Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Kepuasan Siswa Terhadap Makanan di Kantin Sekolah dengan Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Menengah Keatas Study Kasus SMA Swasta Teladan Medan Kelvin Klementin; Parlaungan G Siahaan; Alya Alya Ridha Nasution; Lilis Elita Sinaga; Nopita Andiny; Oktaviane Situmorang
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2716

Abstract

Ketersediaan makanan yang sehat dan bergizi di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, serta perkembangan siswa. Sejak diterapkannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), siswa memiliki dua sumber makanan utama di sekolah, yaitu kantin sekolah dan program MBG. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat kepuasan siswa terhadap makanan yang disediakan oleh kantin sekolah dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Swasta Teladan Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta statistik inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kepuasan siswa terhadap makanan kantin sebesar 66,8, sedangkan terhadap makanan MBG sebesar 60,4. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 2,196 lebih besar daripada t-tabel sebesar 1,685 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga terdapat perbedaan kepuasan yang signifikan antara kedua kelompok. Kantin sekolah memperoleh tingkat kepuasan yang lebih tinggi karena unggul dalam aspek rasa, variasi menu, kebebasan memilih makanan, serta daya tarik sosial. Sementara itu, Program MBG memiliki keunggulan pada aspek pemenuhan gizi, namun masih memerlukan peningkatan dalam variasi menu, penyesuaian selera lokal, dan kualitas penyajian makanan.
Peran Research and Development (R&D) dalam Pengembangan Produk dan Relokasi Usaha: Studi Kasus Rumah Makan Iko Denai Muhammad Taruna Sakti Batubara; Laura Natalia Naibaho; Lucky Sanjaya Rajagukguk; Lilis Elita Sinaga; Dionisius Sihombing; Marito Ritonga
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 9 No. 2 (2026): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v9i2.1475

Abstract

Small and medium enterprises (SMEs) often face limitations in implementing formal Research and Development (R&D), leading to reliance on informal practices based on experience and customer interaction. This study aims to examine how informal R&D contributes to product development and operational improvement in a small culinary business, namely Iko Denai Restaurant in Medan, Indonesia. A qualitative case study approach was employed, with data collected through in-depth interviews with the business owner and direct field observations. Source triangulation was applied to enhance data validity by comparing findings from different data sources. The results indicate that R&D activities are carried out informally through continuous interaction with customers, small-scale product trials, and ongoing evaluation of product quality and service. This approach enables the business to introduce new menu items with lower risk and adapt quickly to customer preferences. In addition, the decision to relocate the business to a more strategic location reflects a form of process innovation aimed at improving accessibility and customer convenience. The study highlights that informal R&D practices can effectively support innovation and business sustainability in SMEs, offering practical insights for small business development.
Strategi Manajemen Human Capital Pascamerger pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Hilma Harmen; Muhammad Taruna Sakti Batubara; Laura Natalia Naibaho; Lilis Elita Sinaga; Lucky Sanjaya Rajagukguk; Melvin Dominic Prapta Girsang; Misael Artur Tarigan; Chelsy Nainggolan
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen human capital setelah merger GoTo dengan fokus pada isu integrasi budaya, kepemimpinan, dan retensi karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur (literature review), dengan menelaah berbagai sumber akademik nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan utama pascamerger GoTo meliputi benturan budaya kerja antara Gojek yang kompetitif dan Tokopedia yang kolaboratif, dualisme kepemimpinan yang memengaruhi arah organisasi, serta menurunnya loyalitas dan produktivitas karyawan akibat ketidakpastian struktural. Untuk mengatasi hal tersebut, strategi yang disarankan meliputi pembentukan program integrasi budaya dan nilai bersama, penerapan kepemimpinan kolaboratif berbasis komunikasi terbuka, serta penguatan sistem manajemen talenta dan retensi karyawan melalui penghargaan dan pengembangan karier yang adil. Dengan menempatkan manusia sebagai inti dari proses transformasi organisasi, GoTo dapat mempertahankan keunggulan kompetitif sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnisnya di era ekonomi digital.