Aulia Rizky Akbarrina
Universitas Muhammadiyah Lamongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reinforcement of Slope Failure on Ponorogo – Pacitan KM 226 Road to Mitigate Landslides Akbarrina, Ailia Rizky; Zaika, Yulvi; Rachmansyah, Arief
Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 1 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 1
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2025.019.01.1

Abstract

Slope collapse can be caused by changes in load or geological conditions of the soil. Slope collapse events often occur during the rainy season in the Ponorogo area, Pacitan East Java, Indonesia, which causes closed transportation to and out of the Ponorogo area. This study aims to investigate the failure mechanism and landslide mitigation. The field investigations were conducted using geoelectricity and soil sampling to be analyzed in the laboratory. This research employed the Schlumberger geoelectrical configuration method to determine the subsurface rock lithology arrangement. The study involved acquiring data on four geoelectrical lines with a length of 135 meters. The collected field data was then processed and modeled to obtain an overview of the subsurface rock lithology arrangement. The Laboratory tests were conducted to determine the soil type and the soil parameters unit weight (?), cohesion (c'), and shear angle (?'). The laboratory data was input into software to obtain the safety factor. The geo-electrical results showed layers of clay and tuff, which identified a water flow between them, the landslide plane. Based on the finite element analysis, the landslide planes were almost coincident. Slope stability is achieved by changing the geometry and reinforcing it with piles.
Analisis Tingkatan Gempa terhadap Nilai Kerugian Bangunan Dua Lantai Menggunakan Analisis Statik Ekivalen (LSE) Zikra Fauzan Virawan; Edwin Octavianto Saputra; Muhammad Sufyan Tsaury; Aulia Rizky Akbarrina
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.2 JULI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i2.28744

Abstract

Bangunan dua lantai memiliki karakteristik respons struktur yang dipengaruhi oleh variasi beban gempa pada setiap tingkatan intensitas. Analisis dilakukan menggunakan metode Analisis Statik Ekivalen (LSE) untuk menentukan gaya gempa yang bekerja pada struktur dengan pendekatan linier. Empat tingkatan gempa digunakan, yaitu gempa ringan (0.5 DBE), sedang (1.0 DBE), kuat (1.5 DBE), dan sangat kuat (2.0 DBE). Model bangunan dibuat berdasarkan kondisi eksisting di Kabupaten Klaten dengan properti material beton dan baja yang disesuaikan dengan data rencana. Parameter gempa ditentukan berdasarkan nilai percepatan desain wilayah, kemudian dikalikan dengan faktor masing-masing tingkatan gempa. Hasil analisis diperoleh berupa simpangan antar lantai dan deformasi struktur yang dibandingkan terhadap batasan level kinerja, meliputi Operational (O), Immediate Occupancy (IO), Life Safety (LS), Collapse Prevention (CP), dan Near Collapse (NC). Setiap level kinerja memiliki persentase nilai kerusakan yang digunakan untuk menghitung nilai kerugian dengan mengalikan terhadap nilai total bangunan. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkatan gempa yang bekerja, semakin besar pula nilai kerugian yang terjadi pada bangunan dua lantai berdasarkan hasil analisis statik ekivalen.