Anggita Novi Ariyanti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi dan Taktik Militer Muhammad Al-Fatih dalam Penaklukan Konstantinopel, 1453 M. Danish Sumantri; Anggita Novi Ariyanti; Shigah Maulidina; Hudaidah; Tyas Fernanda
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12459

Abstract

Artikel ini mengupas strategi dan taktik perang andalan Sultan Muhammad Al-Fatih saat melakukan penaklukan Konstantinopel di tahun 1453. Dengan menggali berbagai sumber sejarah, penelitian ini berusaha merekonstruksi langkah-langkah genius yang diambil sang Sultan. Hasilnya, terungkap bahwa kunci kemenangan terletak pada paduan sempurna antara siasat tempur dan pendekatan non-militer. Dari sisi militer, Al-Fatih membangun Benteng Rumeli Hisar untuk mengunci kota, menghadirkan meriam raksasa penembus tembok, dan memutar otak dengan taktik memindahkan kapal lewat darat. Sementara di balik layar, ia membangkitkan semangat juang pasukan lewat pendekatan spiritual dan permainan psikologi. Gabungan antara visi kepemimpinan, kecerdikan teknologi, dan kekuatan iman inilah yang akhirnya mewujudkan mimpi umat Islam sekaligus mengantarkan Kesultanan Utsmaniyah pada puncak kejayaannya.
Mengintegrasikan Pembelajaran IPS Dengan Isu-Isu Lingkungan Hidup Dan Keberlanjutan Chardinal. DV; Anggita Novi Ariyanti; Eggi Martiansyah; Sani Safitri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4433

Abstract

Artikel ini mengkaji secara kritis peran pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat sekolah dasar sebagai instrumen strategis dalam membentuk kesadaran kewarganegaraan, nilai-nilai sosial, dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Fokus kajian terletak pada penerapan model Problem Based Learning (PBL) sebagai pendekatan pedagogis yang menantang siswa untuk memecahkan permasalahan nyata dan kontekstual. Pendekatan ini tidak hanya mengembangkan pemahaman konseptual terhadap materi IPS, tetapi juga merangsang keterlibatan aktif dan reflektif siswa terhadap isu-isu sosial di lingkungan mereka. Melalui analisis terhadap dinamika proses pembelajaran dan tantangan yang dihadapi guru, makalah ini menyoroti perlunya desain pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga transformatif. Penerapan PBL dalam pembelajaran IPS terbukti mampu merekonstruksi cara siswa memandang realitas sosial, memperkuat empati sosial, serta membangun kompetensi kewarganegaraan yang kritis sejak dini. Kesimpulannya, efektivitas pembelajaran IPS sangat ditentukan oleh kapasitas guru dalam merancang pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan problematis secara pedagogis.
Membedah Rahasia Prestasi: Peran Ekonomi, Perhatian Orang Tua, Dan Motivasi Belajar Anggita Novi Ariyanti; Mahlaini Azizah Harahap; Eggi Martiyansyah; Sani Safitri; Syarifuddin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4450

Abstract

Prestasi belajar merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan proses pendidikan. Pada artikel ini bertujuan untuk membedakan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar peserta didik, khususnya dari peran ekonomi keluarga, perhatian orang tua, dan motivasi belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi pustaka, pendekatan ini melibatkan serangkaian kegiatan sistematis yang meliputi pengumpulan, analisis mendalam, dan sintesis dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga peran tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar. kondisi ekonomi keluarga berperan sebagai penyedia akses siswa terhadap sumber belajar dan fasilitas pendidikan. Perhatian orang tua, yang diukur melalui keterlibatan dalam kegiatan belajar dan dukungan emosional, Serta motivasi belajar sebagai faktor pendorong utama bagi seseorang untuk terus berusaha mencapai tujuan akademik atau pengetahuan yang lebih tinggi, terbukti memiliki korelasi positif dengan prestasi siswa. Ketiga faktor ini saling berinteraksi dan membentuk fondasi yang kuat dalam pencapaian belajar.