Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Holistic Community Service

Gizi ibu menyusui dan mitos-mitos pemberian ASI Rahman, Listhia Hardiati
Journal of Holistic Community Service Vol 2 No 1 (2024): Journal of Holistic and Community Service
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhcs.v2i1.23

Abstract

Latar belakang. Masa menyusui sama pentingnya dengan masa kehamilan. Pada saat menyusui, ibu harus memenuhi kebutuhan zat gizi karena asupan makanan ibu dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas Air Susu Ibu (ASI) yang dihasillkan. Namun, pemenuhan kebutuhan gizi ini memiliki tantangan di masyarakat yang sampai saat ini masih berkembang. Tantangan tersebut adalah adanya mitos atau kepercayaan terkait mitos-mitos pemberian ASI yang belum terbukti secara ilmiah Metode. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa edukasi gizi ibu menyusui dan mitos-mitos pemberian ASI dengan media kuliah Whatapps (Kulwap). Kegiatan ini dilaksanakan pada  tanggal 7 September 2021. Hasil. Sebagian besar respon peserta memilih netral (71,4%) dan sisanya setuju (29,6%) pada perrnyataan materi yang disampaikan cukup jelas, materi yang disampaikan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, materi tersusun secara sistematis, dan materi cukup menarik. Kesimpulan. Kegiatan pengabdian ini dapat menambah informasi mengenai gizi ibu menyusui dan mitos pemberian ASI.
Gambaran perilaku merokok, tekanan darah dan tingkat kebugaran jasmani pada pekerja Arifin, Dedi Zaenal; Aminarista, Aminarista; Rahman, Listhia Hardiati
Journal of Holistic Community Service Vol 1 No 2 (2024): Journal of Holistic and Community Service
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhcs.v1i2.36

Abstract

Latar belakang. Pekerja sering mengalami masalah kesehatan seperti kebiasaan merokok dan tekanan darah tinggi. Tingkat kebugaran jasmani yang rendah dan kebiasaan merokok juga harus diperhatikan karena dapat mempengaruhi produktivitas dan kualitas kerja. Kelelahan, kehilangan fokus, dan kurangnya konsentrasi dapat terjadi selama pekerjaan. Metode. Dengan mengumpulkan data dari sampel karyawan PT. Daido, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 8–11 Maret dan 15 Maret 2022. Hasil. Sebagian besar pekerja tidak merokok (58,5%), memiliki tekanan darah normal (69,2%), dan memiliki tingkat kebugaran yang sangat rendah pada laki-laki (62,7%) dan perempuan (51,9%). Kesimpulan. Kegiatan ini dapat memberikan gambaran tentang kebiasaan merokok, tekanan darah, dan tingkat kebugaran fisik karyawan serta saran untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran fisik pekerja.
Penyuluhan gizi seimbang bagi ibu hamil di Desa Sukajadi Kecamatan Pondoksalam Kabupaten Purwakarta Rahman, Listhia Hardiati
Journal of Holistic Community Service Vol 1 No 1 (2023): Journal of Holistic and Community Service
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Holistik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51873/jhcs.v1i1.24

Abstract

Latar belakang: Wilayah Desa Sukajadi merupakan salah satu lokus stunting yang menjadi lokasi pengabdian masyarakat Salah satu peran institusi pendidikan untuk membantu mencegah stunting adalah dengan pemberian edukasi kepada ibu hamil. Selama kehamilan, gizi berperan penting terhadap ibu dan janin yang dikandungnya. Gizi ibu hamil yang baik dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin, mengurangi risiko cacat lahir, dan memastikan berat badan lahir sehat. Ibu hamil perlu mengonsumi gizi seimbang dengan tetap memperhatikan aktivitas fisik, kebersihan, dan pemantauan berat badan. Metode: Metode penyuluhan/edukasi tentang gizi seimbang bagi ibu hamil di Desa Sukajadi. Selain itu diberikan juga materi terkait aktivitas fisik dan pentingnya menjaga kebersihan bagi ibu hamil. Hasil: sebagian besar responden (75%) memilih sangat setuju terhadap materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebanyak 75% menyatakkan setuju dengan materi yang disampaikan jelas dan menarik, dan secara umum masyarakat juga puas terhadap kegiatan penyuluhan. Dari segi waktu, sebagian besar (66,7%) menyatakan cukup. Sedangkan dari kebermanfaaan, 50% mengatakan sangat setuju dan 50% mengatakan setuju. Sebanyak 67,7% respon menyatakan setuju bahwa kegiatan penyuluhan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Kesimpulan: Peserta penyuluhan memberikan respon postif terhadap kegiatan penyuluhan yang dilakukan.