Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN ZAKAT SEBAGAI INSTRUMEN PENGENTASAN KEMISKINAN: ANALISIS MODEL DISTRIBUSI DAN DAMPAK EFEKTIVITASNYA Dedi Wahyudi
Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen Perbankan Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen Perbankan
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian studi pustaka ini menganalisis peran zakat sebagai instrumen vital dalam pengentasan kemiskinan dari perspektif ekonomi Islam. Kemiskinan global merupakan tantangan multidimensional yang membutuhkan strategi komprehensif. Zakat, sebagai pilar ekonomi Islam, menawarkan mekanisme redistribusi kekayaan yang adil. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis, penelitian ini mengidentifikasi dan mengkaji berbagai model distribusi zakat—konsumtif, produktif, dan hibrida—yang diterapkan oleh lembaga pengelola zakat. Hasil temuan menunjukkan bahwa zakat berdampak signifikan pada peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, serta perbaikan kualitas hidup dan solidaritas sosial mustahik, terutama melalui model produktif yang berorientasi pada kemandirian. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh tata kelola lembaga yang profesional, inovasi program, dukungan regulasi, dan partisipasi masyarakat. Kajian ini memiliki implikasi teoritis dalam memperkaya pemahaman ekonomi Islam dan implikasi praktis berupa rekomendasi bagi pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat demi pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan.
Pengaruh Mekanisme Keuangan Mikro Syariah Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Di Negara Berkembang Dedi Wahyudi
Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen Perbankan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen Perbankan
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian studi pustaka ini mengkaji pengaruh mekanisme keuangan mikro syariah terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan di negara berkembang. Dengan menganalisis beragam literatur, studi ini mengidentifikasi model-model operasional keuangan mikro syariah, termasuk qardh hasan, murabahah, dan musyarakah, serta menguraikan indikator-indikator pemberdayaan ekonomi perempuan seperti peningkatan pendapatan, akses aset, partisipasi dalam pengambilan keputusan keluarga, dan peningkatan keterampilan. Perbandingan dampak lintas negara menunjukkan variasi signifikan yang dipengaruhi oleh konteks lokal dan model implementasi. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal dan literasi, peluang besar muncul dari permintaan pasar yang tinggi, dukungan komunitas, kolaborasi filantropi Islam, dan inovasi fintech syariah. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman teoritis dan praktis, merekomendasikan strategi yang lebih efektif dan inklusif bagi LKMS dan pembuat kebijakan.
Sosialisasi Aplikasi ZISWAF sebagai Optimalisasi Pengelolaan Dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf bagi Generasi Z di Kota Agung, Lampung Dedi Wahyudi; Ditha Alvira; Devy Septi Heryani; Nurheti Nurheti; Agus Salim; Meiria Nurphi
Jurnal Sinergi Bangsa Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Sinergi Bangsa
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan partisipasi Generasi Z di Kota Agung, Lampung, dalam pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) melalui pengenalan dan sosialisasi aplikasi digital. Dengan metode edukasi interaktif dan praktik langsung di kampus STEBI Tanggamus pada Agustus 2024, kegiatan ini menargetkan 20 pemuda/i berusia 15-30 tahun. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang ZISWAF dan minat tinggi mereka terhadap penggunaan aplikasi digital untuk berdonasi. Keberhasilan ini mengindikasikan bahwa digitalisasi ZISWAF adalah solusi efektif untuk memperluas jangkauan donatur dan mengoptimalkan pengelolaan dana, sejalan dengan karakteristik Generasi Z yang akrab teknologi. Saran meliputi kolaborasi lembaga amil dengan komunitas pemuda dan pengembangan fitur aplikasi yang lebih menarik.
Adopsi ZISWAF Digital: Studi Mahasiswa Ekonomi Syariah STEBI Tanggamus Dedi Wahyudi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman dan minat mahasiswa Semester 2 Program Studi Ekonomi Syariah STEBI Tanggamus terhadap pemanfaatan platform Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) digital. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, survei dilakukan terhadap 20 mahasiswa dengan kuesioner sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang cukup baik tentang konsep dasar dan manfaat platform ZISWAF digital, meskipun pemahaman terkait keamanan dan legalitas masih perlu ditingkatkan. Tingkat minat mahasiswa untuk memanfaatkan platform digital ini juga tinggi, namun belum sepenuhnya terealisasi dalam penggunaan aktif. Faktor-faktor seperti literasi digital, persepsi kemudahan penggunaan, kebermanfaatan, dan kepercayaan menjadi penentu utama. Penelitian ini merekomendasikan integrasi materi ZISWAF digital yang lebih mendalam dalam kurikulum dan peningkatan strategi sosialisasi oleh pengelola platform untuk membangun kepercayaan dan mendorong partisipasi aktif.
Integrasi Ekonomi Syariah pada Model Bisnis Teknologi Pendidikan: Tinjauan Pustaka Sistematis Dedi Wahyudi; Ditha Alvira; Wahyu Pramana
Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen Perbankan Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen Perbankan
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67197/jremp.v3i2.286

