Nanda Nania Pratiwi
Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM melalui Pengembangan Minuman Sarabba Instan di Kelurahan Amborawang Laut Mirza Noor Qolbi; Bayu Irwansyah; Yoga Aprianda Putra; Hendri Wijaya; Jumardi; M. Aldo Saputra; Alya Ananda Putri; Bima Sakti; Nina Pebriani; Nanda Nania Pratiwi; Putri Dwi Melani Maulidya; Siti Aminah
Journal of Community Service and Engagement Vol 1 No 1 (2025): August: Servitia: Journal of Community Service and Engagement
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/9q7nwt59

Abstract

This Community Service Program (KKN) was implemented with the aim of enhancing the capacity and independence of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) engaged in the processing of instant Sarabba beverages in Amborawang Laut Village, Kutai Kartanegara District. Sarabba, a traditional beverage from South Sulawesi made from ginger and spices, holds significant local economic potential. However, MSMEs still face several challenges, particularly related to limited marketing strategies, uncompetitive packaging design, and restricted product distribution networks. The implementation methods include participatory observation, in-depth interviews, digital marketing training, business mentoring, packaging design development, and social media-based promotion. The results of the activities showed an increase in the skills and knowledge of SME actors in managing digital marketing, the creation of new packaging designs that are more attractive and in line with market standards, and the expansion of product distribution reach beyond the Amborawang Laut area. The tangible impact of this program is the increased competitiveness of local SMEs while strengthening the sustainability of the community's economy based on traditional food potential. This program underscores that collaboration between students and the community can serve as a catalyst for strengthening the creative economy, with sustainability supported through ongoing mentoring and the strengthening of networks among SMEs.  
Implementasi Media Berbasis Teknologi dalam Efektivitas Pembelajaran di SMP Teknologi Tenggarong Tahun Ajaran 2025/2026 Salsabila Salsabila; Putri A’isyah Mardhiyyah; Suci Erna Sari; Fani Aulia Putri; Nanda Nania Pratiwi; Amalia Kartika; Wardatunnisa Wardatunnisa
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.1144

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media pembelajaran berbasis teknologi dan menganalisis kontribusinya terhadap efektivitas pembelajaran di SMP Teknologi Tenggarong tahun ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan tiga guru mata pelajaran yang aktif menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi, yaitu guru Teknik Informatika, Seni Budaya, dan Matematika. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media berbasis teknologi telah dilakukan melalui perencanaan, pemanfaatan media digital, pelibatan siswa, dan evaluasi pembelajaran. Media yang digunakan antara lain papan tulis digital, Chromebook, video pembelajaran, platform kuis daring, serta aplikasi digital seperti Quizizz, ChatGPT, Gemini, Gamma AI, dan NotebookLM. Penggunaan media tersebut membantu meningkatkan motivasi, keterlibatan, efisiensi waktu, dan kualitas interaksi pembelajaran. Kendala utama yang ditemukan adalah jaringan internet yang belum stabil, keterbatasan paket data, serta perlunya peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan. Secara umum, media pembelajaran berbasis teknologi berkontribusi positif terhadap efektivitas pembelajaran, namun masih memerlukan penguatan infrastruktur dan pendampingan guru agar pelaksanaannya lebih optimal.