Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA BETAO RIASE KECAMATAN PITU RIAWA KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Uceng, Andi; Erfina, Erfina; Mustanir, Ahmad; Sukri, Sukri
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.102 KB) | DOI: 10.25147/moderat.v5i2.2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan di Desa Betao Riase. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat di Desa Betao Riase. Populasi dalam penelitian ini adalah 1302 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah sampling insidental.  Penelitian ini lebih tepatnya menggunakan sampel secara kebetulan yang dianggap cocok sebagai sumber data. Dengan menggunakan Rumus Yount dengan  jumlah sampel yang digunakan sebanyak 65 responden, dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui kuisioner, wawancara, observasi dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif  kuantitatif dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel partispasi masyarakat dengan persentase 50,33% dikategorikan “cukup terlaksana dengan baik”, faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dengan persentase 55,2% dikategorikan “cukup terlaksana dengan baik”. Kata Kunci : Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa, Partisipasi                     Masyarakat.
Performance Evaluation of The Regional Disaster Management Agency in Preventing Forest and Land Fires in The Meranti Islands Regency Syaprianto, Syaprianto; Wardana, Data; Erfina, Erfina
Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government, Social and Politics Vol. 10 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jkp.2024.vol10(1).17571

Abstract

The government must prevent forest and land fires so that they do not continue to occur. Forest and land fires in the Meranti Islands Regency continue to occur. This study uses the evaluation theory according to Willian N Dunn to determine the Performance of the Regional Disaster Management Agency in Preventing Forest and Land Fires in the Meranti Islands Regency. The research method used in this research is qualitative, by interviewing direct and in-depth informants who know the problems being studied best. The study results show that the Regional Disaster Management Agency in Preventing Forest and Land Fires in the Meranti Islands Regency has worked according to its duties and functions. However, its performance has yet to be maximized. The occurrence of forest and land fires in the Meranti Islands Regency evidences this.
Respon Pertumbuhan Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Terhadap Pemberian Kompos Limbah Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Erfina, Erfina; Maretik, Maretik; Dandi, Dandi; Tahir, Tahir
SAINTIFIK Vol 10 No 1 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v10i1.491

Abstract

Kuantitas limbah nilam pada indusrti penyulingan nilam yang semakin meningkat membutuhkan upaya pemanfaatan guna menghindari kerusakan lingkunagn, salah satu alternatif yaitu dijadikan sebagai pupuk kompos. Pada tahun 2022 produksi terung mengalami penurunan yaitu sebesar 52.221,00 ton/tahun. Hal tersebut perlu dilakukan peningkatan produksi tanaman terung (Solanum melongena L.) Kompos Limbah nilam merupakan hasil buangan dari proses produksi penyulingan minyak nilam yang memiliki kandungan hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif untuk mengganti pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon kompos limbah nilam terhadap pertumbuhan tanaman terung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan 4 kali ulangan. Dosis yang digunakan adalah K0 (kontrol), K1 (600 gram), K2 (800 gram), K3 (1000 gram), K4 (1500 gram). Parameter yang diamati meliputi tinggi batang (cm) dan jumlah daun (helai). Hasil uji ANOVA untuk kelompok bahwa perlakuan tinggi tanaman terung tidak memberikan pengaruh yang signifikan yaitu Fhitung (2,39) < Ftabel (3,49) maupun pada perlakuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan yaitu Fhitung (2,18) < Ftabel (3,26), hal tersebut disebabkan oleh faktor lingkungan seperti curah hujan yang sangat tinggi sehingga kandungan unsur hara yang ada pada pupuk ikut tercuci oleh air dan tidak maksimal diserap oleh akar tanaman. Hasil uji ANOVA pada jumlah helai daun menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk kompos limbah nilam untuk kelompok tidak memberikan pengaruh yang signifikan yaitu Fhitung (1,22) < Ftabel (3,49) maupun pada perlakuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan yaitu Fhitung (0,66) < Ftabel (3,26), diduga dosis pemberian pupuk belum mencukupi untuk menunjang pertambahan jumlah helai daun pada tanaman terung. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap pemberian kompos limbah nilam terhadap pertumbuhan tanaman terung.
Analisis Kemampuan Berpikir Keritis Siswa Sma Negeri 1 Lalolae Dalam Pembelajaran Biologi Erfina, Erfina; Tendrita, Miswandi
SAINTIFIK Vol 10 No 2 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v10i2.530

