Bisarul Ihsan
Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Representasi Perbedaan Nilai Budaya Visual dalam Film Pee Mak dan Kang Mak from Pee Mak sebagai Cirikhas Budaya Elsa Nur Khamilia; Bisarul Ihsan; Laila Tri Lestari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan nilai budaya visual yang terdapat dalam kedua film. Peneliti ini memilih metode penelitian deskriptif kualitatif dengan audio visual yang melibatkan penggunaan gambar dan suara untuk melihat dan mendengar suatu objek. Data yang diambil melalui tangkapan layar yang sesuai dengan nilai buday visual. Hasil penelitian dapat disimpulkan kedua film ini memiliki perbedaan niali budaya visual, peneliti menemukan beberapa temuan dalam penelitian ini terkait perbedaan nilai budaya visual, ditemukan 4 data perbedaan yang digambarkan dalam film Pee Mak dan Kang Mak From Pee Mak , yaitu (1) busana (2) Arsitektur rumah (3) Spiritual (4) simbol Spiritual ke empat data tersebut mencerminkan nilai budaya visual masing-masing yang digambarkan melalui film Pee Mak dan Kang Mak From Pee Mak.
Pelanggaran Kesantunan Berbahasa Pada Channel Youtube “Mama Lela Series” Episode 412 ‘Patrol Keliling Satu Kampung’ Mella Elviana; Hendrik Furqon; Bisarul Ihsan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1955

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk pelanggaran kesantunan berbahasa pada channel YouTube “Mama Lela Series” episode patrol keliling satu kampung. Jenis metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data diperoleh berupa bentuk analisis deskripsi dan isi tuturan dialog antar tokoh pada “Mama Lela Series” episode patrol keliling satu kampung. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Hasil penelitian ditemukan bentuk tuturan sebanyak 19 data, kemudian dipaparkan bentuk pelanggaran enam maksim berdasarkan teori Leech. Hasil analisis pada “Mama Lela Series” episode patrol keliling satu kampung yakni, 1) bentuk pelanggaran maksim kebijaksanaan 4 data, 2) bentuk pelanggaran maksim kedermawanan 3 data, 3) bentuk pelanggaran maksim pujian 3 data, 4) bentuk pelanggaran maksim kerendahatian 4 data, 5) bentuk pelanggaran maksim persetujuan 3 data, dan 6) bentuk pelanggaran maksim simpati 3 data.
Analisis Tulisan Bahasa Madura Dialek Pamekasan: Kajian Ortografi Puteri Ismiya Dewi; Bisarul Ihsan; Rodli Rodli
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem ortografi dalam tulisan bahasa Madura dialek Pamekasan dengan fokus pada huruf vokal, konsonan, tanda baca, dan kesesuaiannya dengan kaidah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) bahasa Indonesia. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh dari penutur asli melalui teknik simak dan catat terhadap teks-teks nonformal berbahasa Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ortografi dialek Pamekasan bersifat fonemis, yaitu merepresentasikan bunyi ujaran secara langsung dalam bentuk tulisan. Hal ini tampak dari penggunaan grafem khas seperti jh, rh, bh, th, dan q yang mencerminkan fonem afrikat, aspiratif, dan glotal yang tidak terdapat dalam sistem ejaan bahasa Indonesia. Selain itu, penggunaan tanda baca seperti apostrof (‘), yang menggambarkan bunyi glotal /ʔ/, dalam tulisan sering digantikan dengan huruf q. Fenomena ini menunjukkan adanya konvensi ortografi lokal yang belum sepenuhnya terstandarisasi. Perbedaan ortografi lokal dengan EYD berdampak pada rendahnya keterbacaan dan konsistensi bentuk tulisan. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan dan standarisasi ortografi Bahasa Madura yang berpijak pada realitas fonologis dan kebiasaan tulis masyarakat guna menunjang pelestarian dan pewarisan bahasa daerah secara efektif.
Analisis Tindak Tutur Antara Costumer Service dan Pelanggan dalam Proses Pengiriman Barang di JET & Technology (J&T) Muti Dwi Mutasya; Laila Tri Lestari; Bisarul Ihsan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur dalam komunikasi antara Customer Service (CS) dan pelanggan selama proses pengiriman barang di J&T. Serta mengetahui kepuasan pelanggan terhadap layanan yang di berikan CS kepada pelanggan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara, merekam, mencatat dan melakukan observasi di tiga cabang J&T, yakni: Babat, Pucuk, dan Sukodadi. Hasil dari penelitian ini ialah 34 data dari dialog antara costumer service dan pelanggan. Berdasarkan data tersebut ditemukan 5 bentuk tindak tutur lokusi, 3 bentuk tindak tutur ilokusi, dari bentuk tindak tutur ilokusi peneliti memperoleh (4 bentuk tindak tutur asertif, 5 bentuk tindak tutur direktif, 7 bentuk tindak tutur ekspresif, dan 2 bentuk tindak tutur komisif, dan 3 bentuk tindak tutur deklarasi). 4 bentuk tindak tutur perlokusi.
Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran Teks Prosedur Melalui Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Augmented Reality Laili Maghfirotul Hamidah; Laila Tri Lestari; Bisarul Ihsan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran teks prosedur melalui implementasi media pembelajaran interaktif berbasis teknologi Augmented Reality (AR) di SMK NU Sugio. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran teks prosedur yang cenderung monoton dan kurang interaktif. Penelitian ini tidak hanya bertujuan untuk menggali sejauh mana keterlibatan siswa dalam pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital tersebut. Harapannya, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi para pendidik dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Dalam konteks pembelajaran, Augmented Reality (AR) mampu menyajikan objek tiga dimensi, animasi, maupun simulasi yang dapat membantu siswa memahami materi secara visual dan langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 23 siswa kelas X jurusan Desain Komunikasi Visual. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama pembelajaran menggunakan media AR berada pada kategori sangat baik dengan persentase capaian sebesar 86%. Siswa menunjukkan perhatian, antusiasme, fokus, dan keaktifan yang tinggi dalam memahami materi, bertanya, mencatat, mengakses fitur, dan menyelesaikan tugas. Media AR juga membantu siswa menghubungkan visualisasi dengan konsep teks prosedur secara konkret. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media AR secara signifikan meningkatkan aktivitas belajar siswa dan memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna.
Pengaruh Aplikasi Noveltoon Terhadap Hasil Kemampuan Menulis Teks Cerpen Siswa Kelas XI Bisnis Daring SMK NU 1 Karanggeneng Fenny Fitriawati; Nisaul Barokati Seliro Wangi; Bisarul Ihsan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1975