Abstract

Industri teknologi pendidikan (edtech) tumbuh dengan kecepatan yang melampaui kemampuan kajian akademis untuk mengikutinya, termasuk dari perspektif ekonomi syariah. Penelitian ini mensintesis model bisnis platform pendidikan digital dari berbagai negara dan mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi Islam, khususnya larangan riba, gharar, dan maysir, serta tuntutan transparansi dan keadilan distribusi nilai. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis (SLR) dengan protokol PRISMA, melalui pencarian pada basis data Scopus, Web of Science, dan Google Scholar dalam rentang 2015–2024. Dari 487 artikel yang teridentifikasi, 42 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Sintesis menunjukkan empat model bisnis dominan pada platform edtech, freemium, subscription, B2B enterprise, dan marketplace, dengan derajat kompatibilitas yang berbeda-beda. Model subscription menunjukkan kesesuaian paling kuat karena strukturnya mendekati akad ijarah, sedangkan model berbasis iklan dan monetisasi data mengandung unsur gharar yang memerlukan penanganan regulatif berbasis maqashid syariah. Penelitian ini merumuskan “Edtech Syariah Framework” sebagai panduan bagi operator platform dan regulator dalam membangun ekosistem edtech yang halal dan berkeadilan.
Edukasi Manajemen Keuangan Digital (Fintech) Syariah Dan Bahaya Pinjaman Online Ilegal Bagi Mahasiswa Stebi Tanggamus Dedi Wahyudi; Ditha Alvira; Nirmala Dewi; Agus Salim; Syiar Irmania Arida
Jurnal Sinergi Bangsa Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Sinergi Bangsa
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67197/jsb.v2i2.287

Abstract

Penetrasi teknologi keuangan (FinTech) di kalangan mahasiswa meningkat pesat, namun tanpa literasi yang memadai, mahasiswa rentan terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal yang beroperasi di luar pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya pemahaman tentang produk keuangan yang sesuai prinsip syariah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital syariah mahasiswa STEBI Tanggamus melalui workshop interaktif yang dirancang menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Kegiatan berlangsung selama empat minggu dan melibatkan 120 mahasiswa aktif. Program mencakup empat modul: (1) pengenalan ekosistem FinTech syariah di Indonesia, (2) analisis risiko pinjol ilegal, (3) praktik penggunaan aplikasi keuangan digital halal, dan (4) perencanaan keuangan berbasis nilai Islam. Hasil pengukuran pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata skor literasi keuangan syariah sebesar 47 poin persentase, dari 33,2% menjadi 80,2%. Kemampuan mengidentifikasi platform halal mencatat peningkatan tertinggi, yakni 49 poin persentase. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan ABCD yang berpijak pada kekuatan komunitas efektif mendorong transformasi literasi keuangan digital mahasiswa di perguruan tinggi keagamaan Islam. Artikel ini berkontribusi pada pengembangan model pengabdian berbasis literasi FinTech syariah untuk konteks mahasiswa PTKIN/PTKIS.