Abstract

Kemampuan untuk berpikir kritis dapat dianggap sebagai keterampilan yang sangat bermanfaat dalam berbagai aspek kehidupan. Berpikir kritis adalah keterampilan yang dipelajari yang membutuhkan waktu dan latihan. Kemampuan ini tidak dibawa sejak lahir atau diturunkan. Kemampuan untuk berpikir secara kritis, reflektif, sistematis, dan konstruktif untuk membuat pilihan dan kesimpulan yang rasional dikenal sebagai berfikir kritis. Kemampuan berpikir kritis siswa dinilai dalam penelitian ini. Studi ini meneliti siswa MIA 1 kelas XI di SMA Negeri 1 Lalolae. Berdasarkan hasilnya, analisis kemampuan berpikir kritis siswa di kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Lalolae menunjukkan bahwa indikator Memberikan Penjelasan Sederhana menerima skor tertinggi, yaitu 67%, dengan kriteria kemampuan berpikir kritis yang cukup. Indikator Membangun Keterampilan Dasar juga menerima skor tertinggi, yaitu 52%, dengan kriteria kemampuan berpikir kritis yang cukup. Temuan penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang tingkat kemampuan berpikir kritis yang dimiliki siswa, guru, dan orang-orang yang mengelola sekolah. Berdasarkan hasilnya, analisis kemampuan berpikir kritis siswa di kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Lalolae menemukan bahwa indikator Memberikan Penjelasan Sederhana menerima skor tertinggi, yaitu 67%, dengan kriteria kemampuan berpikir kritis yang cukup. Indikator Membangun Keterampilan Dasar juga menerima skor tertinggi, yaitu 52%, dengan kriteria kemampuan berpikir kritis yang cukup. Temuan penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang seberapa baik guru, pengelola sekolah, dan siswa berpikir kritis.
PENGELOLAAN LINGKUNGAN MELALUI GERAKAN BERSIH SAMPAH DI LINGKUNGAN RUMAH ADAT MEKONGGA, KABUPATEN KOLAKA Tendrita, Miswandi; Alonemarera, A.S.; Ernawati, Ernawati; Sari, Tri Maniarta; Saparuddin, Saparuddin; Maretik, Maretik; Erfina, Erfina; G.P., Sartika
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v4i1.5213

Abstract

The Mekongga traditional house is one of the traditional houses in Southeast Sulawesi which is located in Kolaka Regency. The location of the Mekongga traditional house is next to the Khaera Ummah Kolaka Mosque which is one of the icons of Kolaka Regency. The location of the Mekongga traditional house is also close to Mandra Beach which of course attracts visitors to come to visit while relaxing. As a tourist destination, tourists are required to maintain cleanliness in the environment of the Mekongga Traditional House. The purpose of this service activity is to commemorate Waste Awareness Day on February 28 as well as efforts to manage the environment so that it is clean from waste. The method used is the method of observation and the method of participation. This activity was attended by 29 people consisting of lecturers and students. The trash that is cleaned is dominated by plastic waste in the form of straws, drink bottles, and snack bags which are difficult to decompose and can pollute the environment including the oceans. Activities are carried out smoothly by the plans that have been prepared. Environmental management activities through efforts to clean up trash in the Mekongga Traditional House environment have been successfully carried out.
Penerapan Prinsip Akuntabilitas dalam Pengelolaan Dana Desa Ramadani, Rezky; Erfina, Erfina; Ikbal, Muhammad
JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Vol 5 No 2 (2024): JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joppas.v5i2.9417

Abstract

This research aims to determine the principle of accountability, management of village funds, and the influence of the principle of responsibility in managing village funds in Sipodeceng Village, Baranti District, Sidrap Regency. This research method is descriptive research with a quantitative research design. The research results show that the average percentage value of the three indicators of accountability principles is 73% in the excellent category. The average percentage value of the three village fund management indicators is 75% in the exceptional category. Factors that influence the management of village funds with an average percentage value of 72% with a good category where village apparatus competence with a value of 72.4%, organizational commitment with a value of 71.6%, village financial system with a value of 72.4%, community participation with a value of 72.4% and internal control system with a value of 72.2%. In conclusion, the principle of accountability, management of village funds, and the influence of the responsibility principle in managing village funds in Sipodeceng Village, Baranti District, and Sidrap Regency are good. Keywords: Application of Accountability Principles in Village Fund Management
Pengaruh Media Power Point Berbasis Slidesgo Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 06 Bombana Sari, Tri Maniarta; Risma, Risma; Erfina, Erfina; Ernawati, Ernawati; Pamungkas, Rahmania
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v5i1.279

