Ribut Wahidi
Universitas Muhammadiyah Kuningan

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran Pencak Silat Berbasis Kearifan Lokal untuk Pembentukan Karakter Siswa di SB Hulu Langat Selangor Malaysia Jamaludin; Oman Hadiana; Hana Astria Nur; Tio Heriyana; Ribut Wahidi
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol 5 No 2 (2025): Juni: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ijpess.v5i2.1173

Abstract

Tujuan penelitian. Mengembangkan model pembelajaran pencak silat berbasis kearifan lokal untuk pembentukan karakter pada siswa SB Hulu Langat, Selangor, Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran pencak silat berbasis kearifan lokal yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa Sanggar Bimbingan (SB) Hulu Langat, Selangor, Malaysia. Model pembelajaran ini dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal seperti religiusitas, disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab dengan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas atas di SB Hulu Langat. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran pencak silat berbasis kearifan lokal yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa. Model ini tidak hanya meningkatkan keterampilan fisik siswa dalam pencak silat, tetapi juga secara signifikan memperkuat karakter mereka dalam hal religiusitas, disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab. Kesimpulan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pembelajaran berbasis budaya lokal yang relevan dengan kebutuhan pendidikan modern, sekaligus menjadi solusi strategis untuk mengintegrasikan pembelajaran pencak silat dengan pembentukan karakter siswa dalam lingkungan multikultural. Karena penelitian ini hanya berfokus pada nilai-nilai karakter tertentu, yaitu religius, disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab, diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan aspek-aspek penilaian karakter lainnya yang juga penting dalam konteks pendidikan multikultural dan global. Penelitian ini penting bagi pendidikan karakter siswa dan juga melestarikan kearifan lokal.
Pengaruh Pendidikan Jasmani terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri Sidorejo Dwi Hapsari; Ribut Wahidi; Suharningsih Suharningsih
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol 3 No 2 (2023): September: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ijpess.v3i2.1440

Abstract

Study purpose. This study aims to determine the effect of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning on the clean and healthy lifestyle behaviour (PHBS) of sixth-grade students at Sidorejo State Elementary School in Pekalongan Regency. Materials and methods. This study used a mixed methods approach with a sequential exploratory design. The study population consisted of all 180 students at Sidorejo State Elementary School, with a sample of 30 sixth-grade students selected using purposive sampling. Data were collected using PJOK and PHBS learning questionnaires and analysed using validity, reliability, normality, and Product Moment correlation tests with the assistance of SPSS 25. Results. The results showed that all items in the instrument were valid and reliable with a moderate category. The data were normally distributed, and the correlation test results showed a value of r = 0.682 with a significance of 0.032 (p < 0.05), which means that there is a strong influence between PJOK learning and students' clean and healthy lifestyle behaviours. Conclusion. PJOK learning not only plays a role in increasing physical activity, but is also effective in fostering awareness and habits of clean and healthy living among primary school students.
Pengaruh Latihan Resistance Band terhadap Peningkatan Power Shooting Pemain Sepak Bola Usia 15 Tahun di SSB Gumelar Iqbal Muhammad Baihaqi; Ribut Wahidi
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i4.4821

Abstract

Resistance band merupakan media latihan berbahan elastis yang mampu memberikan tahanan secara progresif selama gerakan berlangsung sehingga dapat meningkatkan aktivasi otot, kekuatan, stabilitas, koordinasi, neuromuscular, serta daya ledak otot tungkai. Oleh karena itu, resisitance band dipandang sebagai alternatif metode latihan yang potensial untuk meningkatkan kemampuan power shooting pemain sepak bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan resistance band terhadap peningkatan kemampuan power shooting pada pemain sepak bola usia 15 tahun di SSB Putra Gumelar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain control group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 20 pemain dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan tes kemampuan power shooting dengan alat pengukur kecepatan bola. Perlakuan berupa latihan resistance band diberikan selama 8 minggu dengan frekuensi latihan tiga kali dalam satu minggu. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan power shooting pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji independent sample t-test pada baris Equal Variances Not Assumed menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,006 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan menggunakan resistance band berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan power shooting pemain sepak bola usia 15 tahun di SSB Putra Gumelar.
PENGARUH MENTAL SKILLS TRAINING TERHADAP TINGKAT KECEMASAN SEBELUM BERTANDING PADA ATLET PENCAK SILAT TAPAK SUCI MAN 3 KUNINGAN Sandy Rizkya; Ribut Wahidi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18619

Abstract

This study aimed to determine the effect of Mental Skills Training on pre-competition anxiety among Pencak Silat athletes of Tapak Suci MAN 3 Kuningan. This study used a quantitative method with a one-group pretest-posttest design. The participants were 10 athletes. The mental training consisted of breathing relaxation, imagery training, and self-talk for three weeks. Anxiety levels were measured using the CSAI-2R and analyzed using a paired sample t-test. The results showed that the athletes' average anxiety score decreased from 37.00 before the training to 26.40 after the training. The test result showed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a significant effect of Mental Skills Training on reducing pre-competition anxiety
DAMPAK PERMAINAN OLAHRAGA TRADISIONAL GOBAK SODOR TERHADAP KEMAMPUAN GERAK KASAR SISWA KELAS V DI SD NEGERI CIGINTUNG Fauzan Zainal Abidin; Ribut Wahidi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18652

Abstract

This study aimed to examine the impact of the traditional sports game gobak sodor on the gross motor skills of fifth-grade students at SD Negeri Cigintung. A quantitative approach with a one-group pretest-posttest design was used. The participants were 20 fifth-grade students selected through total sampling. Gross motor skills were assessed using the Test of Gross Motor Development–Third Edition (TGMD-3), covering locomotor and manipulative skills. The gobak sodor intervention was implemented in 18 sessions over six weeks, three sessions per week. Data were analyzed using Shapiro-Wilk and paired-samples t-test with SPSS. Mean locomotor scores increased from 28.00 to 40.45, while manipulative scores increased from 32.25 to 45.35. The test produced t = 11.714 with p < 0.001, indicating a significant difference after the intervention. Gobak sodor can therefore be used as an engaging, locally grounded physical education activity to support gross motor development
PENERAPAN PERMAINAN OLAHRAGA TRADISIONAL NOMOR EGRANG TERHADAP KESEIMBANGAN TUBUH SISWA KELAS V DI MI PUI CIGADUNG Muhammad Sidik; Ribut Wahidi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.18890

Abstract

This study aimed to determine the effect of the traditional egrang game on the body balance of fifth-grade students at MI PUI Cigadung. The study used a quantitative approach with an experimental method and a One Group Pretest-Posttest Design. The participants were 20 fifth-grade students. Data were collected using the Y Balance Test before and after the treatment. The traditional egrang game was implemented in seven sessions over seven weeks. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test and Paired Sample t-Test with SPSS 26. The results showed that the mean balance score increased from 67.09% in the pretest to 84.93% in the posttest, representing an increase of 17.84%. Before treatment, 17 students were in the poor category and 3 students were in the fair category. After treatment, 10 students were in the fair category and 10 students were in the good category. The Paired Sample t-Test produced a significance value of 0.000 and a calculated t-value of 40.723 with df = 19.