Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eco-fin

Analisis Rasio Profitabilitas Dan Aktivitas Sebagai Dasar Penilaian Kinerja Keuangan (Studi Kasus Pt Sariguna Primatirta Tbk Periode 2017 – 2021) Mariska Oktaviani Wijaya; Hurriyaturrohman Hurriyaturrohman; Muhamad Nur Rizqi
eCo-Fin Vol. 5 No. 3 (2023): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v5i3.844

Abstract

This study aims to determine and analyze the financial performance of PT Sariguna Primatirta Tbk for the 2017-2021 period which is listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The research was conducted using Profitability Ratios and Activity Ratios with descriptive analysis research types using quantitative methods. The results of this study show Profitability Ratios with average values which include: Gross Profit Margin 38%, Net Profit Margin 11%, Return On Assets 10%, Return On Equity 10%, and Return On Investment 15%. Gross Profit Margin can be said to be in good condition because it has an average value above industry standards, for Net Profit Margin, Return On Assets, Return On Equity and Return On Investment it can be said to be in unfavorable condition because the average value is still below standard industry. For the results of the Activity Ratio with an average value which includes: Receivable Turnover 18 times indicating good condition because it is above industry standards, Inventory Turnover 6 times, Fixed Assets Turnover 3 times, and Total Assets Turnover 0.86 times which indicates the company's condition is less good because it is still below the average industry standard value.
Analisis Du Pont System Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada Industri Media Dan Hiburan Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2017-2021 Tri Indah Rahmawati; Hurriyaturrohman Hurriyaturrohman; Muhamad Nur Rizqi
eCo-Fin Vol. 6 No. 1 (2024): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v6i1.860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis kondisi kinerja keuangan pada Industri Media dan Hiburan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan analisis Du Pont System tahun 2017-2021. Metode yang digunakan adalah analisis Du Pont System dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan keuangan industri media dan hiburam tahun 2017-2021 yang meliputi perhitungan Net Profit Margin (NPM), Total Assets Turnover (TATO), Return On Investment (ROI), Equity Multiplier (EM) dan Return On Equity (ROE). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kinerja keuangan 5 industri media dan hiburan memiliki nilai TATO,ROI, EM dan ROE tahun 2017-2021 rendah dibawah standar industri dengan kinerja keuangan yang kurang baik. Namun, PT. Media Nusantara Citra Tbk dan PT. Surya Citra Media Tbk mampu menghasilkan nilai NPM diatas standar industri dengan kinerja keuangan yang baik yang dimana tingkat pendapatan setiap tahunnya terus meningkat walaupun sempat menurun ditahun 2020.
Analisis Kinerja Keuangan PT. Hartadinata Abadi Berdasarkan Rasio Keuangan Periode 2019-2023 Muchtar Kamil; Hurriyaturrohman Hurriyaturrohman; Muhammad Nur Rizqi
eCo-Fin Vol. 8 No. 2 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i2.3902

Abstract

Analisis kinerja keuangan PT Hartadinata Abadi Tbk periode 2019-2023 dilakukan melalui pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memakai rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Pada rasio likuiditas, nilai Current Ratio masih berada di atas standar industri lebih dari 200%. Quick Ratio berada di atas standar pada periode 2019-2021, namun berada di bawah standar pada tahun 2022-2023. Cash Ratio hanya berada di atas standar pada tahun 2019, sedangkan tahun berikutnya berada di bawah standar industri. Jika dibandingkan dengan rata-rata industri, kondisi likuiditas perusahaan cenderung lebih baik pada awal periode pengamatan. Pada rasio solvabilitas, nilai DER selama 2020-2023 berada di atas standar 90%, sedangkan DAR juga masih berada di atas standar industri. Meskipun demikian, tingkat solvabilitas perusahaan masih relatif lebih baik dibandingkan rata-rata industri. Rasio profitabilitas seperti NPM, ROA, dan ROE masih berada di bawah standar industri, namun rata-ratanya tetap lebih tinggi dibandingkan industri sejenis. Pada rasio aktivitas, TATO mengalami perkembangan hingga mencapai 2,78 kali pada tahun 2023. Inventory Turnover dan Receivable Turnover juga mengalami perkembangan meskipun sebagian besar nilainya masih berada di bawah standar industri.