Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Psikoedukasi Anti Bullying pada Siswa SD Negeri 21 di Nagari Cupak 2026 Andria Catri Tamsin; Nayla Annisa Harahap; Syifa Chairunnisa Viandra; Ocha Ocha; Nasywa Putri Hasari5, Annisa Delaroza; Annisa Delaroza; Rayhan Alsyach; Maulia Haza Putri; Dwi Alvino Ghazali
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar berdampak negatif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan akademik siswa. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan psikoedukasi anti-bullying oleh mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang di SD Negeri 21 Cupak pada 21 Januari 2026. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan dokumentasi. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan: penyampaian materi "Sekolah Aman Tanpa Bullying", diskusi melalui media sticky note, ice breaking, dan kuis interaktif. Hasil menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa yang tinggi. Pendekatan interaktif dan berbasis pengalaman langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep, jenis, dampak, serta pencegahan bullying, sekaligus menjadi langkah preventif awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman di Nagari Cupak.
Analisis Persepsi Mahasiswa Universitas Negeri Padang Terhadap Budaya Pop Jepang dan Peran Media: Perspektif Imperialisme Budaya Ocha Ocha; Rahma Dilla; Pujawulan Dari; Reri Damai Gea; Novia Amirah Azmi; AB Sarca Putera
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Negeri Padang terhadap budaya pop Jepang serta peran media dalam membentuk pandangan mereka, melalui perspektif imperialisme budaya. Penelitian ini penting dilakukan karena meningkatnya pengaruh budaya pop Jepang di kalangan generasi muda di Indonesia, serta peran media dalam menyebarluaskan budaya tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dengan mahasiswa dari berbagai program studi untuk memahami pandangan dan pengalaman mereka mengenai pengaruh budaya Jepang, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun melalui media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media, terutama media sosial, berperan penting dalam memperkenalkan budaya Jepang kepada mahasiswa. Beberapa informan merasa terpengaruh oleh elemen budaya Jepang seperti anime, cosplay, dan gaya hidup Jepang, meskipun tetap berusaha mempertahankan identitas budaya lokal. Penelitian ini menemukan adanya dampak positif, seperti peningkatan wawasan mengenai budaya Jepang dan adopsi nilai-nilai disiplin, tetapi juga terdapat kekhawatiran terhadap dominasi budaya asing yang berpotensi menggeser nilai-nilai lokal. Jadi fenomena imperialisme budaya terlihat dalam bagaimana budaya Jepang mempengaruhi mahasiswa, meskipun masih ada upaya untuk menjaga keseimbangan dengan budaya lokal.