Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi dan Pembuatan Handsanitizer Mangrove Api-Api bagi Pelaku UMKM Christian, Yulius Evan; Hananta, Linawati; Wijayanti, Sri Hapsari; Nathalie, Evadia; Dharmalau, Richanda Surya
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.439

Abstract

Peningkatan kesadaran akan pentingnya kebersihan tangan pasca pandemi mendorong perlunya edukasi berkelanjutan, terutama di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses sanitasi. Desa mitra merupakan salah satu wilayah dengan potensi hayati lokal berupa tanaman mangrove (Avicennia marina), namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan workshop kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga dan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), dalam pembuatan handsanitizer alami berbasis ekstrak daun mangrove jenis api-api. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, praktik pembuatan sediaan spray, serta evaluasi pengetahuan melalui pretest dan posttest. Formula yang digunakan terdiri dari ekstrak hasil rebusan 250 gram daun segar dalam 2,5 liter aquades (diambil 750 mL air sari mangrove), yang dikombinasikan dengan etanol 70% sebanyak 2100 mL dan gliserin 150 mL serta penambahan pewangi. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 68,75 (pretest) menjadi 88,75 (posttest), dengan nilai N-Gain sebesar 0,64 (kategori sedang). Kegiatan ini juga diikuti dengan pembinaan pasca pelatihan sebanyak empat kali untuk menjaga kesinambungan praktik. Kesimpulannya, edukasi dan workshop ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan lokal menjadi produk antiseptik yang aplikatif dan ekonomis.
Edukasi Pengelolaan dan Penggunaan Obat yang Tepat pada Komunitas Rumah Singgah Sahabat Jakarta Arrang, Sherly Tandi; Hananta, Linawati; Endrardewi, Naomi Arumratri; Lee, Jocelyn Viony; Nathalie, Evadia
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.606

Abstract

Tingginya prevalensi swamedikasi di Indonesia, termasuk di DKI Jakarta pada tahun 2024 (76,02%), menunjukkan perlunya peningkatan literasi masyarakat terkait penggunaan obat yang rasional. Salah satu upaya strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan obat adalah melalui program edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang), yang diinisiasi oleh Ikatan Apoteker Indonesia. Kegiatan edukasi dilakukan di Rumah Singgah Sahabat Jakarta, dengan tujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan keluarga pasien anak yang tinggal sementara di Rumah Singgah Sahabat Jakarta terkait pengelolaan obat sebelum dan sesudah diberikan edukasi DAGUSIBU. Edukasi dilakukan pada tanggal 5 April 2025 kepada 10 responden berusia 19–48 tahun menggunakan metode ceramah dan media powerpoint. Penilaian pengetahuan dilakukan melalui kuesioner pilihan ganda sebanyak 10 butir soal, dengan skor maksimum 100. Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi, 89% responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi dan 11% kategori sedang.  Proporsi ini tidak mengalami perubahan setelah edukasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman sebelumnya dalam mendampingi pasien anak selama pengobatan jangka panjang di rumah sakit telah memberikan pemahaman memadai mengenai pengelolaan obat. Meskipun tidak ada peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan, responden menyambut baik kegiatan ini dan berharap adanya edukasi lanjutan dengan tema kesehatan lainnya.
Literasi Keamanan Kosmetik dan Pelatihan Pembuatan Tabir Surya Minyak Calendula untuk Siswa SMAN 2 Jakarta Notario, Dion; Wulandari, Erna; Rachmawati, Putriana; Nathalie, Evadia; Siddharta, Adelia; Jowi, Angeline; Ling, Lim Siu; Dharmalau, Richanda Surya; Sandoval, Asiya Maryam; Matondang, Rovita Nia; Sadia, Theresia Shekinah; Tanjaya, Ziva Euginia
Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Mitramas, Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitramas.v4i1.7002

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang aktif menggunakan kosmetik, namun tingkat pengetahuan tentang keamanan produk masih beragam. Kondisi ini membuat mereka rentan menggunakan kosmetik ilegal atau yang dipasarkan dengan klaim berlebihan. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan guna meningkatkan literasi keamanan kosmetik pada remaja. Upaya peningkatan literasi dilakukan melalui diskusi interaktif dan praktik pembuatan tabir surya untuk mendorong partisipasi aktif dan memperkuat pemahaman peserta. Kegiatan in belangsung di SMAN 2 Jakarta, melibatkan 50 siswa, dan dilaksanakan dalam empat tahap: persiapan awal, persiapan teknis, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pre- dan post-test, kuesioner persepsi dengan skala Likert, serta analisis komentar terbuka. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada rerata pengetahuan siswa (pre-test 70,19; post-test 95,66; p-value<0,001). Sebagian besar soal menunjukkan peningkatan proporsi jawaban benar yang signifikan (p-value<0,05). Tingginya antusiasme siswa tercermin dari tingkat pengisian umpan balik yang mencapai lebih dari 70%, skor persepsi positif di atas 80%, serta dominasi komentar apresiatif. Data ini menunjukkan bahwa aktivitas PkM yang diberikan melalui kombinasi edukasi teori dan praktik secara efektif dapat meningkatkan literasi keamanan kosmetik. Untuk program pengabdian berikutnya, disarankan melibatkan lebih banyak peserta dan menambahkan media edukatif seperti buku saku
Literasi Keamanan Kosmetik dan Pelatihan Pembuatan Tabir Surya Minyak Calendula untuk Siswa SMAN 2 Jakarta Notario, Dion; Wulandari, Erna; Rachmawati, Putriana; Nathalie, Evadia; Siddharta, Adelia; Jowi, Angeline; Ling, Lim Siu; Dharmalau, Richanda Surya; Sandoval, Asiya Maryam; Matondang, Rovita Nia; Sadia, Theresia Shekinah; Tanjaya, Ziva Euginia
Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Mitramas, Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitramas.v4i1.7002

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang aktif menggunakan kosmetik, namun tingkat pengetahuan tentang keamanan produk masih beragam. Kondisi ini membuat mereka rentan menggunakan kosmetik ilegal atau yang dipasarkan dengan klaim berlebihan. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan guna meningkatkan literasi keamanan kosmetik pada remaja. Upaya peningkatan literasi dilakukan melalui diskusi interaktif dan praktik pembuatan tabir surya untuk mendorong partisipasi aktif dan memperkuat pemahaman peserta. Kegiatan in belangsung di SMAN 2 Jakarta, melibatkan 50 siswa, dan dilaksanakan dalam empat tahap: persiapan awal, persiapan teknis, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pre- dan post-test, kuesioner persepsi dengan skala Likert, serta analisis komentar terbuka. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada rerata pengetahuan siswa (pre-test 70,19; post-test 95,66; p-value<0,001). Sebagian besar soal menunjukkan peningkatan proporsi jawaban benar yang signifikan (p-value<0,05). Tingginya antusiasme siswa tercermin dari tingkat pengisian umpan balik yang mencapai lebih dari 70%, skor persepsi positif di atas 80%, serta dominasi komentar apresiatif. Data ini menunjukkan bahwa aktivitas PkM yang diberikan melalui kombinasi edukasi teori dan praktik secara efektif dapat meningkatkan literasi keamanan kosmetik. Untuk program pengabdian berikutnya, disarankan melibatkan lebih banyak peserta dan menambahkan media edukatif seperti buku saku