Nasya Nabila Said
Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Impilkatur Percakapan dalam Fenomena Humor Digital pada Program Televisi "Lapor Pak" : Suatu Kajian Pragmatik Arlin Septia Basana Siagian; Rahma Hidayati; Nasya Nabila Said; Nabilla Agustina Batubara; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2703

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan guna mendeskripsikan jenis implikatur percakapan dan fungsi komunikatif yang terkandung dalam tuturan humor pada program televisi "Lapor Pak". Implikatur percakapan dikaji berdasarkan teori H.P. Grice yang meliputi implikatur umum dan implikatur khusus, serta pelanggaran maksim-maksim percakapan (kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara) yang memunculkan efek humor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data penelitian adalah percakapan dalam satu video program "Lapor Pak" yang ditayangkan di Platform YouTube Trans7 Official. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat dengan memanfaatkan teknik rekam. Teknik analisis data menggunakan metode padan pragmatis dengan tahapan identifikasi, klasifikasi, analisis, dan interpretasi data. Hasil penelitian menghasilkan berbagai bentuk penggunaan implikatur percakapan yang memperlihatkan kekayaan makna dan strategi komunikasi para penuturnya.Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman dinamika komunikasi pragmatik dalam humor digital Indonesia.
Kesenjangan Stimulasi Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3 Tahun Antara Lingkungan Kaya Bahasa dan Lingkungan Minim Interaksi Poppy Amalia; Ratna Lolane Sianipar; Stevani Br Situmorang; Nasya Nabila Said; Stela Parta Siagian; Erfanintiya Siringoringo; Rosmawati Harahap; Hidayat Herman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan stimulasi pemerolehan bahasa pada anak usia 3 tahun yang dibesarkan dalam dua lingkungan berbeda lingkungan kaya bahasa dan lingkungan minim interaksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan dua subjek penelitian, yaitu Arsyi (anak dari lingkungan kaya bahasa) dan Dina (anak dari lingkungan minim interaksi). Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif terhadap aktivitas sehari-hari anak dan interaksi verbal dengan orang tua, wawancara mendalam dengan pengasuh atau orang tua, serta dokumentasi berupa catatan perkembangan anak dan rekaman interaksi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arsyi, yang berada dalam lingkungan kaya bahasa, memiliki jumlah kosakata aktif lebih dari 250 kata, struktur kalimat kompleks, serta kemampuan berinteraksi verbal yang aktif dan responsif. Sebaliknya, Dina hanya menguasai kurang dari 100 kata, menggunakan kalimat sederhana, dan menunjukkan keterbatasan dalam komunikasi dua arah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas dan kuantitas interaksi verbal dalam keluarga sangat mempengaruhi pemerolehan bahasa anak usia dini. Lingkungan kaya bahasa mampu merangsang kemampuan linguistik anak secara signifikan, sementara lingkungan minim interaksi berisiko menghambat perkembangan bahasa pada masa golden age.