Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN EMOTIONAL LABOR DENGAN ORGANIZATIONAL COMMITMENT PADA KARYAWAN PERHOTELAN Suherman, Keyzea Michelle; Cuangdinata, Jonathan Elbert; Budiono, Richard Febrian; Khoo, Darrell; Chandhika, Jessica
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.5947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara emotional labor dan organizational commitment pada karyawan perhotelan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional, dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang merupakan karyawan hotel berbintang 4 dan 5 dari berbagai departemen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Hospitality Emotional Labor Scale (HELS) dan Organizational Commitment Scale (OCS). Analisis data menggunakan uji Spearman Correlation karena data tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif namun tidak signifikan antara emotional labor dan komitmen organisasi. Dimensi emotive dissonance memiliki hubungan negatif tidak signifikan terhadap komitmen organisasi, sedangkan emotive effort menunjukkan hubungan negatif signifikan. Kesimpulannya, emotional labor tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap organizational commitment secara keseluruhan, namun strategi pengelolaan emosi tetap penting diperhatikan untuk meningkatkan loyalitas karyawan.
Fear of Missing Out sebagai Prediktor Self-Esteem pada Dewasa Awal yang Belum Memiliki Pasangan Budiono, Richard Febrian; Basaria, Debora
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1932

Abstract

Penggunaan media sosial yang semakin intens pada dewasa awal berpotensi memunculkan fear of missing out (FoMO), terutama ketika individu melihat pengalaman sosial maupun romantis orang lain. FoMO dipahami sebagai rasa cemas atau takut tertinggal dari momen berharga yang dialami orang lain, dan kondisi ini kerap diasumsikan dapat memengaruhi self-esteem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh FoMO terhadap self-esteem pada dewasa awal yang belum memiliki pasangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 201 dewasa awal yang aktif menggunakan media sosial dan belum memiliki pasangan, kemudian dilakukan pengecekan kelayakan data sehingga diperoleh 129 data yang dianalisis. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan Fear of Missing Out Scale (FOMOS) dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Karena data tidak berdistribusi normal, hubungan antarvariabel diuji menggunakan korelasi Spearman, serta dilanjutkan dengan regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara FoMO dan self-esteem (r = 0,027; p = 0,759). Analisis regresi juga memperlihatkan bahwa FoMO tidak berpengaruh signifikan terhadap self-esteem (F = 0,091; p = 0,764) dengan kontribusi yang sangat kecil (R² = 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa FoMO bukan prediktor utama self-esteem pada dewasa awal yang belum memiliki pasangan, sehingga self-esteem pada kelompok ini cenderung dipengaruhi oleh variabel lain di luar FoMO.