Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengendalian internal terhadap kualitas pengelolaan keuangan UMKM di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM yang aktif beroperasi di Kota Makassar. Karena jumlah populasi tidak diketahui secara pasti, ukuran sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow, sehingga diperoleh 96 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria pelaku UMKM yang telah beroperasi minimal satu tahun, berdomisili atau menjalankan usaha di Kota Makassar, dan bersedia mengisi kuesioner secara sukarela. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pengelolaan keuangan UMKM. Pengendalian internal tercermin melalui prosedur keuangan, pencatatan transaksi, penyimpanan bukti transaksi, pemantauan penggunaan dana, kesadaran terhadap risiko kesalahan atau kecurangan, serta evaluasi keuangan berkala. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM di Kota Makassar telah memiliki kesadaran yang baik terhadap pentingnya pengendalian keuangan, meskipun aspek evaluasi keuangan berkala, pemisahan fungsi, dan dokumentasi formal masih perlu diperkuat. Penelitian ini menegaskan bahwa pengendalian internal yang sederhana tetapi konsisten dapat meningkatkan ketertiban, akuntabilitas, dan kualitas pengambilan keputusan keuangan UMKM.