Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Empowering elementary school teachers through early detection of visual impairment training in Makassar Erfina, Erfina; Rahayu, Sri Bintari; Hariati, Suni; Andriani, Andriani; Basrah, Miftahul Jannah; Parawansyah, Asrul; Rahma, Nurmaulida
Community Empowerment Vol 10 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.13625

Abstract

Early detection of visual impairment in elementary school students is crucial for supporting academic achievement and child development. This community service activity aimed to increase the knowledge of teachers at SD Inpres Jongayya and Andi Tonro Makassar regarding the early detection of visual impairment. The method involved training and simulation on the use of the Snellen chart. Participant knowledge was evaluated using a pre-test and post-test design. The results showed an increase in teacher knowledge scores after the training, from an average pre-test score of 7.41 ± 1.570 to 7.79 ± 1.612 on the post-test. However, this increase was not statistically significant. This training provided an initial positive impact, but to ensure program sustainability, supporting efforts such as periodic supervision, provision of standard guidelines, and incentives for implementing teachers are necessary.
Detektif Siaga Gula: Inovasi Edukasi Untuk Meningkatkan Literasi Gizi Pada Anak Sekolah Dasar Sarih, Karmila; Nurdin, Nurhaya; Rahayu, Sri Bintari; Gaffar, Indra; Rimayanti, Ummi Pratiwi
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i2.815

Abstract

Lingkungan sekolah yang dipenuhi jajanan tinggi gula tanpa pengawasan menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak karena dapat meningkatkan risiko obesitas, karies gigi, hingga gangguan metabolik seperti diabetes melitus tipe 2 pada usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi gizi siswa melalui program pelatihan “Detektif Siaga Gula” yang dilaksanakan pada salah satu sekolah dasar negeri di Kota Makassar pada Oktober 2025. Kegiatan melibatkan 30 siswa kelas IV–V dengan narasumber dosen Fakultas Keperawatan, Universitas Hasanuddin. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan interaktif melalui empat sesi pelatihan dalam satu hari kegiatan dengan intervensi edukatif berbasis permainan dan praktik langsung. Media pelatihan yang digunakan meliputi modul “Belajar Deteksi Gula”, kit edukasi berisi kartu istilah gula tersembunyi, gelas ukur konversi gula, lembar audit jajanan sehat, poster, spanduk, serta contoh kemasan makanan dan minuman untuk praktik membaca label gizi. Materi pelatihan mencakup bahaya konsumsi gula berlebih, teknik membaca label gizi, pengenalan 10 nama samaran gula, serta audit jajanan sekolah berdasarkan kandungan gula dan garam. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan gizi serta observasi praktik audit jajanan sehat. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test 6,4 meningkat menjadi 7,8 pada post-test (peningkatan 22%). Sebanyak 70% peserta mengalami peningkatan nilai, dengan proporsi peserta kategori berpengetahuan tinggi meningkat dari 23% menjadi 53%. Peserta juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengidentifikasi gula tersembunyi dan membaca label gizi. Program Detektif Siaga Gula efektif meningkatkan literasi gizi dan menumbuhkan perilaku konsumsi sehat pada anak sekolah dasar. Pendekatan edukasi interaktif ini dapat menjadi model promotif-preventif yang aplikatif untuk direplikasi di sekolah dasar lainnya. Kata kunci: Gula, literasi kesehatan, sekolah dasar.