Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peran Lingkungan Kerja dan Motivasi dalam Meningkatkan Produktivitas Pegawai Tinjauan Teori dan Empiris: Literatur Review: Penelitian Ni Kadek Diah Shinta Kartika; Marssel M. Sengkey; Hillary Marcella Jeilyn Makisurat; Ramita Pongrangga; Claudia Enjelina Kalumata
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3674

Abstract

Produktrivitas rpegawai rmerupakan rfaktor rpenting rdalam rpencapaian rtujuan rorganisasir. rFaktorr-rfaktor rseperti rpengalaman rkerja, rrmotivasi, rrdan rlingkungan kerja rberperan signifikan dalam menentukan kinerja dan produktivitas pegawai. Artikel ini bertujuan untuk menelaah literatur teoretis dan empiris terkait peran pengalaman kerja, motivasi, dan lingkungan kerja dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Pendekatan yang digunakan adalah literature review deskriptif-kualitatif, dengan mengkaji artikel ilmiah, jurnal, skripsi, dan laporan penelitian yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2024. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi variabel utama, membandingkan temuan penelitian, dan mengaitkannya dengan teori-teori kontemporer, termasuk Self-Determrination rTheoryr, rJob rDemandsr–rResources rModelr, rdan rWork rEngagement rTheoryr. rHasil rkajian rmenunjukkan rbahwa rpengalaman rkerja rmeningkatkan rkompetensi rpegawair, rmotivasi rberperan rsebagai rpendorong perilaku kerja, dan lingkungan kerja yang kondusif menciptakan suasana yang mendukung kinerja optimal. Sinergi antara ketiga faktor ini terbukti meningkatkan produktivitas pegawai secara signifikan. Artikel ini memberikan dasar konseptual bagi organisasi untuk mengelola sumber daya manusia melalui pengembangan pengalaman, pemberian motivasi, dran rpenciptaan rlingkungan rkerja ryang rkondusifr.
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Karyawan : Tinjauan Literatur: Penelitian Marssel Michael Sengkey; Nih Kadek Diah Shinta Kartika; Alfira Anastasia Dareho; Avril Patricia Manikome; Valerisha Umbokahu
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari lebih dalam dampak budaya organisasi terhadap komitmen karyawan dengan melakukan tinjauan literatur dari berbagai penelitian yang relevan. Budaya organisasi adalah kumpulan nilai, kepercayaan, dan norma yang menjadi acuan bagi perilaku anggota di dalam suatu organisasi. Sementara itu, komitmen karyawan menggambarkan ikatan emosional, moral, dan rasional yang dimiliki individu terhadap organisasi tempat mereka bekerja. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang solid secara konsisten memberikan dampak positif terhadap komitmen karyawan. Budaya organisasi yang positif dapat menimbulkan perasaan nyaman, kepercayaan, dan kepuasan kerja. Hal ini mendorong karyawan untuk menjadi lebih setia terlibat secara aktif, serta memberikan kinerja terbaik mereka. Berbagai penelitian menekankan bahwa kepuasan kerja dapat memperkuat hubungan antar budaya organisasi dan komitmen karyawan. Secara keseluruhan, budaya organisasi terbukti memiliki peranan penting dalam membangun komitmen karyawan.
PENGARUH MUSIK DENGAN PENDEKATAN AKTIF TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI PAUD X Aristuti, Ni Made Mega Puspa; Agestin, Ni Putu Lilik; Kartika, Ni Kadek Diah Shinta
JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v6i2.4031

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh musik dengan pendekatan aktif terhadap keterampilan anak usia dini di PAUD X. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kuantitatif model eksperimen. Sampel berjumlah 32 subjek yang dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Sampel dipilih berdasarkan teknik purposive sampling dengan kriteria anak usia dini dengan keterampilan sosial rendah-sedang. Kelompok eskperimen diberikan perlakuan musik dengan pendekatan aktif sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu behavior checklist dan angket.  Analisa data dalam penelitian ini menggunakan statistik uji T-test. Hasil dari analisa data didapatkan sumbangan pengaruh musik aktif yang diberikan terhadap peningkatan keterampilan sosial sebanyak 0,683 (47%) saat dikumpulkan menggunakan behavior checklist dan 0,601 (36%) menggunakan angket dengan taraf signifikan 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan musik dengan pendekatan aktif terhadap keterampilan sosial anak usia dini. Temuan ini menunjukkan bahwa anak usia dini tetap perlu mengembangkan keterampilan sosial melalui media musik dan interaksi langsung, meskipun perkembangan digital sangat pesat akan tetapi pemberian screentime berlebihan sejak dini dapat menghambat tumbuh kembang anak-anak.Kata kunci: Anak usia dini, Keterampilan sosial, Musik dengan pendekatan aktif,
Kesiapan Sumber Daya Manusia Menghadapi Artificial Intelligence: Studi Pustaka: Penelitian Marssel Michael Sengkey; Ni Kadek Diah Shinta Kartika; Gloria Natalie Lantu; Hestria Br Ginting; Giva Syaloom Sembor
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4086

