Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Augmented Reality dalam Meningkatan Pemahaman Konsep Geografi Siswa Sekolah Dasar: Sebuah Studi Eksperimen Multisitus Alim Mutaqin; Rian Efendi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.1334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan pemahaman konsep geografi siswa sekolah dasar. Dengan menggunakan desain eksperimen multisitus, penelitian ini melibatkan dua kelompok pembelajaran, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan AR dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data kuantitatif diperoleh melalui pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan setelah perlakuan, sementara data kualitatif diperoleh melalui observasi kelas dan wawancara dengan guru serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan AR mengalami peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep geografi, dengan rata-rata peningkatan skor post-test sebesar 28,8 poin, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya mengalami peningkatan sebesar 11,3 poin. Selain itu, penggunaan AR juga terbukti meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Meskipun terdapat tantangan terkait infrastruktur teknologi, hasil penelitian ini menyarankan agar AR diintegrasikan dalam pembelajaran geografi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Pelatihan Canva Edu untuk Guru MI Darul Ma’arif Numbay dalam Meningkatkan Kemampuan Mendesain Media Pembelajaran Numerasi Berbasis Budaya Lokal : Pengabdian Rina Ananta Sumawardani Sitepu; Indrawati; Rian Efendi; Elsi Sirampun; Agnes Teresa Panjaitan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6386

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi siswa dipengaruhi oleh keterbatasan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain media pembelajaran numerasi berbasis budaya lokal melalui pemanfaatan Canva Edu di MI Darul Ma’arif Numbay, Papua. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik (hands-on training) yang melibatkan 15 guru melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian produk, dan refleksi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan penggunaan Canva Edu (33,3% menjadi 86,7%), keterampilan desain media (26,7% menjadi 80,0%), integrasi budaya lokal (20,0% menjadi 76,7%), serta motivasi guru (40,0% menjadi 90,0%). Rata-rata skor kompetensi meningkat dari kategori cukup menjadi sangat baik. Kegiatan ini efektif dalam mendukung pembelajaran numerasi yang kontekstual dan bermakna.
Analisis Karakteristik Ways of Thinking dan Ways of Understanding Siswa Kelas VII dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Linear Satu Variabel Berdasarkan Teori Harel Lestari Situmorang; Happy Lumbantobing; Rian Efendi; Raoda Ismail
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4712

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk menginvestigasi dan karakteristik ways of thinking (WoT) dan ways of understanding (WoU) siswa kelas VII dalam menyelesaikan soal Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) berdasarkan teori Harel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMP Pembangunan V Yapis Waena pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan melibatkan 31 siswa kelas VII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui dua kali tes tertulis yang diberikan pada waktu berbeda (triangulasi waktu) dan dokumentasi hasil pekerjaan siswa. Instrumen penelitian telah divalidasi oleh dua dosen Pendidikan Matematika dan satu guru matematika SMP melalui expert judgment. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan mengelompokkan karakteristik ways of thinking dan ways of understanding berdasarkan indikator teori Harel. Hasil penelitian menunjukkan tiga karakteristik siswa, yaitu Berpikir Benar–Memahami Benar (BB), Berpikir Benar–Memahami Salah (BS), dan Berpikir Salah–Memahami Benar (SB), sedangkan kategori Berpikir Salah–Memahami Salah (SS) tidak ditemukan. Siswa kategori BB menunjukkan pemahaman konsep dan penalaran yang konsisten, kategori BS mampu menerapkan prosedur tetapi belum memahami prinsip keseimbangan persamaan secara mendalam, sedangkan kategori SB telah memahami konsep dasar namun masih melakukan kesalahan prosedural dalam operasi aljabar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ways of thinking dan ways of understanding saling berkaitan dan berkembang melalui pengalaman belajar. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan wawancara serta menggunakan soal dengan tingkat kompleksitas yang lebih beragam agar proses berpikir dan pemahaman siswa dapat diungkap secara lebih mendalam.
Penguatan Penyusunan Soal AKM Sekolah Dasar Bagi Guru Di SD Negeri Inpres Skouw Mabo Perbatasan RI-PNG Elieser Kulimbang; Rian Efendi; Dian Septikasari
Jurnal PKM: Karya dan Inovasi untuk Negeri Vol. 2 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : ITEKES Permata Ilmu Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to strengthen the competence of elementary school teachers in developing numeracy questions oriented towards the Minimum Competency Assessment (AKM) through practice-based mentoring and local context. The program was implemented at SD Negeri Inpres Skouw Mabo, in the Indonesia-PNG border region, using a direct participatory approach involving all teachers. The activity stages included initial observations, presentation of AKM concept material, a question development workshop, revision mentoring, and evaluation of results. Data were collected through interviews, process observations, and analysis of the quality of the question products before and after the mentoring. The results showed an increase in teachers' understanding of the characteristics of AKM, particularly in the development of contextual stimuli, the selection of numeracy content, and the determination of cognitive levels based on reasoning. Teachers who previously tended to develop procedural questions without context were able, after mentoring, to design questions based on real-life situations of students in Papua, such as local social and cultural activities. The iterative revision process helped teachers understand that the strength of AKM questions lies in their ability to encourage students to read, understand information, and reason before answering. This activity not only improved teachers' technical skills in developing questions but also built their confidence as agents of change in numeracy literacy learning in the border region. This mentoring model has proven to be effective and worthy of replication in schools in 3T areas as an effort to equalize the quality of education and strengthen the implementation of the National Assessment at the educational unit level.