Oktaviane Situmorang
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Human Capital melalui Program Manajemen Talenta di PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera bagian Selatan Hilma Harmen; Alifya Dzihni Innayah C; Dian Putri Islami Br Sebayang; Jhonatan Fidei Lafau; Nabila Al Zahra Ginting; Oktaviane Situmorang; Shella Anjelika Br Tampubolon; Siti Yusriah; Tesya Lola Otovia
Jurnal Simki Economic Vol 9 No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v9i1.1424

Abstract

This study aims to formulate a human capital development strategy through the implementation of a talent management program at PT PLN (Persero) South Sumatra Main Development Unit. Changes in the business environment, digitalization, and increasingly competitive job market demand organizations to manage human capital more systematically and sustainably. This study uses a literature review method by reviewing scientific journals, books, and official documents related to talent management and human resource development. The results of the study indicate that the implementation of the talent management program at PT PLN has not been optimal due to several obstacles, such as mismatching employee placement with competencies, unequal access to training, lack of socialization, and weak job succession planning. Based on these findings, recommended development strategies include the implementation of a digital-based competency assessment system, ongoing training and certification, strengthening the talent pool and succession planning, improving internal communication, and instilling a work culture oriented towards performance and innovation. The implementation of this strategy is expected to increase the effectiveness of talent management, strengthen the quality of human capital, and support organizational sustainability in facing the national energy transformation.
Perbandingan Kepuasan Siswa Terhadap Makanan di Kantin Sekolah dengan Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Menengah Keatas Study Kasus SMA Swasta Teladan Medan Kelvin Klementin; Parlaungan G Siahaan; Alya Alya Ridha Nasution; Lilis Elita Sinaga; Nopita Andiny; Oktaviane Situmorang
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2716

Abstract

Ketersediaan makanan yang sehat dan bergizi di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, serta perkembangan siswa. Sejak diterapkannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), siswa memiliki dua sumber makanan utama di sekolah, yaitu kantin sekolah dan program MBG. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat kepuasan siswa terhadap makanan yang disediakan oleh kantin sekolah dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Swasta Teladan Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta statistik inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kepuasan siswa terhadap makanan kantin sebesar 66,8, sedangkan terhadap makanan MBG sebesar 60,4. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 2,196 lebih besar daripada t-tabel sebesar 1,685 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga terdapat perbedaan kepuasan yang signifikan antara kedua kelompok. Kantin sekolah memperoleh tingkat kepuasan yang lebih tinggi karena unggul dalam aspek rasa, variasi menu, kebebasan memilih makanan, serta daya tarik sosial. Sementara itu, Program MBG memiliki keunggulan pada aspek pemenuhan gizi, namun masih memerlukan peningkatan dalam variasi menu, penyesuaian selera lokal, dan kualitas penyajian makanan.