Desa Munte merupakan desa pesisir dengan potensi terumbu karang. Akan tetapi, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang cara merawat terumbu karang menyebabkan menurunnya jumlah terumbu karang di desa tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya terumbu karang bagi perekonomian masyarakat dan meningkatkan patisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian terumbu karang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Mei-Agustus 2025 dan pelaksanaan sosialisasi dan transplantasi karang pada tanggal 2-3 Agustus 2025. Kegiatan terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan survei menunjukkan bahwa masalah prioritas di Desa Munte adalah masyarakat yang belum memahami pentingnya upaya konservasi terumbu karang dan kurangnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan transplantasi karang. Materi sosialisasi disampaikan oleh Sersan Marinir Bahri, Kepala Desa Munte, dan tim LKPR. Transplantasi karang dilakukan dengan melepaskan 12 media spider ke dasar laut kemudian mengikat bibit ke media tersebut. Bibit berasal dari karang sehat di sekitar lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan transplantasi karang di Desa Munte berhasil yang ditandai oleh partisipasi masyarakat selama kegiatan sosialisasi hingga pelepasan media dan antusiasme masyarakat untuk menjaga kelestarian terumbu karang.