Ramadani, Fauzan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyebaran Islam Di Nusantara: Studi Komparatif Antara Indonesia Dan Malaysia Ramadani, Fauzan; Kholid Mawardi
JSI: Jurnal Sejarah Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Sejarah Islam
Publisher : Progam Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas dinamika penyebaran dan perkembangan Islam di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia dan Malaysia, dengan pendekatan komparatif-historis dan kualitatif. Kedua negara ini menunjukkan karakteristik Islam yang berbeda sebagai akibat dari faktor sejarah, budaya, dan institusional. Di Indonesia, Islam berkembang melalui pendekatan damai, budaya, dan akulturasi, menghasilkan wajah Islam yang inklusif, pluralis, dan dinamis. Sementara itu, di Malaysia, proses islamisasi berlangsung dalam kerangka institusi kerajaan yang kuat, sehingga melahirkan bentuk Islam yang lebih terstruktur dan terlembagakan. Perbedaan ini tercermin dalam sistem pendidikan, hukum, dan kehidupan sosial-keagamaan masing-masing negara. Studi ini menunjukkan bahwa Islam di Asia Tenggara bukan hanya fenomena keagamaan, tetapi juga sosial dan politik yang membentuk identitas dan praktik masyarakat. Dengan menelaah latar sejarah dan konteks lokal, tulisan ini menyoroti pentingnya pemahaman terhadap keragaman ekspresi Islam dalam merespons tantangan globalisasi dan pluralisme di era modern
Bullying sebagai Praktik Ketidasetaraan Kekuasaan di Lingkungan Pendidikan Ramadani, Fauzan; Ningsih, Tutuk; Yahya, M. Slamet
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7738

Abstract

Bullying masih menjadi persoalan serius dalam pendidikan Indonesia dan kerap dipahami sebagai perilaku menyimpang individu. Artikel ini bertujuan menganalisis bullying sebagai praktik kekuasaan dengan menggunakan perspektif teori kekuasaan Michel Foucault, Max Weber, dan Pierre Bourdieu. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan terhadap artikel ilmiah, laporan institusi, dan publikasi relevan terkait perundungan di lingkungan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bullying merupakan manifestasi ketidaksetaraan kekuasaan yang dilegitimasi oleh struktur hierarkis sekolah, budaya senioritas, ketimpangan status ekonomi, norma gender, serta dominasi simbolik. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bullying sebagai mekanisme reproduksi kekuasaan yang dinormalisasi dalam budaya sekolah, bukan sekadar perilaku individual. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pendekatan pencegahan bullying yang bersifat struktural dan berbasis pendidikan karakter, dengan menekankan penguatan relasi pedagogis yang adil, reformasi budaya sekolah, serta kebijakan pendidikan yang sensitif terhadap konteks sosial Indonesia.