Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN NILAI NILAI MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA, YORDANIA DAN TURKI: KAJIAN KOMPARATIF LITERATUR Ainul Rofiqo; Ariffah Nargis Tasliyah; Nurul Fajriah Wati; Mohammad Khoirul Anam; Umar Faruq; Zainul Arifin
Journal Multicultural of Islamic Education Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/azwav295

Abstract

This study aims to analyze and compare the implementation of multicultural values within Islamic education in Indonesia, Jordan, and Turkey. The research employs a comparative literature review using content analysis of academic sources, government policies, and curriculum documents. The findings indicate that all three countries emphasize religious moderation, tolerance, justice, and dialogue as key foundations of Islamic education, yet each implements these values according to its socio-political context. Indonesia highlights multiculturalism grounded in ethnic diversity and pesantren tradition, Jordan focuses on religious moderation and counter-extremism, while Turkey balances Islamic ethics with nationalism within its secular educational framework. Specific findings reveal differences in curriculum structure, institutional models, and social orientations. The study implies that Indonesia must strengthen systematic multicultural education policies, enhance teacher training, and optimize the role of pesantren and schools as key environments for developing inclusive and moderate learners.
The Role of The Naqsabandiyah Khalidiyah wa Qadiriyah OrderPractice in Strengthening The Values of Multicultural IslamicEducation at The Darut Taqwa Islamic Boarding Schoolin Mojokerto Mohammad Khoirul Anam; Ahmad Ma’ruf; Askhabul Kirom
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol. 23 No. 01 (2026): Al Mutharahah : Jurnal Penelitian dan Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/h1w2m420

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: mendeskripsikan praktik Tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah waQadiriyah dalam kehidupan santri serta menganalisis perannya dalam penguatan nilai-nilaiPendidikan Islam multikultural di Pesantren Darut Taqwa Mojokerto. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif, Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitianetnografi. Sumber data primer diperoleh dari pengasuh pesantren sekaligus mursyid tarekatNaqsabandiyah Khalidiyah wa Qadiriyah KH. M. Manshur Bahruddin, ustadz, jamaah dan santriyang mengikuti praktik Tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah wa Qadiriyah. sedangkan sumberdata sekunder diperoleh dari kitab-kitab ulama, kitab Tarekat pesantren Darut Taqwa, buku,dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Pada penelitian ini, Teknik pengumpulan datamenggunakan Teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data dalam penelitian inimenggunakan model etnografi Spradley yang meliputi analisis domain, analisis taksonomi,analisis komponensial, dan analisis tema kultural untuk mengungkap secara mendalamkonstruksi nilai-nilai multikultural yang terbentuk melalui praktik Tarekat NaqsabandiyahKhalidiyah wa Qadiriyah. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian mengenai peran praktiktarekat sebagai media internalisasi Pendidikan Islam multikultural di lingkungan pesantren,yang selama ini lebih banyak dipahami sebatas praktik spiritual individual. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa praktik Tarekat Naqsabandiya Khalidiyah Wa Qadiriyahberperan dalammemperkuat nilai-nilai Pendidikan Islam multikultural di Pesantren Darut Taqwa Mojokertomelalui pembentukan sikap toleransi, penanaman nilai keadilan, pengembangan rasa empati,penguatan persaudaraan (ukhuwah), serta penerapan nilai kesetaraan dalam kehidupan santrisehari-hari. Implikasi dari praktik tarekat tersebut berkontribusi terhadap terciptanyalingkungan pesantren yang harmonis, inklusif, dan mampu membangun sikap salingmenghargai di tengah keberagaman latar belakang sosial dan budaya santri.