Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan berbasis Eko-enzyme Aditya, I Kadek; Eka Pratiwi Tenriawaru; Putra, Adrian Tri; Hidayana, Nur; Rahmadani, Nurfadillah; Sari, Puspita; Winayanti; Ina; Nurfadila; Tandiea, Nirmala Sari; Febrianti S., Anisa Putri; Yulpiana; Triwulan; Usman, Ahera Ashari; Padang, Chusnul Maqfirah Andi; Rianti; Liviana, Theresia; Yusya; Faisal, Atikha Fakhraini; Surianti
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.584

Abstract

Sabun yang umumnya dapat diperoleh di pasaran adalah sabun yang sulit terurai secara alami di alam sehingga berpotensi sebagai sumber mencemari lingkungan perairan dan tanah. Sabun yang lebih ramah lingkungan dapat dibuat sendiri di rumah dengan menggunakan proses saponifikasi minyak dalam alkali ataupun menggunakan metil ester sulfonat (MES). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi civitas akademika dan masyarakat umum untuk menggunakan sabun ramah lingkungan dan memberikan keterampilan praktis dalam memanfaatkan bahan-bahan alami untuk pembuatan sabun. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2025 di Laboratorium Sel dan Jaringan Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo. Kegiatan dilaksanakan dalam metode diskusi, demonstrasi dan praktikum. Sabun yang dihasilkan adalah sabun padat hasil saponifikasi minyak sawit dan NaOH dan diberi penambahan ekoenzim. Sabun cair dibuat dengan menggunakan metil ester sulfonat dan ditambahkan ekoenzim. Peserta tertarik untuk membuat sabun cair sendiri, namun sabun padat lebih disukai oleh peserta karena busanya yang lebih banyak dibandingkan dengan sabun cair. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa sabun padat dan cair ramah lingkungan memenuhi kriteria mutu sabun Badan Standar Nasional Indonesia pada parameter pH.
Sosialisasi, Transplantasi, dan Monitoring Karang di Desa Munte Putra, Aldrian Tri; Aditya, I Kadek; Hidayana, Nur; Rahmadani, Nurfadillah; Sari, Puspita; Winayanti; Ina; Nurfadila; Tandiea, Nirmala Sari; Febrianti S., Anisa Putri; Yulpiana; Triwulan; Ahera Ashari , Ahera Ashari; Padang, Chusnul Maqfira Andi; Rianti; Liviana, Theresia; Yusya; Faisal, Atikha Fakhraini; Surianti; Tenriawaru, Eka Pratiwi
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.7636

Abstract

Desa Munte merupakan desa pesisir dengan potensi terumbu karang. Akan tetapi, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang cara merawat terumbu karang menyebabkan menurunnya jumlah terumbu karang di desa tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya terumbu karang bagi perekonomian masyarakat dan meningkatkan patisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian terumbu karang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Mei-Agustus 2025 dan pelaksanaan sosialisasi dan transplantasi karang pada tanggal 2-3 Agustus 2025. Kegiatan terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan survei menunjukkan bahwa masalah prioritas di Desa Munte adalah masyarakat yang belum memahami pentingnya upaya konservasi terumbu karang dan kurangnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan transplantasi karang. Materi sosialisasi disampaikan oleh Sersan Marinir Bahri, Kepala Desa Munte, dan tim LKPR. Transplantasi karang dilakukan dengan melepaskan 12 media spider ke dasar laut kemudian mengikat bibit ke media tersebut. Bibit berasal dari karang sehat di sekitar lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan transplantasi karang di Desa Munte berhasil yang ditandai oleh partisipasi masyarakat selama kegiatan sosialisasi hingga pelepasan media dan antusiasme masyarakat untuk menjaga kelestarian terumbu karang.