Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN JUMLAH NEUTROFIL PADA PASIEN DENGAN DIABETES TIPE 2 DENGAN ULKUS DI RSU DAHA HUSADA KEDIRI Ermawati, Nita; Anjarwati, Aprilia
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i2.21393

Abstract

Hiperglikemia pada Diabetes Melitus Tipe 2 menyebabkan iskemi, neuropati, dan infeksi yang dapat menimbulkan ulkus diabetikum. Ulkus diabetikum menyebabkan peningkatan neutrofil. Peningkatan neutrofil pada Diabetes Melitus Tipe 2 disebabkan oleh adanya inflamasi, inflamasi akan meningkatkan produksi IL-8 untuk memproduksi dan mengaktivasi neutrofil sehingga jumlah neutrofil dalam darah mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk gambaran Jumlah Neutrofil pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Ulkus di RSU Daha Husada Kediri. Desain penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu metode penelitian deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan analisa data yang telah dilakukan diperoleh nilai rata-rata jumlah neurofil pada pasien dengan Diiabetes tipe 2 dengan ulkus yaitu 9.45.
Karakterisasi Ecoenzyme dari Limbah Buah Nenas Jenis Smooth Cayenne Kultivar Pasir Kelud (PK-1) sebagai Disinfektan dalam Pembersih Lantai Krissanjaya, Rochmad; Hermanto, Dhony; Ismillayli, Nurul; Savitri, Lisa; Muttaqin, Saiful; Kasimo, Elfred Rinaldo; Probojati, Rasyadan Taufiq; Anjarwati, Aprilia; Apriana, Dita
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 7 No. 2 (2025): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v7i2.2880

Abstract

Limbah nanas Smooth Cayenne PK-1 berpotensi sebagai bahan baku ecoenzyme disinfektan alami. Penelitian ini mengkarakterisasi ecoenzyme dari tiga bagian buah (daging, kulit, batang) hasil fermentasi 90 hari, lalu memformulasikannya menjadi pembersih lantai. Hasil karakterisasi menunjukkan ecoenzyme dari kulit memiliki aktivitas antibakteri tertinggi, didukung kandungan fenolik dan pH asam (3,2–3,5). Formula pembersih lantai optimum diperoleh dengan konsentrasi 20% ecoenzyme kulit nanas. Formula ini memenuhi standar SNI 06-4085-1996: pH 7,2, viskositas 1150 cP, stabilitas emulsi baik, dan stabil selama 30 hari penyimpanan. Produk menunjukkan aktivitas antibakteri signifikan terhadap E. coli (zona hambat 12,5 mm) serta efektif menghilangkan noda minyak (90,2%). Analisis regresi mengonfirmasi 20% sebagai titik optimum. Hal ini menunjukkan bahwa ecoenzyme dari kulit nanas PK-1 merupakan disinfektan alami yang efektif dan stabil untuk pembersih lantai ramah lingkungan, sekaligus mendukung pemanfaatan limbah pertanian bernilai tambah.