Miranda Yustikasari
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Tanggamus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HELICOPTER PARENTING STYLE "IMPACT ON COMMUNICATION SKILLS OF ALPHA GENERATION CHILDREN IN INDONESIA" Ifan Awanda; Septika laily Anti; Miranda Yustikasari; Selly Nurlela Sari
Indonesian Journal of Education and Youth Development Vol. 1 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Education and Youth Development (IJEYD)
Publisher : STIT Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the impact of helicopter parenting on the development of communication skills in Generation Alpha children (4-7 years old) in urban areas of Indonesia. This research aims to determine the impact of helicopter parenting styles on children's development and communication skills. The research method uses an explanatory sequential mixed-methods approach involving 30 families from Lampung. Data was collected through the Helicopter Parenting Scale questionnaire (α=0.82), structured observation, and in-depth interviews. The results of the quantitative analysis show a significant negative correlation between helicopter parenting intensity and turn-taking ability (r=-0.62, p<0.05) and speech acts (r=-0.51, p<0.05). Qualitative findings identified three distinct communication patterns: (1) ghost scripting, (2) avoidance strategy, and (3) filler speech dominance. This study recommends the "Guided Autonomy Parenting" intervention program to mitigate the negative effects of helicopter parenting.    
UPAYA MENUMBUHKAN SIKAP KEPEMIMPINAN MELALUI PUBLIC SPEAKING DAN SELF MANEJMEN PADA MAHASISWA SANTRI SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH PRINGSEWU Fikriansyah; Miranda Yustikasari; Sevi Ratna Sari
Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat STIT Tanggamus
Publisher : P3M STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kepercayaan diri mahasiswa dalam berbicara di depan umum serta minimnya pemahaman teknik dasar public speaking yang sistematis. Di era disrupsi dan Society 5.0, kemampuan komunikasi dan kepemimpinan menjadi kompetensi esensial yang harus dimiliki mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan. Hasil survei kebutuhan (need assessment) menunjukkan bahwa 33,6%% mahasiswa mengalami kecemasan saat presentasi, 31,3%% memiliki tingkat kepercayaan diri rendah, dan 35,1% belum memahami teknik dasar public speaking secara terstruktur. Kondisi ini menuntut adanya intervensi pelatihan yang terarah dan berbasis praktik. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan public speaking, serta membangun jiwa kepemimpinan mahasiswa melalui pelatihan yang sistematis dan aplikatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis praktik yang terdiri atas tiga tahap, yaitu tahap persiapan (survei kebutuhan dan penyusunan modul), tahap pelaksanaan (empat sesi pelatihan meliputi pengenalan kepemimpinan, teknik public speaking, praktik dan simulasi, serta leadership challenge), dan tahap evaluasi (pre-test, post-test, serta observasi performa). Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan uji Paired Sample t-Test untuk melihat perbedaan skor sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor rata-rata peserta dari 44,27 (kategori sedang) menjadi 63,13 (kategori tinggi) dengan nilai signifikansi p < 0,05. Selain itu, hasil observasi performa menunjukkan peningkatan dalam aspek kepercayaan diri, teknik komunikasi, dan kepemimpinan komunikatif. Dengan demikian, program pelatihan public speaking berbasis praktik terbukti efektif dalam membangun jiwa kepemimpinan mahasiswa dan dapat direkomendasikan sebagai model pembinaan soft skills di lingkungan perguruan tinggi.