Erfriani Sekar Talenta Simangunsong
Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Komunikasi Digital Terhadap Penggunaan Emoji dan Pesan Singkat dalam Dialog Generasi Z di Whattsap: Suatu Kajian Pragmatik Fadilla Aura Ramadani; Erfriani Sekar Talenta Simangunsong; Ela Emayusnita Sirait; Kristin Dwi Amsari Pasaribu; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2524

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi manusia, terutama Generasi Z yang menjadikan WhatsApp sebagai media utama interaksi sehari-hari. Pergeseran dari komunikasi tatap muka ke komunikasi berbasis teks memunculkan dinamika baru dalam penggunaan bahasa, di mana emoji dan pesan singkat berperan penting dalam membentuk makna dialog. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran emoji dan pesan singkat dalam proses komunikasi Generasi Z di WhatsApp. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 50 responden Generasi Z berusia 17–23 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (78%) menganggap emoji membantu menyampaikan emosi, menegaskan maksud pesan, dan mengurangi kesalahpahaman. Sebanyak 56% responden menggunakan pesan singkat berupa singkatan kata untuk mempercepat interaksi, menyesuaikan gaya komunikasi cepat di media sosial. Namun, 84% responden juga menilai penggunaan emoji dan singkatan yang berlebihan dapat menimbulkan ambiguitas dan mengaburkan makna pesan. Temuan ini menegaskan pentingnya kesadaran pragmatis dalam menggunakan emoji dan pesan singkat agar komunikasi tetap efektif, jelas, dan sesuai konteks.
Analisis Pengaruh Konten YouTube “Rabbids Invansion” terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3-5 Tahun di Era Digital Erfriani Sekar Talenta Simangunsong; Arlin Septia Basana Siagian; Jesica Simanjorang; Fadilla Aura Ramadani; Ela Emayusnita Sirait; Rahma Hidayati; Kristin Dwi Amsari Pasaribu; Rosalina Tautainam; Johannes Bagas Sitorus; Rosmawaty Harahap; Hidayat Herman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2646

Abstract

This study aims to examine the influence of the animated series Rabbids Invasion on language acquisition in children aged 3–5 years in the digital era. Rabbids Invasion, produced by Ubisoft Film & Television, TeamTO, and Nickelodeon Animation Studios, is popular among children both on television and YouTube. However, the series contains minimal meaningful dialogue, relying heavily on nonsensical sounds such as “Bwaaaaa,” which children tend to imitate. The research employed a qualitative descriptive method using direct observation of children’s language behavior and interviews with parents to gather in-depth information about their children’s responses to the program. The findings indicate that frequent exposure to this series is associated with limited vocabulary development and imitation of character gestures, expressions, and sounds, which can negatively affect daily communication skills. These results highlight the importance of parental guidance in selecting educational content that supports vocabulary growth, meaningful language input, and overall language development in early childhood.
Analisis Tantangan Guru Bahasa Indonesia dalam Implementasi Nilai Profil Pelajar Pancasila bagi Siswa Autisme di SLB-E Negeri Pembina Medan Kristin Dwi Amsari Pasaribu; Fadilla Aura Ramadani; Ela Emayusnita Sirait; Erfriani Sekar Talenta Simangunsong; Lili Tansliova
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.4226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan guru Bahasa Indonesia dalam mengimplementasikan nilai Profil Pelajar Pancasila pada siswa autisme di SLB-E Negeri Pembina Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru Bahasa Indonesia dan pihak terkait di sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai Profil Pelajar Pancasila telah diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pembiasaan sikap sopan, kerja sama, komunikasi, kemandirian, berpikir kritis, dan kreativitas siswa. Guru berperan tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing karakter bagi siswa autisme. Namun, dalam pelaksanaannya guru menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan siswa dalam memahami aturan sosial, mengontrol emosi, berinteraksi dengan teman, bekerja sama, serta mengungkapkan ide dan pendapat. Selain itu, perbedaan kemampuan dan karakteristik setiap siswa autisme juga menjadi kendala dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menggunakan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa melalui penggunaan bahasa sederhana, pengulangan materi, media visual, pendampingan khusus, dan metode pembelajaran yang bervariasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai Profil Pelajar Pancasila pada siswa autisme membutuhkan kesabaran, keteladanan, dan strategi pembelajaran yang tepat agar nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.