Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH, KINERJA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERHADAP STATUS AKREDITASI DI SMK NEGERI SE-KOTA JAYAPURA Diki Kurniawan; Abdul Karim
Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/idaarah.v4i1.10913

Abstract

This study aims to determine the relationship of transformational leadership of school principals, performance of educators and education personnel to the status of accreditation in state Vocational Schools in Jayapura City.  The city of Jayapura totaling 78. Data analysis techniques using multiple correlation, and the coefficient of determination to find out the percentage of the relationship.The results showed that there was no relationship between the transformational leadership of the principal and accreditation status, there was no relationship between the performance of educators and the status of accreditation.  education, there is no relationship between the performance of the teaching staff and the status of accreditation, there is no relationship between the transformational leadership of the school principal, the performance of the teaching staff and the teaching staff with the status of accreditation.
Membangun Ekosistem Sekolah Kolaboratif di Daerah Terpencil: Kepemimpinan, Kinerja Guru, dan Akuntabilitas Pendidikan Abdul Karim; Mamberuman Marthen Inggamer; Golden Ringgo SC Ayomi; Alim Mutaqin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kepemimpinan kepala sekolah, kinerja guru, dan praktik akuntabilitas pendidikan berkontribusi terhadap pembangunan ekosistem sekolah kolaboratif di daerah terpencil. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilakukan di salah satu sekolah dasar negeri di wilayah terpencil Indonesia. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memainkan peran sentral dalam membangun budaya kolaboratif melalui gaya kepemimpinan partisipatif dan adaptif. Guru menunjukkan dedikasi tinggi melalui pembelajaran reflektif dan inisiatif kolektif seperti kelompok belajar internal. Di sisi lain, praktik akuntabilitas berbasis komunitas terbangun secara informal namun fungsional melalui forum komite sekolah dan musyawarah warga. Ketiga elemen ini saling memperkuat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang resilien dan relevan dengan konteks lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan ekosistem sekolah kolaboratif di daerah terpencil bergantung pada kemampuan aktor lokal dalam memobilisasi sumber daya sosial, membangun kepercayaan, dan mengadaptasi strategi kepemimpinan serta pedagogi secara kontekstual.
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA RAMAH LINGKUNGAN DI ARDIPURA IV JAYAPURA SELATAN Golden Ringgo SC. Ayomi; Mamberuman Marthen Inggamer; Daud Kaigere; Abdul Karim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.50481

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Ardipura IV, Jayapura Selatan, dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang ramah lingkungan. Program ini melibatkan edukasi dan pendampingan mengenai pemilahan sampah, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pembuatan kompos dan daur ulang sampah anorganik. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, serta penerapan prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, program ini berhasil mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan meningkatkan kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat. Evaluasi hasil program menunjukkan bahwa keberlanjutan program dapat dijaga dengan pembentukan kelompok pengelola sampah yang aktif dan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai. Program ini diharapkan menjadi model bagi kelurahan lain di Jayapura Selatan dalam mengelola sampah secara ramah lingkungan.
Akselerasi Keterampilan (Psikomotor) Calon Guru Sekolah Dasar: Pemanfaatan Simulasi Kasus Nyata Berbasis Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) Daud Kaigere; Alim Mutaqin; Abdul Karim; Martijn van Driel; Okky Riswandha Imawan
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2194

Abstract

Kesenjangan terbesar dalam mencetak calon pendidik di perguruan tinggi adalah tingginya asupan teoretis yang tidak diimbangi dengan simulasi penanganan kasus nyata di ruang kelas. Bagi calon guru, kurangnya pengalaman praktis sering kali memicu kegagalan dalam menyederhanakan materi yang kompleks. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintervensi kelemahan tersebut melalui penerapan Buku Paket Kontekstual Papua (BPKP) yang dilengkapi dengan metode simulasi. Kegiatan ini melibatkan 61 mahasiswa program studi PGSD Universitas Cenderawasih. Evaluasi program menerapkan metode campuran (mixed-method). Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif (pre-test/post-test), sementara evaluasi kualitatif dieksekusi secara murni menggunakan instrumen analitik Computer-Assisted Qualitative Data Analysis (LONTAR). Hasil evaluasi kognitif menunjukkan peningkatan konsisten, di mana Mean bergerak dari 3,87 (SD=1,02) menjadi 4,57 (SD=0,50), diiringi skor kepuasan 4,90 dari 5,00. Melalui penelusuran jejak audit (evidence trail) pada tema keterampilan psikomotorik, terindikasi secara kuat bahwa penggunaan klip visual dan simulasi kasus nyata dalam pelatihan BPKP berhasil membongkar kompleksitas pedagogik menjadi struktur yang mudah dipahami. Calon guru berhasil mengakuisisi keterampilan teknis mengajar (how-to-teach), sebuah kompetensi praktis yang sangat esensial untuk mengkompensasi kurangnya jam terbang pendidik pemula di sekolah dasar wilayah pedalaman.