Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Efektif Orang Tua dalam Mengenali Bahasa Cinta Anak Usia Dini Sari, Novita; Harlina, Harlina; Cahyati, Deti; Nadivah, Nadivah; Fitriani, Nur; Chamsanah, Chamsanah; Rohmatiah, Siti; Kartini, Kartini; Purwamiluyah, Purwamiluyah; Handawiyah, Robiatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1256

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) aims to improve parents' understanding of the importance of effective communication in recognizing and adjusting the love language of early childhood. Love language is a child's way of receiving and expressing affection, which consists of five main forms: physical touch, words of affirmation, quality time, acts of service, and giving gifts. Through socialization, interactive discussions, and practical simulations, participants gain new insights into communication strategies that are appropriate to children's emotional needs. This activity was carried out at KB Ummatan Washaton, while the community-based research method was used in community service with a qualitative approach. The form of community service activities was carried out using the FGD (Focus Group Discussion) approach, Literature Review, and socialization. The results of the activity showed that many parents who initially did not understand the concept of love language, are now more aware of the importance of adjusting their communication patterns to be more effective in building emotional closeness with their children. However, the challenge of changing old habits is still an obstacle, so further assistance is needed so that the implementation of this concept runs consistently. Overall, this PKM has a positive impact on improving parents' communication skills, which are expected to support children's social and emotional development optimally.
Penerapan Ice Breaking Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Rohmatiah, Siti; Risna, Inten; Mina Laili, Mahsiani
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810636400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis penerapan ice breaking terhadap rasa percaya diri pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Al Imron. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya keberanian anak untuk berbicara, mencoba hal baru, dan tampil di depan teman sebaya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 19 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pemanasan sebelum pembelajaran dimulai, tetapi juga sebagai metode yang mampu membantu anak mengembangkan kemampuan sosial, mengekspresikan diri secara terbuka, serta membentuk rasa aman dan dihargai dalam lingkungan belajar. Anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ice breaking menunjukkan kesiapan mental dan emosional yang lebih baik untuk mengikuti proses pembelajaran secara aktif. Dampak penerapan ice breaking efektif dan relevan untuk digunakan dalam pembelajaran anak usia dini karena selaras dengan karakteristik anak yang gemar bermain dan berinteraksi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking memiliki dampak positif terhadap perkembangan rasa percaya diri anak usia dini, dengan menyoroti perlunya peran aktif guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.