandiri dan kreatif melalui keterlibatan aktif siswa dalam budaya literasi di sekolah.