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kosakata yang dikuasai siswa kelas XI BD SMK NU 1 Karanggeneng, siswa mengalami kesulitan menulis cerita pendek terutama dalam menemukan ide, pengolahan kosakata dan mengembangkan alur cerita. Kondisi ini dikarenakan kurangnya motivasi siswa dalam membaca karena keterampilan membaca akan berdampak pada keterampilan menulisnya. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menggunakan aplikasi Noveltoon sebagai media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh aplikasi Noveltoon dalam pembelajaran menulis cerpen. Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mixed Methods) dengan desain pretest dan postest. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, angket, dan tes (soal). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: Hasil kemampuan menulis cerpen terlihat jelas dari hasil pretest dan posttest. Rata-rata nilai siswa mengalami kenaikan dari 75,16 (pretest) menjadi 84,38 (posttest). Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan paired sample t-test, diperoleh nilai t-hitung = 10,66. Selain itu, nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan aplikasi Noveltoon terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas XI Bisnis Daring SMK NU 1 Karanggeneng. (3)Respon siswa setelah menerapkan aplikasi Noveltoon berkategori baik dengan perolehan nilai rata-rata 71,33%.
Pengaruh Aplikasi Noveltoon Terhadap Hasil Kemampuan Menulis Teks Cerpen Siswa Kelas XI Bisnis Daring SMK NU 1 Karanggeneng Fenny Fitriawati; Nisaul Barokati Seliro Wangi; Bisarul Ihsan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2226

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kosakata yang dikuasai siswa kelas XI BD SMK NU 1 Karanggeneng, siswa mengalami kesulitan menulis cerita pendek terutama dalam menemukan ide, pengolahan kosakata dan mengembangkan alur cerita. Kondisi ini dikarenakan kurangnya motivasi siswa dalam membaca karena keterampilan membaca akan berdampak pada keterampilan menulisnya. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menggunakan aplikasi Noveltoon sebagai media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh aplikasi Noveltoon dalam pembelajaran menulis cerpen. Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mixed Methods) dengan desain pretest dan postest. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, angket, dan tes (soal). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: pertama, hasil kemampuan menulis cerpen terlihat jelas dari hasil pretest dan posttest. Rata-rata nilai siswa mengalami kenaikan dari 75,16 (pretest) menjadi 84,38 (posttest). Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan paired sample t-test, diperoleh nilai t-hitung = 10,66. Selain itu, nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan aplikasi Noveltoon terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas XI Bisnis Daring SMK NU 1 Karanggeneng. Kedua, respons siswa setelah menerapkan aplikasi Noveltoon berkategori baik dengan perolehan nilai rata-rata 71,33%. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu: Hasil kemampuan menulis cerpen siswa menunjukkan pengaruh yang signifikan. Rata-rata nilai pretest sebesar 75,16 menjadi 84,38 pada posttest, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar 22 siswa pada pretest dan 31 siswa pada posttest. Respons siswa terhadap pembelajaran menggunakan media aplikasi Noveltoon berada dalam kategori baik, dengan persentase sebesar 71,33%. Mayoritas siswa merasa senang, lebih mudah mendapatkan ide, serta termotivasi untuk membaca dan menulis cerpen setelah menggunakan aplikasi tersebut.