Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Utilization of Banana Leaves for Environmentally Friendly Crafts as an Effort to Reduce Organic Waste in Kaujon, Serang, Banten Nabila, Dewi Alimah Alya; Melati, Intan; Salsabilah, Amirah Puti; Azzahra, Fatima; Fitroh, Nur Santika; Fitriana, Desi Eka Nur
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.10451

Abstract

Banana leaching waste is one of the abundant organic waste in Indonesia but has not been used optimally. In fact, this material has the potential to be an economically valuable and environmentally friendly resource. This research aims to find out the form of utilization and treatment techniques of banana peel waste as basic materials for handicrafts and to examine its development potential in improving the welfare of the people in Kaujon, Serang, Banten. The method used is qualitatively descriptive with a purposive sampling approach. Data was collected through interviews, observations, and documentation of banana peelers at the Main Source of Craft Indonesia, then descriptively analyzed. Research results show that craftsmen use two types of banana leaches, namely Pisang Kepok (Musa Paradisiaca Var. Balbisiana colla) and Pisang Klutuk (Musa balbisiana Colla), with kepok types, are more dominant because the fibers are strong and easy to process. The products produced include flower vases, piggy banks, bedclothes, tissue boxes, and flower decorations. This utilization has a positive impact on the economy by increasing the income of craftsmen, as well as on the social by fostering independence and environmental awareness of the community. Banana leaching waste treatment in Kaujon, Serang, Banten is effective in reducing organic waste as well as opening up new economic opportunities, thus contributing to environmental conservation and sustainable development based on local potential.
Analisis Karakteristik Organoleptik Yogurt dari Berbagai Jenis Susu sebagai Hasil Praktikum Bioteknologi Salsabila, Aisyah Putri; Fitroh, Nur Santika; Eha, Eha; Nurhalimah, Siti; Kartika, Siti; Rahmawati, Risa; Fitri, Siti Gia Syauqiah; Putri, Amalianneisha Rafadewi Andhanatami
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.23268

Abstract

Yogurt merupakan produk bioteknologi pangan hasil fermentasi susu oleh bakteri asam laktat yang berpotensi dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bioteknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik organoleptik yogurt dari berbagai jenis susu dengan dan tanpa penambahan gula serta mengevaluasi potensinya sebagai hasil praktikum bioteknologi pada mahasiswa pendidikan biologi. Penelitian menggunakan desain deskriptif eksperimen sederhana melalui praktikum pembuatan yogurt di laboratorium dengan melibatkan 100 mahasiswa sebagai panelis. Variasi perlakuan meliputi penggunaan susu low fat, susu full cream, dan susu bubuk, dengan dan tanpa penambahan gula. Data diperoleh melalui uji organoleptik deskriptif dan uji hedonik terhadap parameter warna, aroma, tekstur, rasa, dan aftertaste, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan jenis susu dan penambahan gula menghasilkan variasi karakteristik organoleptik yogurt, dengan tingkat penerimaan tertinggi pada yogurt berbahan susu low fat dan full cream dengan penambahan gula, khususnya pada parameter rasa dan aftertaste. Praktikum pembuatan yogurt terbukti efektif sebagai media pembelajaran bioteknologi yang kontekstual dan aplikatif. Kata kunci: Bioteknologi, Pembelajaran Biologi, Organoleptik Yogurt, Yogurt, Praktikum Bioteknologi
Perencanaan Pengembangan Ekowisata Berbasis Edukasi Lingkungan di Kawasan Wisata Mangrove Pancer: Environmental Education-Based Ecotourism Development Planning in the Pancer Mangrove Tourism Area Eha, Eha; Yasyfa, Ayfa; Nurrohman, Farhan Febri; Fitroh, Nur Santika; Firdaus, Najmi
Jurnal Silva Tropika Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v10i1.57300

Abstract

ABSTRACT Mangrove ecosystems provide vital ecological services including coastal protection, carbon sequestration, and biodiversity support. However, land conversion and low conservation awareness have led to degradation, diminishing their ecological and economic functions. This study aims to design an environmental education-based ecotourism development concept for the Pancer Mangrove Ecotourism Area, Kasemen District, Serang City, Banten Province. A descriptive qualitative approach was employed through direct field observation on March 7, 2026, supported by flora and fauna documentation. The results reveal rich mangrove biodiversity consisting of Bruguiera gymnorrhiza, Rhizophora mucronata, and Avicennia marina, alongside characteristic fauna such as Scylla serrata, Periophthalmus argentilineatus, and Egretta garzetta. Based on these findings, two tourism packages were designed: Package A (general ecotourism) and Package B (environmental education ecotourism), the latter integrating mangrove planting activities and QR code-based digital education media. This development has the potential to enhance visitors’ environmental awareness, support mangrove ecosystem conservation, and provide economic benefits for local communities. Future efforts should focus on strengthening local community capacity and improving collaboration among government, communities, and academics to realize sustainable and educational ecotourism.   Keywords: biodiversity, conservation, digital media, ecotourism, mangrove   ABSTRAK Kesadaran konservasi telah menyebabkan degradasi yang mengurangi fungsi ekologis dan ekonomisnya. Penelitian ini bertujuan merancang konsep pengembangan ekowisata berbasis edukasi lingkungan di Kawasan Ekowisata Mangrove Pancer, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten. Pendekatan deskriptif kualitatif dilakukan melalui observasi lapangan langsung pada 7 Maret 2026, did ukung dokumentasi flora dan fauna. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman hayati mangrove yang kaya, meliputi Bruguiera gymnorrhiza, Rhizophora mucronata, dan Avicennia marina, serta fauna khas seperti Scylla serrata, Periophthalmus argentilineatus, dan Egretta garzetta. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang dua paket wisata: Paket A (ekowisata umum) dan Paket B (ekowisata edukasi lingkungan), di mana paket kedua mengintegrasikan kegiatan penanaman mangrove dan media edukasi digital berbasis QR code. Pengembangan ini berpotensi meningkatkan kesadaran lingkungan pengunjung, mendukung konservasi ekosistem mangrove, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Ke depan, pengembangan perlu memperkuat kapasitas masyarakat lokal dan meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan akademisi guna mewujudkan ekowisata yang berkelanjutan dan edukatif.   Kata kunci: ekowisata, keanekaragaman hayati, konservasi, mangrove, media digital