Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa Universitas Negeri Medan Terhadap Relevansi Sistem Filsafat Dalam Kehidupan Modern Frengki Alfredo Matondang; Maulana Al Nouri; Muhammad Hafif Naibaho; Raja Ansel Hartama Sihombing; Riski Immanuel Situmorang
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.747

Abstract

Di tengah revolusi digital yang mengubah cara manusia memvalidasi eksistensinya, mahasiswa sebagai digital native sering kali dihadapkan pada tantangan disrupsi informasi dan penyebaran hoaks. Filsafat, yang seharusnya menjadi landasan berpikir kritis, kerap dianggap abstrak dan kurang relevan dalam menjawab tantangan praktis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) terhadap relevansi sistem filsafat dalam kehidupan modern, khususnya dalam konteks literasi teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan mixed-method. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah filsafat, diperkuat dengan wawancara mendalam untuk menggali aspek kualitatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memetakan kesenjangan antara pemahaman konsep dasar filsafat (ontologi, epistemologi, aksiologi) dengan kemampuan aplikatif mahasiswa dalam menavigasi dunia digital. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi strategi pembelajaran filsafat yang lebih kontekstual, guna membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga bijak dan kritis dalam mengelola informasi.
KETAHANAN KELUARGA BERBASIS NILAI QUR’ANI: ANALISIS IMPLEMENTASI DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ERA DIGITAL Muhammad Farrel Evan Yuri; Farzad Sahnadi Pasaribu; Arung Buana Subuh; Muhammad Hafif Naibaho; Umar Mukhtar Siregar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai Qur'ani serta implementasinya dalam menghadapi tantangan era digital. Keluarga saat ini menghadapi berbagai problematika, meliputi pergeseran nilai, meningkatnya angka perceraian, dan praktik pernikahan yang menyimpang dari syariat Islam. Melalui analisis jurnal nasional dan kajian hukum Islam kontemporer, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai Qur'ani seperti sakinah, mawaddah, rahmah, keadilan, tanggung jawab, dan musyawarah merupakan pilar fundamental ketahanan keluarga. Implementasinya mencakup pemenuhan hak dan kewajiban suami istri, pendidikan akhlak dalam keluarga, pengelolaan konflik secara bijaksana, serta penguatan komunikasi yang efektif. Namun, tantangan era digital seperti individualisme, konsumerisme, kemudahan akses informasi negatif, serta praktik pernikahan bermasalah termasuk pernikahan dini, beda agama, nikah siri, dan nikah wisata secara signifikan menghambat internalisasi nilai-nilai tersebut. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan edukasi pranikah berbasis nilai Qur'ani dan peningkatan peran lembaga keagamaan dalam bimbingan keluarga. Penelitian ini terbatas pada analisis literatur dan memerlukan kajian empiris lebih lanjut untuk memvalidasi temuan dalam konteks masyarakat yang beragam
Analisis Respon ChatGPT terhadap Penggunaan Campur Kode pada Penulisan Prompt Muhammad Farrel Evan Yuri; Farzad Sahnadi Pasaribu; Arung Buana Subuh; Muhammad Hafif Naibaho
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 4 No. 3 (2026): June: Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v4i3.2729

Abstract

The integration of artificial intelligence, particularly ChatGPT, has become an increasingly common phenomenon among university students in supporting various academic activities, such as searching for information, generating ideas, and completing assignments. On the other hand, in multilingual societies such as Indonesia, code-mixing is a natural, dynamic, and unavoidable linguistic practice in everyday communication, including interactions with artificial intelligence-based technologies. This study aims to analyze how ChatGPT responds to user prompts written using code-mixing, namely a combination of Indonesian with English or local languages. The study employed a qualitative descriptive method using sociolinguistic and human–computer interaction approaches. The research data were obtained by testing a series of simulated prompt texts containing various forms of code-mixing and analyzing the responses generated by ChatGPT. The findings indicate that ChatGPT is capable of understanding instructions expressed in mixed languages, adapting its response style to the communication context, and maintaining semantic accuracy in most cases. However, the study also reveals that the intensity and variation of code-mixing in user prompts significantly influence the accuracy of interpretation, the consistency of language style, and the formal structure of the generated output. Therefore, although ChatGPT demonstrates strong linguistic adaptability, the effectiveness of its responses remains influenced by the characteristics of code-mixing employed in user prompts.