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) over the past ten years has significantly changed the way companies manage their workforce, from orientation and training to skill development and performance appraisal systems. These changes not only impact work transformation methods but also force individuals to adapt comprehensively to increasingly intelligent, flexible, and autonomous technology. This research method uses a literature review that compiles and analyzes various studies related to HR readiness to face the penetration of AI in the modern workplace. The results of this study identify four main aspects of human resource readiness: digital literacy, psychological and behavioral readiness, organizational readiness, and AI ethics and governance readiness. These findings confirm that strengthening these four aspects is a crucial prerequisite for organizations to ensure effective and sustainable AI implementation that can improve performance and competitiveness in the era of digital transformation.
Studi Literatur: Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Terhadap Kinerja Karyawan Tiara Injili Kaligis; Karen Toar; Febe Theresa Septania Kawung; Marssel Michael Sengkey; Ni Kadek Diah Shinta Kartika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana gaya kepemimpinan demokratis berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui telaah lima artikel empiris dari satu dekade terakhir. Fokus utama diarahkan pada pola hubungan antara partisipasi karyawan, komunikasi dua arah, pemberian umpan balik yang konstruktif, serta penciptaan lingkungan kerja yang suportif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan gaya kepemimpinan demokratis cenderung meningkatkan motivasi kerja, rasa memiliki terhadap pekerjaan, serta komitmen pada organisasi. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada meningkatnya kualitas dan kuantitas kinerja karyawan. Meskipun konteks penelitian bervariasi mulai dari sektor pendidikan, swasta, hingga layanan publik seluruh temuan memperlihatkan kecenderungan yang konsisten bahwa kepemimpinan demokratis memberikan ruang lebih besar bagi karyawan untuk berkontribusi, mengekspresikan pendapat, dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan, yang pada akhirnya memperkuat performa kerja mereka. Studi ini menegaskan bahwa gaya kepemimpinan demokratis masih relevan dalam praktik manajerial modern dan dapat dijadikan strategi efektif untuk meningkatkan kinerja organisasi.
Studi Literatur: Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Feren S. Sumondakh; Vanesa D. Kembau; Christanov G.W. Salawo; Marssel M. Sengkey; Ni Kadek Diah Shinta Kartika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis secara komprehensif pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi dipandang sebagai sistem makna bersama dan pola asumsi dasar yang strategis dalam membentuk perilaku, motivasi, dan kualitas kerja individu dalam organisasi. Melalui metode tinjauan semi-sistematis dan pendekatan kualitatif deskriptif, sumber-sumber ilmiah dari berbagai platform akademik dikaji secara kritis untuk mensintesis temuan. Hasil sintesis literatur mengindikasikan bahwa budaya organisasi memiliki peran dualistik, yaitu sebagai mekanisme kontrol tidak tertulis yang mengarahkan perilaku (Robbins & Judge) dan sebagai sumber energi psikologis yang meningkatkan modal psikologis karyawan (Luthans). Budaya yang kuat dan adaptif (seperti yang ditekankan oleh Kotter dan Heskett) terbukti berkorelasi positif dengan pertumbuhan kinerja jangka panjang, efektivitas kerja, dan peningkatan komitmen afektif. Sebaliknya, budaya yang kaku atau terlalu birokratis dapat menghambat potensi. Studi ini menyimpulkan bahwa keselarasan antara nilai budaya dengan strategi organisasi, yang diinternalisasi melalui proses manajemen sumber daya manusia yang konsisten, adalah kunci utama dalam memanfaatkan budaya organisasi untuk mencapai kinerja karyawan yang optimal.
Studi Literatur: Peran Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Efisiensi dan Kesehatan Organisasi: Perspektif dan Tantangan Volendeo Ailen Wonseke; Jessicha Tumbelaka; Ariel Soputan; Marssel Michael Sengkey; Ni Kadek Diah Shinta Kartika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai peran budaya organisasi dalam meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan organisasi melalui tinjauan literatur. Latar belakangnya adalah kebutuhan organisasi untuk beradaptasi cepat dengan perubahan global, persaingan, dan teknologi, di mana budaya organisasi memengaruhi kinerja, motivasi, kepuasan kerja, dan operasi. Metode menggunakan kajian pustaka dari artikel ilmiah nasional dan internasional tentang budaya organisasi, karakteristik individu, serta sistem informasi manajemen terhadap produktivitas karyawan. Hasil menunjukkan budaya organisasi yang kuat dan positif meningkatkan performa karyawan melalui motivasi, kepuasan, komitmen, dan komunikasi internal. Faktor pribadi seperti kecerdasan emosional dan disiplin kerja juga berkontribusi. Sistem Informasi Manajemen (SIM) mendukung pengambilan keputusan dan inovasi, meski ada tantangan keamanan data dan pelatihan. Kesimpulannya, integrasi budaya organisasi, karakteristik individu, dan teknologi diperlukan untuk efisiensi dan kesehatan organisasi. Temuan ini berguna bagi organisasi di Kota Manado untuk membangun budaya kerja adaptif dan inovatif.
INTERVENSI WORK DESIGN DAN JOB CRAFTING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA DAN KESIAPAN PERUBAHAN PADA KARYAWAN PT. PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA (PERSERO) Yande Prayoga; Ni Putu Lilik Agestin; Kadek Putri Lestari Wardani; Ni Kadek Diah Shinta Kartika
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Organizational transformation requires employee readiness to accept and adapt to change. This study aimed to design an organizational development intervention to improve employees’ attitude toward change at ITDC (Persero), a state-owned enterprise engaged in tourism destination development. The study employed an organizational diagnosis approach using the Organizational Diagnosis Questionnaire (ODQ), Job Diagnostic Survey (JDS), and interviews. Results indicated that the attitude toward change score (M = 4.26 on a 1–7 scale) was categorized as moderate and below the expected target (M ≥ 5.00). Approximately 58.8% of employees showed lower readiness for organizational change. Based on the diagnosis, a technostructural intervention through work design and job crafting approaches was proposed to enhance intrinsic motivation and psychological readiness for change. The intervention aimed to increase skill variety, autonomy, task significance, and feedback mechanisms. The study concludes that systematic organizational development interventions are essential in supporting sustainable corporate transformation