Abstract

This research aims to determine the effect of using slidesgo-based power point learning media on the learning interest of class XI Science students at SMA Negeri 06 Bombana. This research is quantitative research using a quasi-experimental model. The total population in this study was 36 students of class XI Science at SMA Negeri 06 Bombana. The sample used in this research was 36 students consisting of two classes, namely: the experimental class consisting of 19 students and the control class consisting of 17 students. The variables in this research are the dependent variable, namely student interest in learning and the independent variable is slidesgo-based power point media. The instrument used in this research was a questionnaire. The data analysis techniques used in this research are descriptive analysis and inferential analysis. Inferential analysis is independent sample T-Test. The research results showed that the experimental class obtained a percentage score of 87% in the high category, while the control class obtained a percentage score of 44% in the very low category. After calculating 36 experimental and control questionnaires, the independent sample T-Test test value was obtained with a significant value of 0.000 0.05. Based on the research results, it can be concluded that there is a significant influence on learning interest in the control class and experimental class
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KEPENDUDUKAN MELALUI TRANSFORMASI DIGITAL DI KANTOR KECAMATAN KULO Amrih, Amrih; Sinrang, Andi; Erfina, Erfina
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 14 NOMOR 2, 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/aq.v14i2.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan melalui transformasi digital di Kantor Kecamatan Kulo, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kecamatan Kulo, dan menganalisa tantangan yang dihadapi dalam peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan melalui transformasi digital di Kantor Kecamatan Kulo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini meliputi data administrasi kecamatan, seperti jumlah penduduk, jenis layanan administrasi yang disediakan, prosedur administrasi yang ada, dan catatan historis mengenai kualitas layanan administrasi yang telah diberikan.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif analitik berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa diperlukan transformasi digital di Kantor Kecamatan Kulo untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan secara signifikan. Kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kecamatan Kulo dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ketampakan fisik, keandalan layanan, responsivitas petugas, keamanan data, dukungan, kapasitas, dan efisiensi pelayanan. Transformasi digitaldiharapkan memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kecepatan, aksesibilitas, dan kenyamanan pelayanan.Kendala utama dalam penerapan digitalisasi pelayanan meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, dan kesiapan sumber daya manusia.
Efektivitas Pendekatan Scaffolding Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII MTsS Baitul Arqom Tahir, Tahir; Chairuddin, Chairuddin; Erfina, Erfina; Husnaini, Nadia
SAINTIFIK Vol 11 No 1 (2025): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v11i1.571

Abstract

Studi eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif metode scaffolding terhadap kemampuan siswa untuk memahami konsep matematika. Dalam penelitian ini, desain quasi eksperimen menggunakan dua kelas: kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas VIII MTsS Baitul Arqom Polinggona Tahun Pelajaran 2023/2024. Sampling total digunakan sebagai teknik pengambilan sampel. Kelas VIII A ditunjuk sebagai kelas eksperimen, sedangkan Kelas VIII B ditunjuk sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui posttest untuk mengukur pemahaman matematika siswa. Statistik deskriptif dan inferensial digunakan untuk menganalisis data. Hasil deskriptif penelitian menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen (kelas VIII A) yang diajar dengan pendekatan scaffolding memiliki kemampuan pemahaman konsep matematika rata-rata 77,74; siswa di kelas kontrol (kelas VIII B) yang diajar dengan pendekatan konvensional memiliki kemampuan pemahaman konsep matematika rata-rata 59,09; dan rata-rata persentase aktivitas guru dan siswa masing-masing adalah 96,83% dan 95,24%, masing-masing. Hasil analisis inferensial uji-t menunjukkan bahwa hasil penelitian inferensial dengan uji-t menunjukkan nilai thitung (4,552) lebih besar daripada nilai ttabel (2,021). Ini menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan metode konvensional, metode scaffolding berhasil meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII A di MTsS Baitul Arqom Polinggona. Dengan demikian pendekatan scaffolding terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa dibandingkan dengan pendekatan konvensional
Penerapan E-Government dalam Digitalisasi Pelayanan Publik di Kantor Desa Sipodeceng Sukmawati, Sukmawati; Nur, Muhammad; Rahmat Razak, Muhammad Rais; Ahmad Lado, Jamaluddin; Nilwana, Andi; Erfina, Erfina
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.161-167

Abstract

Penerapan E-Government menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik, khususnya di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan menganalisis dukungan dan kapasitas penerapan E-Government dalam digitalisasi pelayanan publik melalui aplikasi Siberas di Desa Sipodeceng. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data primer berasal dari informan dengan teknik purposive sampling, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen instansi terkait. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan pemerintah desa, terutama Kepala Desa, cukup baik, tetapi kebijakan formal yang mewajibkan penggunaan aplikasi Siberas belum ada. Kendala yang ditemukan meliputi rendahnya literasi digital masyarakat, terutama kelompok usia lanjut, serta infrastruktur teknologi yang kurang stabil. Digitalisasi melalui Siberas terbukti meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan, meskipun adopsinya belum merata. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan, peningkatan literasi digital masyarakat, optimalisasi fitur aplikasi, serta penguatan infrastruktur teknologi untuk mendukung keberlanjutan digitalisasi pelayanan publik.