Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Validasi Gerakan Sit-Up dengan Penerapan Konsep Trigonometri dalam Simulasi Python Rahmini Rahmini; Septyan Eka Prastya; Muhammad Zulfadhilah; Muhammad Ziki Elfirman; Usman Syapotro; Haldi Budiman
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i5.9765

Abstract

Abstrak - Aktivitas sit-up merupakan salah satu latihan fisik yang umum digunakan untuk melatih kekuatan otot perut, namun sering dilakukan dengan teknik yang salah sehingga berpotensi menimbulkan cedera. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem validasi gerakan sit-up berbasis computer vision dengan pendekatan trigonometri untuk mendeteksi kesesuaian sudut tubuh. Metode yang digunakan adalah pemanfaatan framework MediaPipe untuk ekstraksi titik sendi (keypoints), kemudian dilakukan perhitungan sudut pinggul dan lutut menggunakan aturan kosinus trigonometri. Validasi dilakukan dengan kriteria sudut pinggul 50°–100° dan lutut 60°–110°. Sistem diimplementasikan menggunakan Python dan Flask sebagai antarmuka. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode ini mampu mengidentifikasi gerakan sit-up dengan tingkat akurasi tinggi dan memberikan umpan balik secara real-time. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi computer vision dan trigonometri dapat digunakan secara efektif dalam validasi gerakan olahraga.Kata kunci: Sit-up; Validasi Gerakan; MediaPipe; Trigonometri; Computer Vision; Abstract - Sit-up is one of the most common physical exercises for strengthening abdominal muscles, but it is often performed incorrectly, leading to a high risk of injury. This study aims to develop a sit-up movement validation system based on computer vision using trigonometric approaches to detect body angle conformity. The method applies the MediaPipe framework to extract body keypoints, followed by angle calculation of the hip and knee joints using the cosine rule of trigonometry. Validation is conducted using hip angle criteria of 50°–100° and knee angle criteria of 60°–110°. The system is implemented in Python with Flask as the user interface. Experimental results show that this method successfully identifies sit-up movements with high accuracy and provides real-time feedback. This study demonstrates that combining computer vision and t
Exploratory Data Analysis Pernikahan di Kabupaten Banjar dengan Pendekatan Machine Learning Nor Azizah; Mambang Mambang; Subhan Panji Cipta; Muhammad Zulfadhilah; Usman Syapotro; Haldi Budiman
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i3.9063

Abstract

Abstrak - Pernikahan adalah ikatan suci antara seorang pria dan wanita yang dilakukan dengan tujuan beribadah kepada Allah SWT. Tujuan dari pernikahan adalah untuk membentuk keluarga yang sakinah (tentram), mawaddah (cinta), dan rahmah (kasih sayang). Laporan Statistik Indonesia mencatat 1,7 juta pernikahan di Indonesia pada tahun 2022, turun 2,1% dari 1,74 juta pernikahan tahun 2021. Ini adalah angka terendah dalam sepuluh tahun terakhir, didorong oleh tren pernikahan yang menurun di Indonesia sejak 2012, yang merupakan angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dataset pernikahan di Kabupaten Banjar dengan fokus pada hubungan antara jumlah pernikahan, pendidikan, dan usia pengantin menggunakan Exploratory Data Analysis (EDA) dan machine learning. Hasil penelitian menunjukkan korelasi kuat nilai 0,99 hingga 1 antara jumlah pernikahan, usia dan pendidikan pasangan. Kelompok usia 21–30 tahun dan dengan tingkat pendidikan SLTA memiliki tingkat pernikahan tertinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa Exploratory Data Analysis (EDA) sangat penting untuk memahami pola sosial berdasarkan analisis data statistik.Kata kunci: exploratory data analysis; machine learning; pernikahan; supervised learning; python. Abstract - Marriage is a sacred bond between a man and a woman, undertaken with the intention of worshiping Allah SWT. The purpose of marriage is to build a family that is sakinah (peaceful), mawaddah (full of love), and rahmah (compassionate). According to the Indonesian Statistics Report, there were 1.7 million marriages in Indonesia in 2022, marking a 2.1% decrease from 1.74 million marriages in 2021. This represents the lowest number of marriages in the past decade, driven by a declining marriage trend in Indonesia since 2012, which was the peak year in that period. This study aims to examine the marriage dataset in Banjar Regency, focusing on the relationship between the number of marriages, educational background, and the age of the bride and groom using Exploratory Data Analysis (EDA) and machine learning. The results show a strong correlation, with values ranging from 0.99 to 1, between the number of marriages, age, and education levels of the couples. The highest marriage rates were observed among individuals aged 21–30 with a senior high school (SLTA) education level. These findings highlight the importance of Exploratory Data Analysis (EDA) in understanding social patterns through statistical data analysis.Keywords: exploratory data analysis; machine learning; marriage; supervised learning; python.