Nurul Farikhatir Rizkiyah
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integration of STEM and Local Wisdom: Development of the Herbal STEMpreneur Model to Enhance 21st-Century Skills among Senior High School Students Andika Kuncoro Widagdo; Nurul Farikhatir Rizkiyah; Aji Fajar Ramadhani; Lucia Tri Pangesthi; Ratna Palupi Nurfatimah; Raida Amelia Ifadah; Patni Patni
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v13i2.32175

Abstract

This study aims to develop and test the effectiveness of the STEMpreneur Herbal Model as a STEM-based learning innovation integrated with local wisdom through the use of herbal plants to improve students' 21st-century skills. Using a mixed-methods approach with an explanatory sequential design, the study involved 32 Grade XI students from SMA Negeri 1 Karas Magetan through six weeks of project-based learning. Quantitative data were collected through critical thinking tests, creativity questionnaires, collaboration, and entrepreneurial literacy, while qualitative data were obtained from observations and interviews. The results showed a significant increase in critical thinking (Cohen's d = 1.21), creativity (+36.7%), collaboration (+25%), and entrepreneurial literacy (+30%), with the first three variables being the main predictors of entrepreneurial literacy. Qualitatively, students showed high engagement, appreciation for local knowledge, and increased motivation to learn. The Herbal STEMpreneur model proved effective in fostering 21st-century competencies, strengthening the Pancasila Student Profile, and contextualising science in real life. Wider implementation is recommended through interdisciplinary teacher training, adaptation of a curriculum based on regional potential, and collaboration with MSMEs and universities to support the sustainability of relevant and character-building STEM education.
Pengembangan Media Interaktif Adobeflash Sub-Elemen Bakery dan Pastry Pada Peserta Didik Fase F SMK Kuliner Alfiani Nailul Marom; Lucia Tri Pangesthi; Ita Fatkhur Romadhoni; Nurul Farikhatir Rizkiyah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3554

Abstract

Puff pastry merupakan salah satu materi pembelajaran pada fase F SMK Kuliner yang membutuhkan media pembelajaran visual untuk menjelaskan prosedur pembuatannya yang cukup rumit. Video interaktif menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang bisa digunakan untuk menyajikan materinya, karena media ini menggabungkan elemen teks, audio, gambar, dan video serta penyajian interaksi 2 arah agar peserta didik lebih aktif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: 1) Hasil pengembangan video interaktif puff pastry menggunakan Adobe Flash CS6 untuk fase F kelas XI, (2) Kelayakan video interaktif puff pastry menggunakan Adobe Flash CS6 untuk fase F kelas XI pada aspek materi dan media, dan (3) Respon peserta didik terhadap video interaktif puff pastry. Penelitian pengembangan ini menerapkan model ADDIE sampai tahap development karena keterbatas waktu penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan presentase. Hasil pengembangan video interaktif dapat diakses melalui tautan berikut https://www.youtube.com/playlist?list=PLyQ-dQlFprjWHmP35QO8AHT3ZWoJAzXa1 dan https://drive.google.com/drive/folders/10VIrBrvSH_ECWSSAxXWxFCTTv2xjkLUv?usp=drive_link. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) video interaktif diakses secara online dalam Youtube dan Google Drive, (2) video interaktif memperoleh skor rerata 92% dan 95% pada aspek materi dan media dengan nilai interpretasi sangat layak, dan (3) respon peserta didik diperoleh skor rerata 88% dengan interpretasi sangat layak. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa video interaktif puff pastry layak digunakan dalam pembelajaran.